Barcelona Batal Merekrut Estevao, Deco Beberkan Alasannya: Nama Lamine Yamal Disebut

Menurut Deco, keputusan Barcelona bukan soal kualitas sang pemain, melainkan faktor kebutuhan tim dan timing klub.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 31 Januari 2026, 17:30 WIB
Gelandang Chelsea asal Brasil #41, Estevao, merayakan gol kedua mereka dalam pertandingan fase grup Liga Champions antara Chelsea dan Barcelona di Stamford Bridge, London, Rabu (26-11-2025). (Adrian Dennis/AFP)

Bola.com, Jakarta - Direktur olahraga Barcelona, Deco, angkat bicara soal alasan klub tidak melanjutkan ketertarikan terhadap Estevao Willian. Padahal, sebelum sang pemain muda Brasil itu resmi bergabung dengan Chelsea, Barcelona dikaitkan kuat dengannya.

Estevao bahkan disebut-sebut telah menyatakan keinginannya untuk bermain di Camp Nou. Namun, pada akhirnya, pemain berusia 18 tahun itu memilih berkarier di Premier League bersama Chelsea.

Advertisement

Menurut Deco, keputusan Barcelona bukan soal kualitas sang pemain, melainkan faktor kebutuhan tim dan timing klub.

Dalam wawancaranya dengan TNT Sports, Deco menjelaskan Barcelona saat ini sudah memiliki pemain dengan posisi dan karakteristik yang sangat mirip dengan Estevao, yakni Lamine Yamal.

“Ada beberapa hal. Pertama, dalam fase pembangunan tim yang sedang kami jalani, kami sudah memiliki pemain di posisi yang sama dengan karakteristik serupa bernama Lamine Yamal. Itu sudah jelas,” ujar Deco.

Deco juga menegaskan meski pemain-pemain hebat bisa saja bermain bersama, posisi tersebut bukan prioritas Barcelona saat ini.

“Apakah bisa mereka bisa bermain bersama? Ya, pemain hebat selalu bisa beradaptasi. Masalahnya, prioritas kami bukan untuk memperkuat posisi tersebut," tegas Deco.

 
 

Masalah Prioritas dan Pengelolaan Anggaran

Sports Director F Barcelona, Anderson de Souza Deco (kiri) dan public relations Real Madrid, Emilio Butragueno menghadiri acara penghormatan untuk mendiang mantan presiden FC Porto, Jorge Nuno Pinto da Costa di Stadion Dragao, Porto, Portugal pada 17 Februari 2025. Pinto da Costa, menjabat sebagai presiden FC Porto dari tahun 1982 hingga 2024 dan meninggal dunia pada usia 87 tahun. (AFP/Miguel Riopa)

Deco menambahkan keputusan klub juga berkaitan erat dengan penggunaan dana transfer secara bijak. Menurutnya, menghabiskan uang untuk pemain dengan karakteristik serupa bisa berdampak pada kurangnya kedalaman di posisi lain.

“Jika Anda memiliki uang untuk dibelanjakan dan menginvestasikannya pada pemain dengan karakteristik yang sama, maka Anda tidak bisa mengeluh jika kekurangan pemain di posisi lain,” ujar Deco.

Ia menegaskan Barcelona harus membuat keputusan berbeda sesuai dengan kondisi dan kebutuhan klub saat ini.

“Ini soal waktu dan momentum bagi Barcelona, yang harus membuat keputusan lain, dan ini bukan salah satunya.”


Bukan Soal Kualitas Estevao

Pemain Chelsea, Estevao, merayakan gol dalam pertandingan Liga Inggris melawan Liverpool di Stadion Stamford Bridge, London, Sabtu, 4 Oktober 2025. (AP Photo/Ian Walton)

Lebih lanjut, Deco menekankan keputusan tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan kualitas Estevao sebagai pemain. Ia menyebut bahwa profil sang pemainlah yang menjadi pertimbangan utama.

“Mungkin jika Estevao adalah pemain berkaki kanan yang bermain di sisi sebaliknya, solusinya bisa saja ada, tetapi bukan itu kasusnya.”

Deco kembali menegaskan kemiripan Estevao dengan Lamine Yamal. "Dia adalah pemain yang sangat mirip dengan Lamine, meskipun dengan karakteristik yang berbeda.”

Deco  menutup penjelasannya dengan menegaskan konteks keputusan Barcelona saat itu:

“Dia dan Lamine adalah dua pemain hebat, tetapi pada saat itu, itu bukan keputusan yang diambil. Ini tidak ada hubungannya dengan kualitas, melainkan dengan momen Barcelona untuk memperkuat tim.”

Meski kini bahagia bersama Chelsea, agen Estevao menyebut sang pemain tetap menyimpan kekaguman khusus terhadap Barcelona, menandakan hubungan emosional dengan klub Catalan tersebut belum sepenuhnya hilang.

Sumber: Barca Blaugranes

 

Persaingan di La Liga Spanyol

Berita Terkait