Bola.com, Jakarta - Arsenal kembali menunjukkan wibawa sebagai kandidat kuat juara Premier League 2025/2026. Bertandang ke Elland Road, The Gunners tampil dominan dan menumbangkan Leeds United dengan skor telak 4-0, Sabtu (31/1/2026).
Kemenangan ini terasa sangat penting bagi Arsenal. Selain mengakhiri tren kurang meyakinkan dalam tiga laga terakhir liga, hasil tersebut juga membuat pasukan Mikel Arteta kini unggul tujuh poin di puncak klasemen.
Penampilan solid sepanjang laga menegaskan kesiapan Arsenal memasuki fase krusial musim. Dua gol dicetak di masing-masing babak, menandai kebangkitan mental tim setelah kekalahan menyakitkan dari Manchester United pekan lalu.
Di tengah euforia kemenangan, Declan Rice tampil sebagai sosok pemimpin. Gelandang timnas Inggris itu mengirimkan pesan tegas kepada rekan setimnya bahwa setiap pertandingan ke depan harus diperlakukan layaknya final.
Declan Rice: Setiap Laga Adalah Final
Declan Rice menilai kemenangan di markas Leeds sebagai titik balik penting Arsenal. Ia menegaskan bahwa konsistensi dan fokus penuh menjadi kunci utama dalam perburuan gelar musim ini.
“Setelah tiga penampilan terakhir, kami tahu betapa besarnya laga ini. Menang 4-0 adalah hasil yang sangat besar bagi kami. Kami hanya bisa mengontrol apa yang bisa kami kontrol, terus menang, dan terus menekan,” ujar Rice.
Ia juga menyoroti posisi Arsenal saat ini yang sangat menjanjikan, baik di kompetisi domestik maupun Eropa.
“Sejauh ini kami memimpin Premier League dan memenangkan delapan dari delapan laga di Liga Champions. Kami tidak bisa mengeluh dengan posisi sekarang. Kami punya skuad yang sangat kuat,” lanjutnya.
Rice menegaskan bahwa pola pikir tim harus berubah seiring mendekatnya akhir musim.
“Setiap pertandingan sekarang adalah final. Masih ada empat bulan panjang ke depan, tetapi kami siap. Mari terus melaju dan memberikan segalanya,” tegasnya.
Arsenal Bangkit, Unggul dari Para Rival
Kemenangan atas Leeds juga menempatkan Arsenal dalam posisi lebih baik dibanding para pesaingnya. Dalam beberapa bulan terakhir, Chelsea, Liverpool, dan Manchester United gagal membawa pulang tiga poin dari Elland Road.
Arteta patut puas melihat respons anak asuhnya. Arsenal tampil disiplin, agresif, dan efisien, ciri khas tim yang matang secara mental dan taktik.
Dengan hanya 14 pertandingan tersisa, The Gunners kini menatap laga berikutnya melawan Sunderland dengan kepercayaan diri tinggi dan target menjaga jarak di puncak klasemen.
Kekhawatiran soal Kondisi Bukayo Saka
Di balik kemenangan meyakinkan tersebut, Arsenal menyimpan sedikit kekhawatiran. Bukayo Saka absen dalam laga kontra Leeds akibat masalah kebugaran yang dialaminya saat pemanasan.
Saka sebelumnya juga diistirahatkan saat Arsenal menghadapi Kairat Almaty di Liga Champions. Namun, rencana menurunkannya melawan Leeds harus dibatalkan setelah ia merasakan ketidaknyamanan jelang kick-off.
Hingga kini, tim medis Arsenal masih memantau kondisi winger andalan tersebut. Arteta tentu berharap cedera Saka tidak serius, mengingat kontribusinya yang krusial setelah baru saja meneken kontrak baru dan menjadi salah satu pilar utama tim musim ini.
Sumber: Sportskeeda