Pep Guardiola Desak Ubah Aturan Carabao Cup, Supaya Marc Guehi Bisa Main di Final Vs Arsenal

Manchester City menuntut perubahan aturan menjelang final Carabao Cup 2025/2026 melawan Arsenal, yang akan berlangsung pada 22 Maret 2026 di Stadion Wembley, London.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 05 Februari 2026, 19:00 WIB
City harus puas berada di peringkat kedua klasemen dengan 43 poin. (AP Photo/Dave Thompson)

Bola.com, Jakarta - Manchester City menuntut perubahan aturan menjelang final Carabao Cup 2025/2026 melawan Arsenal, yang akan berlangsung pada 22 Maret 2026 di Stadion Wembley, London.  

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, yang mengungkap permintaan tersebut. Dia meminta izin perubahan aturan yang memungkinkan Marc Guehi bermain pada final Carabao Cup bulan depan. 

Advertisement

Pemain yang direkrut pada Januari dari Crystal Palace itu langsung masuk ke starting XI City. Tetapi, ia tidak memenuhi syarat tampil pada leg kedua semifinal melawan Newcastle yang dimenangi City dengan skor 3-2, tadi malam.

Sementara rekrutan Januari lainnya, Antoine Semenyo, bebas bermain. Guehi tidak diizinkan tampil karena bergabung dengan City setelah leg pertama melawan Newcastle berlangsung.

Dalam kondisi saat ini, pemain Timnas Inggris tersebut harus kembali menyaksikan dari pinggir lapangan ketika tim barunya berhadapan dengan pemuncak klasemen Premier League pada 22 Maret, sesuatu yang membuat Guardiola kesal.

 

 


Pesimistis Permintaan Dikabulkan

Manchester City berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Newcastle United pada laga leg kedua semifinal Carabao Cup musim ini di Stadion Etihad, Kamis (05/02/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat Man City lolos ke final dengan keunggulan agregat 5-1. (AP Photo/Dave Thompson)

Guardiola mengakui  tidak berharap City akan berhasil mengubah keputusan tersebut, tetapi mengatakan mereka tetap akan mencoba mengajukan permohonan.

“Mengapa dia tidak boleh bermain? Kenapa tidak? Dia pemain kami, kami membayar gajinya, kami merekrutnya," kata Guardiola, seperti dikutip dari Metro, Kamis (5/1/2026). 

“Kami ingin bertanya. Saya sudah bilang ke klub bahwa kami pasti harus bertanya. Saya tidak mengerti alasan mengapa dia tidak bisa bermain di final Carabao Cup pada Maret ketika dia sudah lama berada di sini."

“Tentu saja kami akan meminta karena ini murni logika. Tetapi mengubah aturan? Tidak mungkin. Tapi kami akan mencoba," imbuh manajer asal Spanyol tersebut. 

Keluhan Guardiola tidak berhenti pada potensi partisipasi Guehi. Ia juga menyinggung kekesalannya karena harus kembali bepergian ke London untuk laga final.

“Kami akan pergi ke London, mereka (Arsenal) akan menunggu kami di sana; sepanjang waktu kami harus bepergian. Tidak pernah lawan bepergian ke Inggris Utara untuk final," sergah Guardiola. 

 


5 Final Dalam 10 Tahun

Pemain Manchester City Omar Marmoush merayakan gol yang dicetaknya pada laga semifinal Carabao Cup/Piala Liga Inggris antara Man City vs Newcastle di Manchester, Inggris, Rabu, 4 Februari 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Omar Marmoush menjadi bintang bagi City setelah mencetak dua gol pembuka malam itu, sebelum Tijjani Reijnders menambah gol ketiga, semuanya dalam 35 menit pertama.

Guardiola mungkin khawatir dengan banyaknya peluang yang diciptakan Newcastle setelah jeda. Tetapi dengan gol Anthony Elanga pada menit ke-62 menjadi satu-satunya yang berhasil mereka konversi, City tidak pernah benar-benar berada dalam tekanan besar.

Kemenangan ini melanjutkan catatan City yang selalu tampil di Wembley setidaknya sekali setiap musim sejak 2010-11.

“Saya tidak menganggapnya hal biasa. Saya tahu betapa sulitnya. Saya tidak tahu sudah berapa banyak semifinal dan final FA Cup yang kami mainkan, tetapi ini sangat bagus, dan dalam 10 tahun ada lima final Carabao Cup, jadi ini benar-benar luar biasa: top, top, top," ujar Guardiola dengan gembira. 

Sumber: Metro

 

Berita Terkait