Bola.com, Jakarta - Liverpool akhirnya keluar sebagai pemenang dalam perburuan Jeremy Jacquet. The Reds mengamankan tanda tangan bek tengah muda asal Prancis itu dengan nilai transfer yang mencuri perhatian.
Investasi besar ini menunjukkan keseriusan Liverpool menyiapkan masa depan lini pertahanan mereka. Jacquet diproyeksikan menjadi bagian penting dari proyek regenerasi klub.
Persaingan mendapatkan Jacquet tidak berjalan mudah. Chelsea juga memantau sang pemain, namun Liverpool bergerak lebih cepat dan lebih tegas.
Keputusan ini menjadi sinyal jelas bahwa Anfield sedang bersiap memasuki era baru di lini belakang. Nama Jeremy Jacquet pun langsung masuk radar publik sepak bola Eropa.
Awalnya Ingin Jadi Gelandang, Bukan Bek
Laurent Viaud mengungkapkan bahwa perjalanan karier Jeremy Jacquet tidak langsung mengarah ke posisi bek tengah. Saat masih muda di Rennes, Jacquet justru memiliki ambisi bermain sebagai gelandang.
Ia terinspirasi oleh sosok Paul Pogba dan ingin meniru peran serta gaya bermain sang bintang Prancis. Keinginan itu cukup kuat sebelum para pelatih melihat potensi lain dalam dirinya.
Eks pelatihnya di tim U-19 itu kemudian meyakinkan Jacquet untuk mundur ke lini pertahanan. Keputusan itu diambil setelah melihat ia memiliki kemampuan mengamati arah permainan musuh dengan brilian.
"Di mana ia benar-benar berkembang adalah dalam membaca situasi dan membaca lintasan bola," ungkap Viaud dalam wawancara dengan Get French Football News, via Liverpool Echo.
Membuat Liverpool Berani Keluarkan Dana Besar
Performa konsisten Jacquet bersama Rennes membuat Liverpool berani mengeluarkan dana besar. Situasi ini juga dipengaruhi kondisi lini belakang The Reds yang sedang memasuki masa transisi.
Virgil van Dijk akan berusia 35 tahun pada Juli mendatang, sementara beberapa bek lain menghadapi ketidakpastian kontrak dan cedera. Jacquet pun dinilai sebagai fondasi ideal untuk masa depan.
Viaud melihat kemiripan yang jelas antara mantan anak asuhnya dengan kapten Liverpool tersebut. Ia bahkan menilai ada satu aspek di mana Jacquet bisa lebih unggul.
“Saya pikir para perekrut melihat Jacquet sebagai penerus Van Dijk karena dalam banyak hal Jerem mirip dengannya. Saya hampir mengatakan ia lebih cepat daripada Van Dijk. Ia harus belajar dari pemain seperti Van Dijk, tetapi ada banyak kesamaan antara keduanya," seru Viaud.
Sumber: Liverpool Echo
Disadur dari: Liputan6 (Dimas Ardi Prasetya, Published 07/02/2026)