Bola.com, Jakarta - Mauro Zijlstra menjadi harapan baru lini depan Timnas Indonesia. Zijlstra menyelesaikan proses naturalisasi untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Agustus 2025.
Kehadiran Mauro Zijlstra memberikan harapan tersendiri. Usia pemain satu ini masih 21 tahun, dan ia memiliki potensi besar untuk menjadi striker andalan Timnas Indonesia di masa depan.
Namun, Mauro Zijlstra mengambil keputusan menarik dalam kariernya. Ia memutuskan meninggalkan klub Belanda, FC Volendam untuk bergabung dengan Persija Jakarta di bursa transfer Januari 2026.
"Klub mengerti itu lebih bagus untuk kami lebih kuat. Dia masih muda. Dan kita lihat itu kesempatan untuk kami bisa bawa dia," ujar pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza.
Berawal dari Ajax
Mauro Ziljstra mengawali karier dengan menjajal akademi pemain muda AZ Alkmaar. Ziljstra menimba ilmu di salah satu klub tersukses di Belanda itu.
Mauro Ziljstra kemudian sempat berpindah ke Akademi Ajax Amsterdam. Ia mendaki akademi itu hingga menembs level U-18.
Setelah itu Mauro Ziljstra berpindah ke NEC Nijmegen U-21. Dua tahun memperkuat NEC, Ziljstra kemudian menerima pinangan FC Volendam pada 2024.
Minim Kesempatan
Mauro Ziljstra sempat mendapatkan cukup banyak kesempatan di FC Volendam U-21. Hal itu yang membuatnya naik ke tim senior pada 2025.
Namun, Mauro Ziljstra sangat minim mendapatkan kesempatan di tim senior FC Volendam, terutama setelah klub itu mendapatkan tiket promosi ke Eredivisie 2025/2026.
Mauro Ziljstra hanya mampu mencatatkan tujuh laga di ajang resmi bersama FC Volendam. Sang striker belum mencetak gol atau pun assist untuk klub tersebut.