Respons Klub Jay Idzes setelah Didatangi Pelatih Timnas Indonesia: Bisa Menambah Kemitraan yang Positif

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman hadir di sesi latihan tim Sassuolo, Selasa (3/2/2026) sore waktu setempat. John Herdman mengunjungi Mapei Football Center, dengan misi bertemu Jay Idzes.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 04 Februari 2026, 13:30 WIB
Jay Idzes (kiri), bek Sassuolo di Liga Italia Serie A 2025/2026. (Dok. X @SassuoloUS)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman hadir di sesi latihan tim Sassuolo, Selasa (3/2/2026) sore waktu setempat. John Herdman mengunjungi Mapei Football Center, dengan misi bertemu Jay Idzes.

Jay Idzes merupakan sosok bek andalan di Sassuolo sekaligus kapten Timnas Indonesia yang sedang menikmati kariernya di I Neroverdi (julukan Sassuolo).

Advertisement

Kedatangan John Herdman untuk menemui Jay Idzes kali ini tak lepas dari kegiatannya untuk berkeliling Eropa. Tujuannya adalah untuk memantau para pemain diaspora di Benua Biru.

Sebelumnya, arsitek asal Inggris itu menonton latihan Kevin Diks bersama Borussia Monchengladbach. Selain itu, John Herdman juga menyaksikan penampilan Dean James dengan Go Ahead Eagles.

John Herdman bakal berada di Eropa selama beberapa waktu ke depan karena masih banyak pemain Timnas Indonesia yang berkarier di benua biru, termasuk berikutnya ada Emil Audero di Italia serta Ole Romeny di Inggris.

 


Momen Spesial

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman (kiri), saat menyambangi Jay Idzes yang sedang berlatih bersama Sassuolo. (dok. Sassuolo)

Kedatangan John Herdman di wilayah Reggio Emilia kali ini untuk bertemu Jay Idzes dan rekan setimnya, termasuk juru taktik Sassuolo Fabio Grosso. Ketiganya berbincang dan hingga foto bersama yang kemudian diunggah laman resmi Sassuolo.

"Sore yang istimewa di Mapei Football Center di Sassuolo, yang menyambut kunjungan dari John Herdman, Pelatih Kepala tim nasional Indonesia," tulis Sassuolo dalam website resmi mereka.

"Pelatih tim nasional merah putih itu berkesempatan untuk berkeliling fasilitas di pusat pelatihan hitam hijau dan mengamati sesi latihan tim utama dari dekat. Setelah sesi latihan, Herdman berbicara dengan Jay Idzes, kapten tim nasional Garuda, dan pelatih Fabio Grosso," lanjut Sassuolo.

 


Bertukar Pengalaman

Bagi klub Sassuolo, kedatangan John Herdman bisa memunculkan dampak positif bagi mereka. Meski baru seumur jagung melatih Timnas Indonesia, John Herdman punya riwayat ciamik sebagai pelatih, khususnya saat memimpin Timnas Kanada.

Ia membawa Timnas Kanada baik di sektor putra maupun putri ke panggung dunia. Ia juga pernah membesut tim Selandia Baru, hingga klub MLS, Toronto FC.

"Pertemuan yang menyenangkan yang didedikasikan untuk berbagi dan bertukar pengalaman, yang sekali lagi menegaskan fokus dan keterbukaan internasional Sassuolo Calcio," tandas pihak Sassuolo.

 


Pelatih Kaya Prestasi

Sebagai informasi, John Herdman datang ke Indonesia dengan membawa sejumlah pengalaman sukses, terutama saat bertugas di Kanada. Dia mengantar timnas putri Kanada meraih dua medali perunggu berturut-turut dalam Olimpiade 2012 dan 2016. Tampak dalam foto, pelatih kepala tim nasional sepak bola Indonesia yang baru, John Herdman memegang jersey tim yang bertuliskan namanya saat konferensi pers di Jakarta, Selasa 13 Januari 2026. (AP Photo/Achmad Ibrahim)

Saat ini, Timnas Indonesia siap mengarungi babak baru di bawah naungan pelatih John Herdman. Pelatih asal Inggris yang ditunjuk mengisi posisi yang sudah beberapa bulan terakhir lowong usai ditinggalkan Patrick Kluivert.

John Herdman diketahui mengantongi lisensi UEFA Pro. Awalnya berangkat bukan dari menjadi seorang pesepak bola profesional.

John Herdman mengaku sudah jatuh cinta untuk menjadi pelatih sepak bola di usia yang sangat muda, yakni saat baru berumur 17 tahun.

"Tidak, saya memulai pelatihan saya pada usia 17 tahun. Saya mendapatkan kualifikasi pertama saya pada usia 18 tahun, kemudian lisensi UEFA saya pada usia 20 tahun. Jadi, saya memiliki kepribadian obsesif. Ketika saya berkomitmen pada sesuatu, saya mengerahkan semua kemampuan saya," terang John Herdman dalam Youtube Timnas Indonesia, 19 Januari 2026.

"Itu adalah kekuatan dan kelemahan. Dan saya pikir komitmen itu, gairah untuk melatih telah membawa saya dari Inggris ke Selandia Baru ke Kanada dan sekarang ke Indonesia untuk mengalami budaya yang berbeda," lanjut pria 50 tahun tersebut.

Sumber: Sassuolo


Yuk Lihat Peta Persaingan

Berita Terkait