Emil Audero Jadi Korban Pelemparan Kembang Api Oknum Suporter Inter Milan, Lautaro Martinez: Kami Minta Maaf

Kemenangan Inter Milan atas Cremonese dinodai insiden pelemparan kembang api yang dilakukan oknum suporter I Nerazzurri dan mengenai Emil Audero.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 02 Februari 2026, 07:45 WIB
Kiper Cremonese dan penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi korban pelemparan kembang api yang dilakukan oknum suporter Inter Milan di Stadio Giovanni Zini, Senin (02/02/2026) dini hari WIB. Dalam duel pekan ke-23 Serie A tersebut, Cremonese kalah 0-2 dari Inter. (Alberto Mariani/LaPresse via AP)

Bola.com, Jakarta - Kemenangan Inter Milan atas Cremonese pada laga pekan ke-23 Serie A dinodai insiden pelemparan kembang api yang dilakukan oknum suporter I Nerazzurri dan mengenai Emil Audero. Kapten Inter, Lautaro Martinez, meminta maaf atas kejadian tersebut.

Duel Cremonese versus Inter yang berlangsung di Stadio Giovanni Zini, Senin (02/02/2026) dini hari WIB, berlangsung seru sejak menit awal. Bahkan, Inter Milan berhasil unggul dua gol pada babak pertama.

Advertisement

Sepasang gol I Nerazzurri tercipta atas nama Lautaro Martinez pada menit ke-16 dan Piotr Zielinski menit ke-31. Sayangnya ketika pertandingan memasuki menit ke-49, persitiwa tak mengenakkan terjadi.

Saat Audero berdiri sendirian di area penalti, sebuah flare tiba-tiba dilempar dari tribune yang ditempati suporter Inter Milan. Ledakan keras sempat membuat stadion terdiam beberapa saat, dan memaksa wasit menghentikan laga sejenak.

 


Mengalami Luka Bakar

Kiper Cremonese dan penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi korban pelemparan kembang api yang dilakukan oknum suporter Inter Milan di Stadio Giovanni Zini, Senin (02/02/2026) dini hari WIB. Dalam duel pekan ke-23 Serie A tersebut, Cremonese kalah 0-2 dari Inter. (Alberto Mariani/LaPresse via AP)

Audero tampak terguncang dan langsung mendapat penanganan tim medis. Meski mengalami luka kecil serta bekas terbakar di kakinya, mantan kiper Inter tersebut masih mampu melanjutkan pertandingan beberapa menit kemudian.

Insiden tersebut memicu reaksi cepat dari kubu Inter. Para pemain bersama pelatih Cristian Chivu menghampiri sisi lapangan untuk memperingatkan para pendukung agar tidak mengulangi aksi berbahaya yang bisa mengancam keselamatan pemain.

Setelah sempat terhenti beberapa saat, duel tetap dilanjutkan. Inter Milan pun menutup laga dengan kemenangan 2-0.

 


Kata-Kata Lautaro Martinez

Selebrasi gol penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez, ke gawang Cremonese pada laga pekan ke-23 Serie A, Senin (2/2) dini hari WIB. (Dok. Inter Milan/@Inter)

Sebagai pencetak gol sekaligus kapten tim, Lautaro Martinez menyampaikan penyesalan mendalam atas kejadian tersebut. Dia menegaskan keselamatan semua pihak harus menjadi prioritas utama dalam sepak bola.

"Terkait kembang api yang meledak, hal-hal seperti itu sama sekali tidak boleh terjadi karena membahayakan orang lain. Kami adalah pesepak bola, kami juga manusia, dan kami menyuguhkan tontonan bagi orang-orang di seluruh dunia," ujar Martinez.

 


Terancam Sanksi

Penyerang asal Argentina itu juga secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada Emil Audero, yang pernah menjadi bagian dari Inter dan ikut mempersembahkan trofi juara Serie A 2023/2024.

"Kami harus berhati-hati dan menyampaikan permohonan maaf kepada Audero, yang juga merupakan mantan rekan setim dan seorang juara, yang meraih Bintang Kedua bersama kami. Kami juga meminta maaf kepada para pendukung Cremonese, karena insiden seperti ini seharusnya tidak pernah terjadi," lanjutnya.

Akibat insiden tersebut, Inter Milan berpotensi dijatuhi denda besar oleh otoritas Serie A. Bahkan, pembatasan kehadiran suporter dalam laga tandang bisa menjadi konsekuensi berikutnya jika pelanggaran dinilai serius.

Sumber: Inter Milan


Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait