Michael Carrick Senang dengan Keterlibatan Pemain MU setelah Melibas Tottenham

Pelatih interim Manchester United, Michael Carrick, senang dengan fokus dan koneksi pemainnya saat melawan Spurs.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 08 Februari 2026, 09:30 WIB
Matheus Cunha (kanan) mengajak Amad Diallo (kiri) dan Bryan Mbeumo (tengan) usai dirinya berhasil mencetak gol perdana Manchester United saat melawan Fulham di Old Trafford, Minggu (1/2/2026) malam WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Bola.com, Jakarta - Michael Carrick tetap bersikap realistis, meski awal kiprahnya bersama Manchester United berjalan mulus.

Kemenangan 2-0 atas Tottenham Hotspur, Sabtu malam kemarin, menandai empat kemenangan beruntun di Premier League sejak ia ditunjuk sebagai pelatih interim. Akan tetapi, Carrick menegaskan timnya belum "menemukan kunci kesuksesan" sepenuhnya.

Advertisement

MU menghadapi Spurs yang sempat bermain dengan 10 pemain setelah kapten Cristian Romero menerima kartu merah pada menit ke-29 karena menjatuhkan Casemiro.

Romero kemudian meminta maaf kepada rekan setimnya di ruang ganti atas insiden tersebut.

Kemenangan ini sekaligus menjadi yang pertama dalam dua tahun terakhir di mana MU mampu meraih empat kemenangan beruntun di Premier League, membawa mereka ke peringkat keempat dengan 44 poin, dua poin lebih banyak dibandingkan total musim lalu.


MU Tak Boleh Terlena

Penyerang Manchester United (MU), Bryan Mbeumo, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Tottenham Hotspur dalam lanjutan Premier League 2025/2026 di Old Trafford, Sabtu (7/2/2026). (AP Photo/Jon Super)

Carrick, yang menggantikan Ruben Amorim, menilai perubahan besar bukan hanya soal hasil, tetapi juga atmosfer dan keterlibatan pemain.

"Saya senang dengan buy-in, keterhubungan, dan bagaimana semua pemain benar-benar berinvestasi pada proses ini. Itu sangat penting," ujar Carrick.

"Kadang alur permainan bisa berbeda, kadang terlihat baik, kadang buruk. Tapi, berada di tempat yang tepat secara emosional membantu tim tampil konsisten, dan hari ini itu terbukti," imbuhnya.

Carrick juga menekankan pentingnya kesabaran dan kualitas permainan saat menghadapi lawan, apalagi ketika mereka harus mengelola pertandingan melawan tim yang kekurangan satu pemain.

"Empat pertandingan terakhir masing-masing sedikit berbeda. Tapi, kami tidak boleh terlena. Saya tidak duduk di sini berpikir 'semua sudah sempurna, kami sudah menguasai semuanya'. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, dan saya sadar betul itu," lanjutnya.

Di sisi lain, Carrick memuji kaptennya, Bruno Fernandes, yang tampil gemilang dan menjadi kunci kemenangan tim.


Frank Bela Romero

Casemiro dari Manchester United gagal mencetak gol saat pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Tottenham di Manchester, Inggris, Sabtu, 7 Februari 2026. (AP Photo/Jon Super)

Sementara itu, Tottenham harus menelan pil pahit. Thomas Frank, pelatih Spurs, membela Romero dan menegaskan bahwa kapten timnya itu jelas berusaha merebut bola saat insiden terjadi.

Frank juga mengonfirmasi bahwa Romero meminta maaf kepada rekan setim.

“Dia menyesal atas insiden itu. Dia meminta maaf kepada rekan-rekan di ruang ganti,” kata Frank.

"Romero adalah salah satu pemain terpenting kami. Saat performanya maksimal, ia bisa menjadi penggerak tim."

Kartu merah ini menambah catatan kelam Romero: sejak debutnya bersama Tottenham pada Agustus 2021, ia sudah menerima enam kartu merah di semua kompetisi, lebih banyak dibanding pemain Premier League lainnya dalam periode yang sama.


Tak Menyesali Keputusan

Cristian Romero dari Tottenham berjalan keluar lapangan setelah menerima kartu merah selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Tottenham di Manchester, Inggris, Sabtu, 7 Februari 2026. (AP Photo/Jon Super)

Statistik ini mengejutkan Frank, meski ia menegaskan tidak menyesal menobatkan Romero sebagai kapten.

Romero kini harus menjalani larangan bermain selama empat pertandingan, dimulai saat Spurs menjamu Newcastle pada Selasa mendatang. Tim juga kemungkinan kehilangan Destiny Udogie karena cedera saat berusaha meraih kemenangan pertama Premier League di 2026.

Frank menyadari bahwa Spurs masih kesulitan meraih kemenangan.

"Kami belum menang cukup banyak di Premier League. Namun, empat pertandingan terakhir menunjukkan ketahanan tim. Sebelumnya kami juga menunjukkan hal serupa, tapi hasilnya belum maksimal," ujar Frank.

"Tentu, performa harus didukung dengan konsistensi dan melakukan hal-hal yang benar agar hasil akhirnya bisa berubah," imbuhnya.

 

Sumber: The Independent

Berita Terkait