Bola.com, Jakarta - Marcos Reina memuji performa pemain Persik ketika mengalahkan Dewa United 2-1 pada pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Sabtu (7/2/2026) lalu.
Pelatih asal Spanyol itu tak cuma salut dengan cara anak asuhnya membantu proses Ernesto Gomez dan Jon Toral mencetak gol pada menit keempat dan ke-32. Tapi dia juga bangga Ezra Walian dkk. telah bermain spartan dengan gaya berbeda.
"Karena kondisi lapangan, kami bermain dengan cara berbeda di babak pertama dan kedua. Pertama kami main sangat bagus. Kedua, setelah hujan kami harus beradaptasi dengan situasi lapangan. Ini sangat buruk bagi kedua tim. Tapi saya bangga para pemain bermain seperti Macan," katanya.
Marcos Reina senang pasukannya menerapkan gaya khas Spanyolan, tiki taka, di babak pertama.
"Saya senang dengan penampilan di babak pertama. Tapi saya kecewa karena babak kedua tidak mungkin bermain tiki-taka. Ini adalah perang. Babak kedua, kami harus berjuang keras untuk mempertahankan kemenangan," ujarnya.
Lawan Tim Kuat
Lepas dari raihan poin sempurna, Marcos Reina menyebut Dewa United adalah tim kuat yang sulit ditundukkan.
"Kami senang bisa mengalahkan Dewa United, tim hebat dan materi pemain bagus dengan gaya berbeda. Ini modal berharga, karena di pertandingan berikutnya kami punya banyak opsi cara bermain," jelasnya.
Terkait aksi Ernesto Gomez dan Jon Toral, eks jurutaktik klub Ranger's di Liga Andorra ini menyatakan kehadiran mereka memberi warna baru permainan lini depan Persik.
"Kami datangkan pemain baru, karena kami tahu kualitas mereka. Ernesto dan Jon Toral pemain yang bisa menggiring bola, bisa masuk ke ruang, cetak gol, dan kasih assist," ucapnya.
Puji Ernesto Gomez
Khusus Ernesto Gomez, Marcos Reina mengacungi jempol dengan dedikasinya.
"Ernesto baru tiba di sini dan bergabung dengan tim. Dia datang usai penerbangan panjang dari Spanyol. Dia pasti jetlag, butuh adaptasi dan sebagainya. Tapi dia tampil luar biasa di debutnya," paparnya.
Berkat kemenangan ini Persik langsung melangkahi Dewa United nangkring di rangking ke-10 dengan 25 poin atau hanya selisih satu angka dari seterunya itu.