Alasan AC Milan Urung Rekrut Axel Disasi: Keputusan Teknis Allegri Jadi Penentu

AC Milan akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan rencana perekrutan bek Chelsea, Axel Disasi.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 02 Februari 2026, 10:15 WIB
Axel Disasi sejatinya bukanlah seorang full-back, tapi dia memberikan performa terbaiknya di posisi tersebut. Pergerakannya di sisi kanan kerap merepotkan lawan. (AFP/Oli Scarff)

Bola.com, Jakarta - AC Milan akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan rencana perekrutan bek Chelsea, Axel Disasi, setelah melakukan serangkaian evaluasi teknis internal bersama pelatih Massimiliano Allegri.

Keputusan ini mengakhiri spekulasi yang sempat berkembang mengenai kemungkinan kedatangan bek timnas Prancis tersebut ke San Siro pada bursa transfer musim dingin.

Advertisement

Menurut laporan Football Italia yang mengutip jurnalis transfer ternama Matteo Moretto dan Fabrizio Romano, manajemen Rossoneri telah meninjau secara menyeluruh profil Disasi sebelum akhirnya memilih mundur dari negosiasi.

Disasi sejatinya masuk radar Milan sebagai opsi berpengalaman di lini belakang. Bek berusia 27 tahun itu bahkan disebut-sebut telah ditawarkan langsung kepada Rossoneri. Namun setelah melalui diskusi mendalam dengan Allegri, Milan menilai bahwa perekrutan Disasi bukanlah langkah yang paling tepat untuk kebutuhan skuad saat ini.


Alasan Teknis

Axel Disasi beberapa kali tampak kewalahan menghadapi barisan penyerang Wolverhampton Wanderers. Disasi juga sangat rapuh di babak kedua. (AFP/Ben Stansall)

Moretto dan Romano menjelaskan melalui kanal YouTube dan media sosial X bahwa keputusan tersebut lahir dari penilaian teknis yang dilakukan bersama sang pelatih. Allegri disebut memiliki pandangan jelas soal karakter bek yang dibutuhkan Milan, baik dari sisi taktik, mobilitas, maupun kesesuaian dengan struktur pertahanan tim.

Selain faktor teknis, Milan juga mempertimbangkan kondisi skuad internal. Rossoneri kini menaruh kepercayaan besar kepada Koni De Winter, yang dalam beberapa pekan terakhir berkembang menjadi starter reguler.

Kesempatan De Winter terbuka lebar setelah Strahinja Pavlović mengalami cedera kepala, dan sang bek muda mampu memanfaatkan momentum tersebut dengan performa yang dinilai stabil dan menjanjikan.


Tak Perlu Bek Baru

Pemain Napoli, Rasmus Hojlund, berebut bola dengan pemain AC Milan Koni De Winter dalam laga Piala Super Italia di Riyadh, Arab Saudi, Jumat, 19 Desember 2025. (AP Photo/Altaf Qadri)

Kepercayaan terhadap De Winter membuat Milan merasa tidak perlu menambah bek tengah baru, terlebih dengan usia Disasi yang sudah memasuki fase matang karier dan berpotensi menghambat perkembangan pemain yang lebih muda.

Dengan mundurnya Milan dari perburuan Disasi, fokus klub kini sepenuhnya dialihkan ke sektor lain yang dianggap lebih mendesak, yakni lini serang. Rossoneri disebut hampir mengamankan kedatangan penyerang Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta.

Penyerang asal Prancis itu dijadwalkan akan menjalani tes medis pada hari berikutnya sebagai bagian dari proses transfer permanen ke Milan. Kesepakatan ini bisa terwujud setelah Crystal Palace mencapai perjanjian dengan Wolverhampton Wanderers untuk mendatangkan Jørgen Strand Larsen sebagai pengganti Mateta.

 


Posisi Prioritas

Langkah Milan memperkuat lini depan menegaskan prioritas klub dalam menghadapi paruh kedua musim.

Manajemen menilai produktivitas gol menjadi faktor krusial dalam persaingan Serie A dan kompetisi Eropa, sehingga tambahan tenaga di sektor ofensif dianggap lebih penting ketimbang menambah kedalaman di lini belakang.

Keputusan menolak Disasi sekaligus menunjukkan pendekatan Milan yang semakin selektif di bawah Allegri. Rossoneri tak lagi sekadar mengejar nama besar, melainkan lebih mengutamakan kecocokan taktik, keseimbangan skuad, dan keberlanjutan proyek jangka panjang.

Sumber: Football Italia

Berita Terkait