Rodri Meledak usai Man City Ditahan Tottenham, Protes Gol Kontroversial

Emosi Rodri meledak usai Man City ditahan Tottenham Hotspur. Ia memprotes keras keputusan wasit.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 02 Februari 2026, 08:45 WIB
Wasit (R) mengamati saat gelandang Belanda Tottenham Hotspur #07, Xavi Simons (L), berbenturan dengan gelandang Spanyol Manchester City #16, Rodri (C), selama pertandingan Liga Inggris antara Tottenham Hotspur dan Manchester City di Stadion Tottenham Hotspur di London, pada 1 Februari 2026. (Ben STANSALL/AFP)

Bola.com, Jakarta - Emosi Rodri memuncak usai Manchester City secara mengejutkan gagal membawa pulang kemenangan dari markas Tottenham Hotspur.

Gelandang asal Spanyol itu meluapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit setelah laga berakhir imbang 2-2, hasil yang terasa pahit bagi Man City dalam persaingan papan atas Liga Inggris.

Advertisement

Man City datang ke London pada Minggu malam sebagai favorit kuat. Tottenham tampil pincang akibat krisis cedera yang memaksa sembilan pemain senior absen. Meski demikian, Spurs tetap dikenal sebagai lawan yang kerap merepotkan tim asuhan Pep Guardiola dalam beberapa musim terakhir.

Sempat terlihat bahwa Man City akan melenggang mulus. Gol Rayan Cherki dan Antoine Semenyo sebelum jeda membuat tim tamu unggul nyaman dan menguasai jalannya pertandingan. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama.

Tottenham bangkit di babak kedua dan dengan cepat kembali ke dalam permainan. Penyerang Spurs, Dominic Solanke, memaksa terjadinya kesalahan di lini belakang The Citizens. Tekanan Solanke membuat Abdukodir Khusanov dan Marc Guéhi kehilangan kendali, yang berujung gol bunuh diri Guehi.


Amarah Rodri

Penyerang Tottenham Hotspur asal Inggris bernomor punggung 19, Dominic Solanke (kedua dari kiri), mencetak gol pertama timnya selama pertandingan Liga Inggris antara Tottenham Hotspur dan Manchester City di Stadion Tottenham Hotspur di London, pada 1 Februari 2026. (Ben STANSALL/AFP)

Momen itulah yang memicu kemarahan Rodri. Dalam wawancara seusai pertandingan, kapten Man City itu menilai wasit Robert Jones seharusnya menganulir gol tersebut.

Menurutnya, Solanke melakukan pelanggaran dengan menendang bagian belakang kaki Guehi sebelum bola masuk ke gawang.

"Kami frustrasi karena pelanggarannya sangat jelas, dia menendang kaki," ujar Rodri.

"Kami harus memperhatikan hal-hal kecil seperti ini, kalau tidak, ini akan sulit bagi semua orang karena liga ini ditentukan oleh detail-detail kecil," lanjutnya.

Hasil imbang tersebut terasa makin menyakitkan karena Arsenal sebelumnya meraih kemenangan atas Leeds United. Tambahan tiga poin itu membuat jarak di puncak klasemen kini melebar menjadi enam poin, sebuah pukulan bagi ambisi Man City untuk kembali merebut gelar juara.


Peluang Masih Aman

Meski begitu, Rodri menolak anggapan bahwa hasil di markas Spurs akan merusak peluang Man City dalam perburuan titel.

"Ini tidak merusak apa pun. Kami memang berharap menang di sini, tetapi kami tidak akan menurunkan tangan dan akan terus berjuang sampai akhir karena itulah identitas kami," katanya.

Namun, ia kembali menekankan pentingnya konsistensi dalam pengambilan keputusan.

"Kami harus adil dalam situasi seperti ini. Bukan hanya satu kejadian karena semua orang bisa membuat kesalahan, tetapi dua, tiga, empat kali berturut-turut, itu tidak mungkin," ujarnya.

"Saya tidak mengatakan level perwasitan di sini buruk, justru sangat bagus. Tetapi, kami harus lebih memperhatikan detail karena kami bekerja sangat keras dan aksi-aksi kecil seperti ini membuat perbedaan. Hari ini, sayangnya, itu benar-benar berdampak," tutur peraih Ballon d'Or 2024 itu.

Man City tak punya banyak waktu untuk berlama-lama meratapi hasil tersebut. Mereka akan menjamu Newcastle United pada leg kedua semifinal Carabao Cup, sebelum melakoni laga berat lainnya dengan bertandang ke Anfield untuk menghadapi Liverpool akhir pekan mendatang.

 

Sumber: Sportbible

Berita Terkait