LSFC 2026: 16 Tim Pelajar Siap Beraksi di Stadion Siliwangi Bandung

Kompetisi LSFC 2026 akan diikuti 16 sekolah menengah atas dan berlangsung selama lima hari, mulai dari babak 16 besar hingga partai final yang menghadirkan closing ceremony.

BolaCom | Erwin SnazDiterbitkan 07 Februari 2026, 21:30 WIB
Ladang Selatan Football Championship 2026, sebuah turnamen sepak bola antarpelajar SMA se-Bandung Raya akan digelar di Stadion Siliwangi, 9-14 Februari 2026. Founder Ladang Selatan, Agi Permadi (kiri), ingin turnamen yang diinisiasinya bisa menjadi cara anak-anak sekolah pecinta sepak bola mendapatkan pengalaman bertanding. (Bola.com/Erwin Snaz)

Bola.com, Bandung - Bandung kembali menegaskan diri sebagai barometer sepak bola pelajar. Ladang Selatan Football Championship (LSFC) 2026 hadir sebuah turnamen sepak bola antarpelajar SMA se-Bandung Raya yang digelar di Stadion Siliwangi Bandung, pada 9-14 Februari 2026.

Kompetisi ini akan diikuti 16 sekolah menengah atas dan berlangsung selama lima hari, mulai dari babak 16 besar hingga partai final yang menghadirkan closing ceremony

Advertisement

Lebih dari sekadar turnamen, LSFC 2026 dirancang sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda melalui nilai sportivitas, kepemimpinan, kerja sama tim, dan solidaritas antar pelajar.

Founder Ladang Selatan, Algi Permadi, mengatakan Bandung kembali dipilih sebagai tuan rumah karena antusiasme sepak bola pelajar di kota ini dinilai sangat tinggi dan solid dari berbagai sisi.

“Bandung ini bisa dibilang motherland Ladang Selatan. Antusiasme sepak bolanya luar biasa, mulai dari pemain, suporter, sampai dukungan sekolah itu bergerak bersamaan dan solid,” ujar Algi Permadi di Bandung, Sabtu (7/2/2026).

Menurutnya, kultur sepak bola di Bandung juga tak lepas dari pengaruh Persib Bandung yang memiliki basis suporter fanatik, Bobotoh.

Prestasi Persib yang berhasil meraih gelar juara secara beruntun dalam beberapa tahun terakhir diakui Algi turut memantik semangat pelajar untuk menekuni sepak bola secara lebih serius.


Animo Tinggi, Jumlah Peserta Ditambah dengan Pembatasan

LSFC 2026 menawarkan total hadiah puluhan juta rupiah, dengan tim juara berhak membawa pulang Rp15.000.000, piala, dan medali.

Selain itu, panitia juga menyiapkan sejumlah penghargaan individu, seperti Most Valuable Player (MVP), Top Scorer, Best Goalkeeper, Best Coach, hingga Best Supporter.

Meski animo peserta terbilang tinggi, Ladang Selatan memilih membatasi jumlah peserta hanya 16 tim. Keputusan diambil sebagai bagian dari strategi pengembangan jangka panjang.

“Tahun lalu kami mulai dari 8 sekolah. Tahun ini kami naikkan ke 16 dulu. Kami ingin lihat bagaimana peningkatan dari segi supporter, atmosfer pertandingan, sampai aktivitas pendukung seperti bazar. Kami ingin naik pelan-pelan tapi matang,” jelas Algi.

Sejak pertama kali digelar di Bandung, LSFC memang menunjukkan tren pertumbuhan positif. Pada edisi awal, turnamen ini hanya diikuti 8 sekolah dengan sekitar 100 relawan.

Tahun ini jumlah tersebut meningkat menjadi 16 sekolah dengan 250 relawan, menandakan ekosistem acara yang semakin besar dan profesional.


Konsep Penyelenggaraan yang Berbeda

Tak hanya dari sisi peserta, peningkatan juga terlihat dari konsep penyelenggaraan. Untuk pertama kalinya, LSFC 2026 diawali dengan press conference resmi.

Panitia juga menyiapkan closing ceremony yang lebih megah, dengan rencana mengundang sejumlah tokoh penting.

“Saya ingin anak-anak tidak hanya bertanding, tapi juga mendapatkan experience yang berkesan. Dulu saya juga suka main bola, jadi saya paham betul betapa pentingnya pengalaman itu,” imbuh Algi.

Lebih lanjut Algi mengaku Ladang Selatan juga mulai membuka wacana penggunaan teknologi VAR di masa mendatang. Itu sangat mungkin direalisasikan jika mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk federasi.

“Pelan-pelan saja, kami tidak mau terburu-buru. Kalau ke depan ada dukungan, VAR itu sangat mungkin dan akan membuat kompetisi ini makin solid,” ucap Algi sambil mengakhiri.

Dengan dukungan berbagai sponsor dan partner yang berkomitmen terhadap pengembangan olahraga pelajar, Ladang Selatan Football Championship 2026 diharapkan mampu menjadi panggung lahirnya talenta-talenta muda sepak bola Bandung sekaligus memperkuat ekosistem olahraga pelajar yang berkelanjutan.