Analisis Strategi Transfer Liverpool: Ogah Tebus Marc Guehi 20 Juta Paun, tapi Berani Bayar 60 Juta untuk Bek Muda Jeremy Jacquet

Liverpool membuat kejutan di detik-detik akhir jendela transfer dengan menyepakati transfer bek muda Rennes, Jeremy Jacquet, senilai 60 juta paun atau tiga kali lipat harga Marc Guehi.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 04 Februari 2026, 22:15 WIB
Jeremy Jacquet saat memperkuat tim muda Prancis. Bek muda ini baru saja direkrut Liverpool. (X/Liverpool)

Bola.com, Jakarta - Bursa transfer musim dingin Liverpool memunculkan tanda tanya besar. Pasalnya The Reds memilih tidak melanjutkan minat terhadap Marc Guehi, yang akhirnya bergabung dengan Manchester City (Man City) hanya dengan banderol 20 juta paun dari Crystal Palace.

Sebaliknya, Liverpool justru membuat kejutan di detik-detik akhir jendela transfer dengan menyepakati transfer bek muda Rennes, Jeremy Jacquet, senilai hingga 60 juta paun atau tiga kali lipat harga Marc Guehi.

Advertisement

Keputusan ini langsung memantik perdebatan. Banyak pihak mempertanyakan mengapa Liverpool melewatkan bek papan atas Premier League yang sudah terbukti kemampuannya seperti Guehi, demi pemain berusia 20 tahun dengan baru 36 penampilan di Ligue 1 seperti Jacquet.

Namun, di balik keputusan itu, ada satu alasan utama yang membuat Liverpool merasa langkah tersebut sepenuhnya masuk akal.

 

 

 

 


Biaya Total Transfer Marc Guehi Lebih Mahal

Bek Manchester City Marc Guehi. (X/Manchester City)

Menurut laporan jurnalis The Athletic, James Pearce, Liverpool menilai paket transfer Marc Guehi terlalu mahal, meski nilai transfer awalnya hanya 20 juta paun.

Jika dirincikan, manajemen The Reds harus memberikan bonus besar untuk agen Guehi. Lalu Guehi memiliki kontrak berdurasi lima setengah tahun dengan gaji sekitar 300 ribu paun per pekan. 

Bila dihitung secara keseluruhan, biaya gaji Guehi saja bisa menembus 85 juta paun, sementara total paket transfernya diproyeksikan mendekati 110 juta paun. Angka inilah yang membuat Liverpool mundur mengejar Guehi.


Jacquet Lebih Sesuai Strategi FSG

Sebaliknya, Jeremy Jacquet dianggap jauh lebih selaras dengan filosofi transfer Fenway Sports Group (FSG) yang merupakan pemilik Liverpool.

Meski nilai transfernya mencapai 60 juta pain, menjadikannya bek termahal kedua Liverpool sepanjang sejarah setelah Virgil van Dijk (75 juta paun pada 2018), Jacquet datang dengan sejumlah keuntungan strategis.

Pertama usia hampir 21 tahun atau lima tahun lebih muda dari Guehi. Kedua gaji jauh lebih rendah. Ketiga potensi perkembangan dinilai setara, bahkan lebih tinggi ketimbang Guehi.

Keeempat nilai jual kembali yang masih sangat besar. Kesimpulannya Liverpool melihat Jacquet sebagai bintang masa depan, bukan produk jadi.


Yuk Lihat Peta Persaingan

Berita Terkait