Cerita Toni Kroos Hampir Gabung MU, Gagal karena Ditelepon Carlo Ancelotti

Legenda Real Madrid, Toni Kroos, ternyata nyaris gabung ke Manchester United (MU). Namun, sebuah panggilan telepon dari Carlo Ancelotti mengubah segalanya.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 05 Februari 2026, 05:00 WIB
Pemain Real Madrid, Toni Kroos, saat melawan Granada FC pada laga Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu (6/2/2022). Real Madrid memboyong Toni Kroos dari Bayern Munchen dengan banderol sebesar 28,4 juta euro. (AFP/Oscar Del Pozo)

Bola.com, Jakarta - Legenda Real Madrid, Toni Kroos, ternyata nyaris gabung ke Manchester United (MU). Namun, sebuah panggilan telepon dari Carlo Ancelotti mengubah segalanya.

Ada transfer-transfer yang gagal terjadi dan bisa saja mengubah sejarah sepak bola. Dalam konteks serupa, Toni Kroos hampir bergabung dengan MU pada musim panas 2014.

Advertisement

Saat itu, gelandang asal Jerman tersebut dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di posisinya dan sedang berada di ambang pintu keluar dari Bayern Munchen.

Toni Kroos diminati secara serius oleh Setan Merah yang diarsiteki David Moyes. Ia bahkan telah menyetujui kepindahan ke Old Trafford dan sempat berbicara langsung dengan manajer asal Skotlandia itu untuk membahas perannya di tim. Kroos sudah sangat dekat untuk menandatangani kontrak bersama Manchester United.

“Sebelum menandatangani kontrak dengan Real Madrid, saya sebenarnya sudah mencapai kesepakatan dengan Manchester United. Itu akan menjadi transfer dari Bayern ke United,” ungkap mantan pemain timnas Jerman itu kemudian kepada The Athletic, seperti dikutip dari Sportmole, Rabu (4/2/2026). 

 


Moyes Dipecat, Kroos Mulai Ragu

Toni Kross juga tidak memperpanjang kontrak bersama Real Madrid. (Ben Stansall/AFP)

Namun, beberapa pekan setelahnya situasi berubah secara drastis. Kepindahan Kroos ke MU tidak pernah terjadi. 

“David Moyes datang menemui saya dan kontraknya hampir sepenuhnya rampung, tetapi kemudian Moyes dipecat dan Louis van Gaal datang, yang membuat segalanya menjadi rumit," ujar Kroos. 

"Louis menginginkan waktu untuk mengembangkan proyeknya sendiri.”

Alhasil, kesepakatan tersebut pun tertunda.

“Saya tidak mendengar kabar apa pun dari United selama beberapa waktu dan mulai ragu. Lalu Piala Dunia dimulai dan Carlo Ancelotti [pelatih Real Madrid] menelepon. Setelah itu semuanya selesai,” jelas Toni Kroos.

 

 


Kegagalan Paling Disesali

Gelandang Chelsea, N'Golo Kante saat dilanggar gelandang Real Madrid, Toni Kroos pada pertandingan leg pertama perempat final leg Liga Champions di stadion Stamford Bridge di London, Kamis (7/4/2022). Madrid menang atas Chelsea 3-1. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Toni Kroos akhirnya menandatangani kontrak dengan klub raksasa Spanyol tersebut dengan nilai £21,2 juta, di luar dugaan banyak pihak.

Transfer ini diyakini akan mengubah banyak hal bagi Real Madrid maupun Manchester United. Kroos kemudian menjelma menjadi legenda Los Blancos, sementara Setan Merah pada akhirnya memilih Ander Herrera dan Daley Blind untuk memperkuat lini tengah mereka di akhir bursa transfer.

Hingga kini, kepindahan Kroos yang gagal ke Old Trafford tetap dikenang sebagai salah satu transfer paling disesalkan dalam sejarah modern klub tersebut.   

Sumber: Sportmole

Berita Terkait