Bola.com, Jakarta - Borneo FC siap bertarung habis-habisan demi menjaga asa perburuan gelar BRI Super League 2025/2026.
Musim lalu, Borneo finis di posisi kelima, sebuah pencapaian yang membuat manajemen menjadikan musim ini sebagai momen kebangkitan tim Pesut Etam di kasta teratas Indonesia.
Melewati pekan ke-19, Borneo bercokol di posisi kedua klasemen sementara dengan torehan 43 poin atau hanya terpaut satu angka dari Persib Bandung di posisi teratas.
Jalan menuju kursi singgasana masih panjang dan menegangkan. Soalnya, selain saling tikam dengan Persib, pasukan Fabio Lefundes juga ditempel ketet dua pesaing di bawah, yakni Persija Jakarta (41) dan kuda hitam penuh kejutan, Malut United (37).
Jangan Tergelincir Lagi
Fabio Lefundes mengamini, tak mudah bagi armadanya untuk merengkuh gelar juara. Nakhoda tim berpaspor Brasil itu tak hanya melihat Persib, Persija, dan Malut sebagai ancaman melainkan juga tim-tim lain.
"PSIM juga mengejutkan, serta Persebaya sekarang berbeda di putaran kedua. Bayangkara yang sedang on fire, serta Bali United. Liga Indonesia tidak mudah," kata Fabio Lefundes dalam perbincangan santai dengan Bola.com, belum lama ini.
Mantan pembesut Madura United dan Persita Tangerang tersebut memahami betul, Borneo FC jangan sampai tergelincir lagi.
Sebelumnya, musim ini, tim kebanggaan warga Samarinda, Kalimantan Timur, pernah menorehkan 11 kemenangan beruntun tanpa terkalahkan.
Konsistensi adalah Kunci
Hanya, sensasi itu tak bisa dipertahankan Nadeo Argawinata dkk. sehingga mereka terlempar dari puncak klasemen. Kini, di paruh kedua, Borne kembali siap berdarah-darah.
"Konsistensi adalah kunci. Bukan hanya di sini, tapi di seluruh dunia. Kami sadar sedang bersaing dengan tim-tim besar, pemain hebat, dan pelatih berkualitas," ujar Fabio Lefundes.
Fabio Lefundes sadar betul, sebagai pelatih ia kudu bisa memompa sekaligus menjaga api semangat anak-anak asuhnya terus berkobar-kobar. Termasuk membangun rasa percaya diri para pemain Pesut Etam untuk mempertahankan performa terbaik hingg akhir musim.
Tugas kami adalah mengatur sistem, memberi kepercayaan kepada pemain, dan menjaga performa sampai akhir musim," tegas Fabio Lefundes.