BRI Super League: Modal 7 Pemain Baru, Semen Padang Bidik Poin di Kandang Bali United

BRI Super League: Semen Padang berambisi untuk membawa pulang poin dari kandang Bali United.

BolaCom | Alit BinawanDiterbitkan 23 Januari 2026, 20:45 WIB
Suasana sesi official training Semen Padang di Stadion Dipta pada Jumat sore (23/1/2026) jelang menghadapi Bali United dalam lanjutan pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026. (Bola.com/Alit Binawan)

Bola.com, Gianyar - Menghadapi Bali United di Stadion Dipta dalam lanjutan pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026, Semen Padang berambisi untuk membawa pulang poin.

Kekalahan 1-3 dari Bali United di putaran pertama, sudah dilupakan. Bahkan, Semen Padang langsung ngegas dengan memboyong semua pemain baru yang direkrut dalam putaran kedua.

Advertisement

Mereka adalah Rendy Oscario yang dipinjamkan dari Persebaya Surabaya, Boubakary Diarra, Kianz Froese, Kazaki Nakagawa, Maicon de Souza, Jaime Giraldo dan Ravy Tsouka.

Dari kondisinya, dikabarkan semua pemain baru bisa dimainkan saat menghadapi Bali United.

Meski Maicon dari keterangan Dejan Antonic saat sesi konferensi pers sebelum pertandingan di Bali United Cafe pada Jumat sore (23/1/2026), masih menunggu surat dari iLeague.


Laga Sulit

Pelatih Semen Padang, Dejan Antonic. (Ana Dewi/Bola.com)

Saat menghadapi Bali United, ia sadar pertandingan tidak akan mudah. Apalagi memulai di putaran kedua, semua tim melakukan perombakan dalam skuadnya.

"Game pertama di putaran kedua tentu berat. Kami kesini untuk mencuri poin. Bagi kami, semua poin penting untuk Semen Padang. Saya berharap putaran kedua bisa lebih bagus," bebernya.

Terkait tujuh pemain baru, Dejan Antonic mengungkapkan bahwa semua adalah keputusan dari manajemen tim dengan berkoordinasi bersama pelatih dan tim analisis.


Sudah Lakukan Perubahan

Itu sebabnya perombakan dilakukan. Bahkan Pedro Matos sebelum menghadapi Bali United, baru saja dipinjamkan ke Persebaya Surabaya.

“Setelah ada data dari tim analisis dan kami tidak mendapatkan hasil yang bagus di putaran pertama, semua pihak membuat keputusan bahwa tim ini harus berubah.,” jelasnya.

“Semoga ada semangat besar dan kerja keras dari mereka semua yang kami pilih. Kami ingin membawa Semen Padang keluar dari zona merah. perlu diingat, tim yang kuat bukan dari pemain baru saja, tetapi karena kerja sama tim,” tambah mantan arsitek PSS Sleman ini.

Pemain anyar Semen Padang yakni Ravy Tsouka dari klub UTA Arad, Kianz Froese asal Kanada, Boubakary Diarra pemain asal Prancis yang sebelumnya memperkuat PSIS Semarang.

Kemudian Jaime Giraldo dan masih membuka peluang memboyong Kazaki Nagawa pemain asal Jepang. Teranyar, klub yang berbasis di Kota Padang tersebut mendatangkan Rendy Oscario Sroyer yang dipinjam dari Persebaya Surabaya.


Bertekad Curi Poin

Semen Padang FC - Ilustrasi Logo Semen Padang FC 2024 (Bola.com/Adreanus Titus)

Meskipun Bali United menjadi salah satu tim dengan label bintang di BRI Super League musim ini dan menjadi tim dengan fasilitas mewah, Dejan Antonic tidak gentar. Bagaimana caranya agar Kabau Sirah bisa mendapatkan poin di sini.

“Bali United adalah tim dengan tradisi yang bagus. Ada fasilitas mewah yang mereka miliki. Tentu ini jadi contoh yang bagus untuk sepak bola Indonesia. Tapi, kami datang kesini bukan untuk itu, kami ke sini untuk harus cari kesempatan curi poin," ujarnya.

Senada Dejan Antonic, Boubakary Diarra juga berambisi meraih poin. Ia tidak peduli ada mantan rekan setimnya saat di PSIS Semarang, Joao Ferrari.

“Joao adalah teman saya. saya pikir dia pemain yang bagus. Tapi, selama 90 menit, saya harus fight dan bisa mendapatkan poin. Saya tidak akan jadi teman Joao dulu selama 90 menit," tegasnya.

Berita Terkait