Enjoy the Pain! Demi Indonesia, Iqbal Siap Menahan Nyeri di Final Piala Asia Futsal 2026

Kapten Timnas Futsal Indonesia, Mochamad Iqbal, menunjukkan semangat juang luar biasa jelang laga final Piala Asia Futsal 2026.

BolaCom | Wiwig PrayugiHery KurniawanDiterbitkan 06 Februari 2026, 14:30 WIB
Di babak perpanjangan waktu, timnas futsal Indonesia berhasil memperbesar skor menjadi 4-3 melalui Reza Gunawan. Tampak dalam foto, pemain Timnas Futsal Indonesia, M Iqbal terduduk usai memenangi laga melawan Jepang pada semifinal Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Kapten Timnas Futsal Indonesia, Mochamad Iqbal, menunjukkan semangat juang luar biasa jelang laga final Piala Asia Futsal 2026. Meski tengah dibekap cedera, Iqbal menegaskan dirinya siap menahan rasa sakit demi membela Merah Putih pada partai puncak melawan Iran.

Indonesia akan menghadapi raksasa futsal Asia tersebut di Indonesia Arena, Sabtu (7/2/2026) malam WIB. Laga ini menjadi momen bersejarah bagi Timnas Futsal Indonesia yang untuk pertama kalinya berhasil melangkah hingga final Piala Asia Futsal.

Advertisement

Iqbal mengungkapkan bahwa dirinya mengalami cedera pada bagian jempol kaki akibat benturan keras di pertandingan sebelumnya. Benturan tersebut bahkan menyebabkan dislokasi dan peradangan, sehingga menimbulkan rasa sakit yang cukup mengganggu pergerakan.

“Jempol ada benturan, ada dislokasi, sakit. La haula wala quwwata illa billah, besok diusahakan pulih,” ujar Iqbal.


Diajarkan Menikmati Sakit

Kapten Timnas Futsal Indonesia, Mochammad Iqbal, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Kirgistan pada laga kedua Grup A Piala Asia Futsal 2026, Kamis (29/01/2026) malam WIB. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Meski kondisi fisiknya belum ideal, kapten berusia 29 tahun itu menegaskan tidak akan mundur. Ia mengaku telah berkonsultasi dengan tim medis dan menyadari adanya inflamasi pada bagian yang cedera. Bahkan untuk berjalan normal saja, rasa sakit masih terasa.

“Sudah konsultasi, ada inflamasi. Kalau sekarang jalan memang sakit,” lanjutnya.

Namun, rasa sakit tersebut tak menyurutkan tekad Iqbal untuk tetap tampil dan memimpin rekan-rekannya di laga krusial. Ia menyebut bahwa pelatih kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, kerap menanamkan mental kuat kepada para pemain untuk berdamai dengan rasa sakit demi tujuan yang lebih besar.

“Hector sering memberi pelajaran, bersahabat dengan sakit, enjoy the pain. Saya lakukan dengan apa adanya,” tutur Iqbal.

 


Tantang Raja Terakhir

Pada 30 detik akhir, Jepang mendapat hadiah penalti. Skor 3-3 untuk Jepang. Tampak dalam foto, pemain Timnas Futsal Indonesia, M Iqbal (kiri) berebut bola dengan pemain Jepang pada semifinal Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bagi Iqbal, final Piala Asia bukan sekadar pertandingan biasa. Lawan yang dihadapi adalah raja terakhir Asia.

Ini adalah kesempatan emas untuk mengukir sejarah dan memberikan kebanggaan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh publik Indonesia Arena menjadi motivasi tambahan baginya untuk mengerahkan seluruh kemampuan, apa pun risikonya.

“Yang terpenting adalah memberikan yang terbaik,” tegasnya.

 

Berita Terkait