Adu Gemerlap Skuad Bhayangkara FC vs Borneo FC di BRI Super League: Pesut Etam Lebih Mewah dan Gagah!

Duel antara Bhayangkara FC menghadapi Borneo FC pada pertandingan pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026 menyajikan catatan yang menarik dalam komparasi kualitas skuad dari kedua kubu.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 07 Februari 2026, 08:15 WIB
Cover prediksi Bhayangkara FC Vs Borneo FC - BRI Super League. (Bola.com/Gregah Nurikhsani)

Bola.com, Jakarta - Duel antara Bhayangkara FC menghadapi Borneo FC pada pertandingan pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026 menyajikan catatan yang menarik dalam komparasi kualitas skuad dari kedua kubu.

Sebab, menjelang partai yang akan berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu (7/2/2026) 15.30 sore WIB itu, Borneo FC terhitung memiliki materi skuad yang lebih gemerlap ketimbang Bhayangkara FC.

Advertisement

Perbedaan komposisi yang jomplang ini tak hanya terlihat dari posisi klasemen kedua kesebelasan. Pesut Etam, misalnya, berada di peringkat kedua dengan 43 gol dari 19 laga, sedangkan The Guardian di urutan ke-9 dengan 26 poin.

Selain posisi ini, catatan performa pemain dari masing-masing kubu juga terhitung begitu kontras. Pesut Etam bisa mendapatkan kontribusi yang luar biasa dari para amunisinya. Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.

 


Pesut Etam Lebih Mewah

Aksi pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes saat memimpin timnya menjalani laga tandang di markas Persita Tangerang, Indomilk Arena dalam laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026, Jumat (9/1/2026) sore WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Jika dibandingkan nilai pasarnya, Borneo FC memang memiliki komposisi skuad yang lebih mewah ketimbang Bhayangkara FC. Pasalnya, keseluruhan nilai pemain Pesut Etam bisa mencapai Rp91,43 miliar.

Jumlah ini menempatkan skuad asuhan Fabio Lefundes itu di peringkat kelima klub dengan nilai pasar termahal BRI Super League 2025/2026. Sementara itu, Bhayangkara FC memang tak begitu mentereng.

Sebab, keseluruhan nilai pasar tim beralias The Guardian itu hanya menyentuh Rp84,91 miliar. Jumlah ini pun sudah mengalami peningkatan yang cukup positif karena pergerakan mereka dalam merekrut pemain di bursa transfer.

Dengan kata lain, duel kali ini akan menjadi pertempuran tim raksasa dengan performa yang mentereng, dengan tim promosi yang tak banyak memiliki pemain bintang.

 


Jauh Lebih Bersinar

Ilija Spasojevic, Bhayangkara FC di Liga 2. (Bola.com/Liga Indonesia Baru)

Tidak hanya itu saja, Borneo FC juga tercatat memiliki pemain-pemain asing yang jauh lebih berkualitas. Setidaknya, capaian ini dibuktikan dengan kontribusi sederet amunisi impornya di BRI Super League 2025/2026.

Nama pemain yang paling mentereng tentu Mariano Peralta. Winger asal Argentina itu sejauh ini sudah menghasilkan 10 gol dan 8 assist dari 19 laga. Jumlah inilah yang mengantarkan Peralta jadi pencetak gol terbanyak kedua di musim ini.

Selain itu, ada pula Joel Vinicius yang sudah mengukir tujuh gol dan dua assist. Douglas Coutinho, misalnya, sukses mencetak lima gol. Sedangkan Juan Felipe Villa bisa menghasilkan empat gol dan enam assist.

Di sisi lain, The Guardian hanya memiliki beberapa pemain saja yang bisa tampil oke. Pencetak gol terbanyaknya, Ilija Spasojevic, hanya mencetak empat gol. Sisanya ada Fareed Sadat dan Dendy Sulistyawan yang sama-sama mengukir tiga gol.

 


Pergerakan Bursa Transfer

Borneo FC juga memperlihatkan geliat yang jauh lebih masif di bursa transfer paruh musim ini. Sebab, mereka mendatangkan sederet amunisi baru untuk menambah kekuatan demi tetap bersaing di papan atas klasemen.

Setidaknya, sudah ada lima pemain asing yang bergabung, yakni Mohammad Anez (Suriah), Marcos Astina (Argentina), Koldo Obieta (Spanyol), dan dua pemain asal Brasil, yaitu Kaio Nunes dan Cleylton Santos.

Sementara itu, The Guardian juga merekrut lima amunisi impor, yakni Privat Mbarga (Kamboja), Sho Yamamoto (Jepang), Henri Doumbia (Pantai Gading), Alan Cardoso (Brasil), serta Moussa Sidibe (Mali).


Yuk Lihat Peta Persaingan

Berita Terkait