IBL 2026: SM Bandung Amankan Kemenangan Meyakinkan atas Hang Tuah Jakarta

Satria Muda Pertamina Bandung berhasil meraih kemenangan 77-57 atas Hangtuah Jakarta pada laga lanjutan IBL Gopay 2026.

BolaCom | Erwin SnazDiterbitkan 08 Februari 2026, 20:50 WIB
Point Guard Satria Muda Pertamina Bandung, Yudha Saputera, coba melewati kawalan point guard Hangtuah Jakarta, Aofar Hedyan, pada laga lanjutan IBL Gopay 2026 di Bandung Arena, Minggu (08/02/2026) sore WIB. Satria Muda berhasil menang 77-57 atas Hangtuah. (dok. Satria Muda Pertamina Bandung)

Bola.com, Bandung - Satria Muda Pertamina Bandung mengawali laga kontra Hangtuah Jakarta pada lanjutan IBL Gopay 2026 di Bandung Arena, Minggu (08/02/2026) sore WIB, dengan menurunkan Dame Diagne, Chad Brown, Jalen Jones, Yudha Saputera, dan Abraham Damar Grahita.

Kombinasi tersebut langsung menghadirkan keseimbangan antara agresivitas serangan dan disiplin pertahanan sejak menit awal, sekaligus menjadi fondasi kemenangan kedua beruntun Satria Muda setelah sebelumnya menaklukkan Bogor Hornbills.

Advertisement

Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi dan adu fisik sejak tip-off. Jalen Jones membuka keunggulan lewat dua poin pertama bagi Satria Muda, namun Hangtuah sempat mengambil kendali permainan dan membuat tuan rumah tertinggal di kuarter pembuka.

Meski begitu, Satria Muda tetap menjaga ritme dan menutup kuarter pertama dengan skor 17-20, sebelum memangkas selisih menjadi hanya satu poin saat halftime dengan kedudukan 38-39.

Kepercayaan pelatih Satria Muda, Djorje Jovicic, terhadap pemain lokal terlihat jelas melalui rotasi yang berani, termasuk beberapa momen ketika empat pemain lokal diturunkan bersamaan dengan satu pemain asing.

 


Bangkit di 2 Kuarter Terakhir

Satria Muda Pertamina Bandung meraih kemenangan 77-57 atas Hangtuah Jakarta pada laga lanjutan IBL Gopay 2026 di Bandung Arena, Minggu (08/02/2026) sore WIB. (dok. Satria Muda Pertamina Bandung)

Pendekatan ini memperkuat organisasi pertahanan sekaligus meningkatkan energi permainan. Memasuki kuarter ketiga, defense yang solid serta efektivitas dari garis tembakan bebas membuat Satria Muda membalikkan keadaan dan menjauh 59-50 atas Hangtuah.

Momentum tersebut terus terjaga pada kuarter terakhir, ketika tekanan konsisten di sisi pertahanan dan kontribusi kuat dari bangku cadangan membuat jarak poin semakin melebar hingga 20 angka sebelum pertandingan ditutup dengan kemenangan meyakinkan Satria Muda Pertamina 77-57.

Performa kolektif menjadi pembeda pada laga ini. Jalen Jones memimpin perolehan angka dengan 19 poin, sementara Jordan Ivy-Curry memberikan dampak besar dari bangku cadangan dengan tambahan 18 poin.

Dukungan Yudha Saputera dengan 13 poin serta Chad Brown dengan 10 poin menegaskan kedalaman skuad Satria Muda.

 


Kerja Sama Tim

Secara keseluruhan, Satria Muda tampil dominan dalam rebound, pergerakan bola, serta efisiensi serangan, sekaligus menahan produktivitas Hangtuah lewat pertahanan disiplin yang menghasilkan 24 assist dan kontrol permainan sepanjang laga.

"Ini benar-benar hasil kerja sama tim, seperti yang selalu kami lakukan. Coach selalu menekankan defense, karena dari situ kami membangun momentum dengan mendapatkan stops lalu berlari di transisi. Saat lawan bermain zona, kami tinggal mengeksekusi set play dengan disiplin," kata Jones.

"Semua pemain membawa energi, kami saling percaya, saling berbagi bola, dan mengikuti game plan dari pelatih. Itu yang membuat kami tampil solid sebagai satu tim di setiap pertandingan," tambah pemain asing asal Amerika Serikat tersebut.


Persiapan Matang

Hal senada disampaikan coach Djorje yang menilai persiapan matang menjadi kunci konsistensi tim.

"Setiap pertandingan kami selalu melakukan persiapan dengan menganalisis kekuatan lawan dan melihat di posisi mana mereka bisa menyerang kami. Fokus utama kami adalah melindungi ring terlebih dahulu, baru kemudian mencari cara menyerang dan mengeksploitasi kelemahan mereka,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan penyesuaian taktik yang dilakukan selama laga.

"Kami sempat bermasalah di posisi lima setelah foul cepat, jadi kami beralih ke plan B dengan rotasi dan help defense. Kami berhasil mengontrol paint, memaksa mereka mengambil tembakan sulit, lalu memaksimalkan transisi. Dari situ permainan jadi lebih mudah dan kami mencatat 24 assist," tutup Djorje.

Masih dalam edisi laga kandang. Selanjutnya, Satria Muda Pertamina Bandung akan menghadapi Kesatria Bengawan Solo pada Sabtu, 14 Februari 2026 di Bandung Arena.

Berita Terkait