Michael Carrick Terapkan Mode Latihan Baru di MU, Hilangkan Lagi Aturan ala Ruben Amorim

Michael Carrick langsung melakukan berbagai penyesuaian setelah dipercaya memimpin Manchester United hingga akhir musim.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 06 Februari 2026, 06:15 WIB
Pelatih Middlesbrough, Michael Carrick memberi instruksi dari pinggir lapangan saat menghadapi Brighton and Hove Albion pada laga putaran ketiga Piala FA 2022/2023 di Riverside Stadium, Middlesbrough (7/1/2023). Michael Carrick saat ini tengah membesut Middlesbrough sejak ditunjuk pada 24 Oktober 2022. Sebelumnya ia sempat menjadi caretaker Manchester United hanya dalam 3 laga, mulai 21 November 2021 hingga 2 Desember 2021. (AFP/Oli Scarff)

Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) menunjukkan performa impresif sejak ditangani Michael Carrick sebagai manajer interim. Sejumlah perubahan yang diterapkan Carrick, termasuk menghapus kebijakan latihan sehari setelah pertandingan, mulai membuahkan hasil positif bagi Setan Merah.

Di bawah arahan Carrick, MU mencatat awal yang sempurna. Setan Merah meraih kemenangan 2-0 atas Manchester City di Old Trafford, menang dramatis 3-2 di markas Arsenal, serta mencuri kemenangan 3-2 pada detik akhir melawan Fulham.

Advertisement

Pelatih berusia 44 tahun itu langsung melakukan berbagai penyesuaian setelah dipercaya memimpin hingga akhir musim. Ia merombak sistem kaku 3-4-3 warisan Ruben Amorim, sekaligus mengembalikan produk akademi Kobbie Mainoo ke susunan pemain inti.

Seperti dikutip dari Manchester Evening News, Kamis (5/2/2026), Salah satu perubahan mencolok adalah dihapusnya kewajiban latihan sehari setelah pertandingan. Kebijakan ini sebelumnya diterapkan Amorim dan Erik ten Hag.

Kini, Carrick memberi pemain waktu istirahat dalam 24 jam setelah laga, sementara sesi pemulihan dijadwalkan dua hari setelah pertandingan.

 


Perubahan Lainnya

Gelandang Manchester United asal Portugal #08, Bruno Fernandes, berbicara dengan bek Manchester United asal Inggris #05, Harry Maguire (kanan), dalam pertandingan Premier League antara Manchester United dan Chelsea di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 20 September 2025. (Oli SCARFF/AFP)

Tak hanya itu, Carrick mempersingkat durasi latihan tetapi meningkatkan intensitasnya, serta menyesuaikan waktu kedatangan pemain saat hari pertandingan.

Langkah-langkah tersebut kontras dengan aturan ketat Amorim yang melarang liburan saat jeda internasional, melarang makanan di ruang ganti, hingga membatasi instruksi taktis kompleks dari staf pelatih.

Perubahan Carrick terbukti berdampak. Kemenangan dramatis atas Fulham membawa Manchester United menembus empat besar klasemen. Mereka kini unggul satu poin atas Chelsea dan hanya terpaut enam angka dari Manchester City di posisi kedua.

Akhir pekan ini, United akan menjamu Tottenham Hotspur di Old Trafford sebelum bertandang ke markas West Ham, pada 10 Februari. Tanpa gangguan kompetisi Eropa maupun ajang piala domestik, Carrick memiliki fokus penuh untuk mengamankan finis di empat besar.

 

 


Bikin Lebih Kompetitif

Legenda lini tengah Old Trafford itu akan memimpin The Red Devils hingga akhir musim ini. Tampak dalam foto, Michael Carrick saat masih menjadi pelatih sementara Manchester United memberi isyarat di pinggir lapangan selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris melawan Arsenal di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 2 Desember 2021. (Oli SCARFF/AFP)

Meski belum diproyeksikan menjadi manajer permanen, peluang Carrick bisa meningkat jika tren kemenangan berlanjut.

Mantan rekan setimnya, Ben Foster, bahkan menilai ada kemungkinan kecil Carrick dipercaya memimpin MU secara penuh pada akhir musim nanti.

Namun, Foster juga mengingatkan bahwa status sementara justru menciptakan suasana lebih santai di ruang ganti. Jika Carrick diangkat permanen, dinamika tersebut bisa berubah.

Satu hal yang pasti, sentuhan Carrick sejauh ini membuat Manchester United kembali terlihat kompetitif dalam perburuan papan atas Premier League.   

Sumber: Manchester Evening News

Berita Terkait