Kepercayaan Alvaro Arbeloa Tak Menjamin Posisi Wonderkid Real Madrid Aman

Dalam waktu singkatnya bersama Real Madrid, Franco Mastantuono sebenarnya memperlihatkan kualitas dan keberanian yang membuatnya disebut sebagai salah satu wonderkid paling menjanjikan.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 01 Februari 2026, 09:00 WIB
Selebrasi Franco Mastantuono dalam laga Real Madrid vs Monaco di Liga Champions, Rabu (21/1/2026). (AP Photo/Jose Breton)

Bola.com, Jakarta - Harapan Franco Mastantuono untuk mengunci tempat di starting XI Real Madrid mendadak goyah usai penampilan melawan SL Benfica di matchday terakhir league phase Liga Champions 2025/2026.

Padahal sebelumnya, gelandang muda asal Argentina itu tampak selangkah lagi memantapkan peran sebagai pilihan utama di bawah arahan Alvaro Arbeloa.

Advertisement

Setelah sempat kesulitan menemukan ritme permainan usai pulih dari masalah pubalgia, Mastantuono mulai menunjukkan performa menjanjikan saat menghadapi AS Monaco dan Villarreal. Penampilan itu membuatnya mendapatkan kepercayaan lagi dari Arbeloa.

Berkat performa positif tersebut, Mastantuono dipercaya tampil sebagai starter dalam laga Liga Champions melawan Benfica.

Keputusan ini diambil meski Rodrygo sudah kembali bugar sepenuhnya dan Brahim Diaz telah kembali dari tugas bersama negaranya di AFCON, atau Piala Afrika.

Namun, laga tersebut justru menjadi mimpi buruk bagi pemain berusia 18 tahun itu. Mastantuono tampil jauh di bawah ekspektasi dan Real Madrid harus menelan kekalahan 2-4.

Penampilan ini disebut sebagai salah satu yang terburuk sejak ia bergabung dengan Los Blancos.


Statistik Buruk dan Tekanan dari Rodrygo serta Brahim

Jebolan Piala Dunia U-17 bersama Timnas Argentina U-17, Franco Mastantuono berhasil mencatatkan rekor gemilang bersama Real Madrid. (AFP/Jose Jordan)

Menurut laporan AS, posisi Mastantuono di susunan pemain inti kini berada dalam ancaman serius. Meski ia meraih tempat itu berkat kemampuannya dan kepercayaan Arbeloa, yang disebut masih ingin mendukungnya, persaingan di lini serang makin ketat.

Rodrygo terus memberi tekanan dari belakang, sementara Brahim Diaz kini sudah sepenuhnya kembali dan siap bersaing.

Dalam laga kontra Benfica, Mastantuono sama sekali tidak melepaskan tembakan, gagal menciptakan satu pun peluang berbahaya, serta hanya mencatatkan tingkat keberhasilan dribel 20 persen dengan satu dribel sukses dari lima percobaan.

Dari 15 umpan yang ia lepaskan, hanya empat yang mengarah ke sepertiga akhir lapangan.

Penampilan di Lisbon tersebut mengingatkan pada versi Mastantuono yang terlihat ragu-ragu pada Oktober lalu, sebelum ia harus menepi akibat cedera pubalgia.


Masalah Konsistensi Masih Menghantui Wonderkid Madrid

Aksi Franco Mastantuono berebut bola dengan Abel Bretones di laga Real Madrid vs Osasuna di Santiago Bernabeu, Rabu (20/08/2025). (AP Photo/Manu Fernandez)

Dalam waktu singkatnya bersama Real Madrid, Mastantuono sebenarnya memperlihatkan kualitas dan keberanian yang membuatnya disebut sebagai salah satu wonderkid paling menjanjikan.

Namun, hingga kini ia masih kesulitan menjaga konsistensi performa.

Untuk tetap berada dalam rencana utama Arbeloa, Mastantuono harus segera bangkit dan menunjukkan kepercayaan yang diberikan kepadanya memang layak dipertahankan, terutama di tengah persaingan ketat dengan pemain yang sudah lebih mapan di skuad Los Blancos.

Sumber: Madrid Universal