BRI Super League: Persebaya Usung Misi Patahkan Tren Negatif Kontra Dewa United di GBT

Juru taktik Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa duel kontra Dewa United pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 bakal menjadi ujian krusial yang menuntut konsentrasi tajam serta determinasi tinggi dari pasukannya sepanjang laga.

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 01 Februari 2026, 05:15 WIB
Bernardo Tavares untuk pertama kalinya memimpin sesi latihan Persebaya Surabaya di Lapangan ABC Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (6/1/2026) sore WIB. (Bola.com/Wahyu Pratama)

Bola.com, Surabaya - Juru taktik Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa duel kontra Dewa United pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 bakal menjadi ujian krusial yang menuntut konsentrasi tajam serta determinasi tinggi dari pasukannya sepanjang laga.

Ia memaparkan bahwa rekor pertemuan kedua kesebelasan merupakan tantangan berat lantaran skuat Bajol Ijo belum pernah menumbangkan Dewa United sejak April 2023 silam.

Advertisement

Oleh sebab itu, pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Minggu (1/2/2026) malam, tersebut dipandang sebagai titik balik strategis untuk memperbaiki catatan sejarah.

"Dewa United merupakan salah satu tim dengan kekuatan finansial dan nilai pasar salah satu skuad tertinggi di liga Indonesia saat ini, sehingga kami harus tampil solid di semua fase permainan untuk membuka peluang meraih kemenangan," ucap Tavares.

"Jika kami ingin mengubah ini, kami harus menjadi tim yang kuat di lapangan, fokus di setiap momen, baik saat menguasai bola maupun tidak," imbuhnya.

 


Rekor Pertemuan Berimbang

Rekor pertemuan kedua tim sebenarnya berimbang. Dalam 7 pertemuan, baik Persebaya maupun Dewa United sama-sama mengemas dia kemenangan. Hanya saja, Bajul Ijo terakhir memetik kemenangan pada 15 April 2023 atau hampir dua tahun silam.

Di samping itu, pelatih asal Portugal tersebut berpendapat bahwa semangat juang penggawa Persebaya wajib terjaga secara kontinu, baik dalam laga resmi maupun sesi latihan penutup.

Ia menyadari persaingan di kasta tertinggi sepak bola tanah air sangat kompetitif, di mana hasil akhir seringkali dipengaruhi oleh aspek-aspek detail di lapangan hijau.

Tavares menginstruksikan anak asuhnya untuk menjaga kedisiplinan, mempersempit celah serangan, serta lebih klinis dalam memanfaatkan setiap momentum emas yang tercipta.

"Tentunya kami tidak boleh memberi kesempatan pemain yang bisa merubah penampilan atau pemain penentu Dewa United untuk melepaskan tembakan," tuturnya.

 


Risto Mitrevski: Pertemuan yang Cukup Emosional

Pemain Persebaya Surabaya, Risto Mitrevski ketika bertanding melawan PSIM Surabaya pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Di sisi lain, bek Persebaya, Risto Mitrevski, menganggap pertemuan ini cukup emosional karena ia akan melawan eks klubnya. Kendati demikian, prioritas utamanya adalah mengamankan poin penuh demi menjaga tren positif tim kebanggaan Bonek tersebut.

"Saat ini kami berada dalam jalur kemenangan dan semua pemain akan memberikan 100 persen kemampuan, jadi saya pikir kami bisa memenangkan pertandingan," kata Mitrevski.

Pemain asal Makedonia Utara itu juga menekankan bahwa saat menghadapi tim berjuluk Banten Warriors tersebut, kolektivitas dan rasa saling percaya antar-pemain menjadi kunci utama kesuksesan tim.

"Karena hanya dengan cara itu kami dapat bersaing dan meraih hasil maksimal di kompetisi," ucapnya.

Persebaya sendiri punya modal apik untuk mengamankan poin penuh di laga ini. Mereka sedang dalam tren tak terkalahkan selama 11 pertandingan, bahkan empat beruntun berakhir dengan kemenangan.


Yuk Lihat Peta Persaingan

Berita Terkait