Bos Inter Milan Murka dan Kutuk Keras Insiden Pelemparan Kembang Api Suporter yang Melukai Emil Audero

Kiper Cremonese yang sekaligus pemain Timnas Indonesia, Emil Audero, terkena petasan yang dilempar oknum suporter Inter Milan.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 02 Februari 2026, 09:15 WIB
Kiper Cremonese dan penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi korban pelemparan kembang api yang dilakukan oknum suporter Inter Milan di Stadio Giovanni Zini, Senin (02/02/2026) dini hari WIB. Dalam duel pekan ke-23 Serie A tersebut, Cremonese kalah 0-2 dari Inter. (Alberto Mariani/LaPresse via AP)

Bola.com, Cremona - Pertandingan pekan ke-23 Serie A 2025/2026 antara Cremonese versus Inter Milan diwarnai insiden horor. Kiper Cremonese yang sekaligus pemain Timnas Indonesia, Emil Audero, terkena petasan yang dilempar oknum suporter Inter dalam laga ini.

Cremonese menjamu Inter Milan di Stadion Giovanni Zini, Senin (2/2/2026) dini hari WIB. I Nerazzurri sukses unggul dua gol pada paruh pertama via gol Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski, namun sebuah insiden memalukan terjadi pada awal babak kedua.

Advertisement

Lima menit memasuki babak kedua, sebuah kembang api dilemparkan ke lapangan dari area tribune yang dipenuhi pendukung I Nerazzurri. Kembang api tersebut nyaris mengenai Audero, satu-satunya pemain di area penalti saat itu, dan meledak dengan suara keras tepat di sisi kanannya.

Terlihat luka dan bekas terbakar di kaki Audero akibat terkena percikan api. Beruntung, pemain berusia 29 tahun itu diizinkan untuk melanjutkan pertandingan setelah beberapa menit mendapat perawatan di lapangan.

 


Respons Presiden Inter Milan

Beppe Marotta

Giuseppe Marotta selaku Presiden Inter Milan, menanggapi insiden tak terpuji dari suporter timnya tersebut. Bahkan ia menggambarkan peristiwa itu sebagai gerakan bodoh dan sangat mencoreng persepakbolaan.

"Situasi yang belum pernah saya alami selama bertahun-tahun dalam karier saya. Ini tindakan sensasional atas nama anti-sportivitas. Saya tahu pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan," ujar Marotta kepada Sky Sport Italia via Football Italia.

“Mungkin ini insiden terisolasi, kami menunggu hasil penyelidikan, tetapi kami berpikir sama seperti semua penggemar. Kita memiliki kewajiban untuk menciptakan budaya dan mencegah situasi seperti ini. Kami mengutuk insiden luar biasa ini," jelas Marotta menambahkan.

 


Pujian untuk Emil Audero

Kiper Cremonese dan penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi korban pelemparan kembang api yang dilakukan oknum suporter Inter Milan di Stadio Giovanni Zini, Senin (02/02/2026) dini hari WIB. Dalam duel pekan ke-23 Serie A tersebut, Cremonese kalah 0-2 dari Inter. (Alberto Mariani/LaPresse via AP)

Terlepas dari peristiwa terkena ledakan petasan dari para tifosi Inter Milan, Emil Audero dapat melanjutkan permainan di atas lapangan hingga laga bubar.

Dalam laga ini, Emil Audero bermain 90 menit penuh. Sepanjang pertandingan ia melakukan dua penyelamatan krusial, meski harus kebobolan dua kali. Oleh Fotmob, ia memperoleh rating 5,5.

"Kami juga ingin berterima kasih kepada Audero atas profesionalismenya, karena sebagai hasilnya, pertandingan ini dapat dimainkan hingga selesai," tandas mantan petinggi Juventus tersebut.

Tambahan tiga poin, membuat Inter Milan semakin nyaman di pucuk klasemen Serie A dengan nilai 55. Sementara itu, Cremonese terpaku di urutan ke-15 dengan 23 poin.

Sumber: Football Italia


Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait