Real Madrid Disebut Mustahil Rekrut Enzo Fernandes dan Vitinha, Ini 2 Opsi Gelandang yang Lebih Realistis

Real Madrid dikabarkan tertarik mendatangkan bintang Paris Saint-Germain, Vitinha, dan gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, pada musim panas 2026.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 06 Februari 2026, 09:30 WIB
Gelandang Paris Saint-Germain, Vitinha, berselebrasi setelah mencetak gol ke gawang Tottenham Hotspur FC pada pertandingan Liga Champions di Parc des Princes, Kamis (27/11/2025) dini hari WIB. (Franck Fife/AFP)

Bola.com, Jakarta - Real Madrid dikabarkan tertarik mendatangkan bintang Paris Saint-Germain, Vitinha, dan gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, pada musim panas 2026. Namun, sebuah laporan mengungkap kedua gelandang tersebut merupakan target yang hampir mustahil direkrut.

Los Blancos, julukan Real Madrid, tidak membeli gelandang ketika Toni Kroos pensiun pada 2024, maupun saat Luka Modric meninggalkan Santiago Bernabéu pada 2025. Kondisi ini membuat frustrasi pelatih Carlo Ancelotti, kemudian Xabi Alonso. Keduanya akhirnya dipecat karena kekurangan di lini tengah.

Advertisement

Meski pelatih baru Alvaro Arbeloa bersikeras semuanya baik-baik saja, gelandang tetap menjadi prioritas mendesak pada bursa transfer musim panas 2026.

Target idealnya adalah Vitinha, yang berperan penting dalam keberhasilan Paris Saint-Germain menjuarai Liga Champions musim lalu, atau Fernandez, salah satu bintang utama di Premier League.

Namun, menurut The Athletic, Kamis (5/2/2026), keduanya pada dasarnya tidak realistis dari sudut pandang finansial.

 


Terkendala Kontrak Jangka Panjang

Pemain Chelsea, Enzo Fernandes saat melawan Leeds United pada laga pekan ke-26 Liga Inggris 2022/2023 di Stamford Bridge, London, Sabtu (05/03/2023). Pemain muda terbaik Piala Dunia 2022 ini memiliki akurasi umpan yang sangat baik sekaligus juga dapat menjadi penghubung antarlini dalam membangun serangan maupun bertahan. (AP Photo/David Cliff)
Pemain Chelsea, Enzo Fernandez, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Manchester City pada lanjutan Liga Inggris di Etihad Stadium, Senin (5/1/2026). (AP Photo/Dave Thompson)

Real Madrid tidak memiliki sumber daya untuk menebus kontrak keduanya, yang kemungkinan membuat klub masing-masing meminta biaya transfer yang sangat besar.

Vitinha menandatangani kontrak baru dengan PSG hingga 2029, sementara Fernandez terikat di Chelsea sampai 2032.

Bahkan jika para pemain tersebut memiliki keinginan pindah, klub pemilik, PSG dan Chelsea, memegang kendali penuh. 

 


Target Realistis

Pemain Como, Nico Paz, merayakan gol yang dicetaknya dalam pertandingan Serie A melawan Cremonese di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Italia, Sabtu, 27 September 2025. (Antonio Saia/LaPresse via AP)

Jika Vitinha dan Fernandez tidak realistis, lalu siapa?

Gelandang yang paling mudah dijangkau Real Madrid adalah Nico Paz. Pemain Timnas Argentina itu dianggap sebagai talenta yang menggabungkan unsur gelandang serang nomor 10 dengan pemain box-to-box nomor 8. Ia menjadi subjek klausul pembelian kembali dalam kesepakatan penjualannya ke Como pada 2024.

Paz yang lahir di Tenerife pindah ke daratan Spanyol untuk bergabung dengan Los Blancos sejak kecil dan dapat direkrut kembali dengan biaya tetap €9 juta, jauh di bawah nilai pasar sebenarnya.

Ada peluang untuk mengaktifkan klausul tersebut dan meraih keuntungan dengan langsung menjual Paz kepada penawar tertinggi, tetapi Madrid mungkin akan lebih diuntungkan jika mempertahankannya.

 

 


Alexis Mac Allister Bisa Jadi Opsi

Pemain Liverpool, Alexis Mac Allister, tampak lesu setelah menelan kekalahan telak 0-3 dari Crystal Palace dalam laga putaran keempat Carabao Cup 2025/2026 yang digelar di Stadion Anfield, Kamis (30/10/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Jon Super)

Alternatif lainnya adalah bintang juara Piala Dunia 2022 milik Liverpool, Alexis Mac Allister, yang juga berasal dari Argentina. Menurut laporan The Athletic, ia pernah menjadi target Ancelotti dan mendapat respons positif dari pihak terdekatnya.

Namun, pembicaraan berhenti di situ dan tidak pernah dieksplorasi sepenuhnya.

Perbedaannya sekarang, Mac Allister hanya akan memiliki sisa kontrak dua tahun bersama Liverpool pada akhir musim ini.

Biasanya itulah waktu ketika The Reds mulai memperbarui kontrak pemain kunci. Namun, di usia 27 tahun Mac Allister tentu menyadari bahwa ini merupakan persimpangan penting dalam kariernya.

Sumber: Sport Illustrated, The Athletic

 

Berita Terkait