Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Namun, masyarakat di Indonesia tetap bisa merasakan langsung berada di dekat trofi Piala Dunia.
Trofi Piala Dunia tersebut tersebut mampir di Jakarta, tepatnya di Jakarta Convention Center, Kamis (22/1/2026).
Wakil ketua PSSI, Ratu Tisha, menyambut baik World Cup Trophy Tour di Jakarta. Tisha merasa kehadiran trofi itu bisa memberikan motivasi kepada insan sepak bola Indonesia, terutama kepada generasi muda.
Saat ditanya apakah Indonesia tidak berminat bidding menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026, bersama dua negara Asia Tenggara lain, Malaysia dan Thailand, supaya tak hanya sebatas jadi tempat tur trofi, begini jawaban Tisha.
"Inisiasi-inisiasi seperti itu mungkin kita dulu pernah dengar ya di tahun 2019 kemudian ada lagi di beberapa tahun setelahnya, awalnya pernah digaungkan juga di Bali saat itu, kemudian berpindah kemudian Thailand memimpin dan lain-lain jadi riak-riak itu gitu itu," kata Tisha.
Harus Berbenah Dulu
Ratu Tisha mengatakan keinginan menjadi tuan rumah Piala Dunia pasti ada. Namun, Tisha mengisyaratkan Indonesia harus berbenah dulu.
"Pasti ada ya kan karena kita ASEAN juga ingin bergigi. Kita bisa dibilang salah satu market sepak bola yang terbesar dari keseluruhan dunia. Terutama di World Cup juga merupakan salah satu market terbesarnya adalah di Asia Tenggara pencintanya," tutur Tisha.
"Tapi hari ini kita harus menunjukkan komitmen dulu gitu sebagai negara dan sebagai federasi juga dari masing-masing di Asia Tenggara, untuk bisa kemudian mengembangkan market tersebut gitu agar bisa juga menjadi pelaku industri, enggak cuma menjadi konsumen."
"Menurut saya hari ini PSSI di bawah kepemimpinan Pak Erick Thohir juga sangat gencar dalam hal kolaborasi dan juga berkontribusi dengan federasi lain. Banyak kerja sama yang Pak Erick sendiri inisiasi dan kemudian beliau sendiri bisa juga mengembangkan area industrinya."
"Jadi menurut saya itu bukan hal yang mustahil di masa depan dan semoga apabila hal itu kemudian inisiasinya terjadi Indonesia juga bisa jadi leading country-nya gitu," imbuh Tisha.
Jadi Pelecut
Sementara itu, kehadiran trofi Piala Dunia juga bisa menjadi pelecut energi bagi anak-anak muda yang tengah berjibaku untuk meniti karier sebagai pemain profesional. Juga para pelatih yang tengah menimba ilmu di dunia kepelatihan.
"Jadi ini datangnya bagi saya adalah mimpi, harapan, dan kesempatan untuk anak-anak muda kita yang sedang berjibaku, latihan, mungkin mereka lagi sulit, berpikir apakah bisa jadi pemain bola atau enggak, apakah bisa jadi pelatih profesional atau enggak, apakah bisa jadi wakil internasional atau enggak, itu punya energi tambahan. Jadi bagi masyarakat pecinta sepak bola, menjadi hal yang luar biasa adanya trophy tour ini," tegas Tisha.