Kata-kata Tomas Trucha Setelah PSM Akhiri Puasa Kemenangan dalam 7 Laga Terakhir di BRI Super League

Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, merasa lega setelah timnya mengakhiri puasa kemenangan dalam tujuh pertandingan beruntun di BRI Super League.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 08 Februari 2026, 22:30 WIB
PSBS Biak Vs PSM Makassar. (Bola.com/Dok.Instagram PSM Makassar).

Bola.com, Sleman - Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, merasa lega setelah timnya mengakhiri puasa kemenangan dalam tujuh pertandingan beruntun di BRI Super League 2025/2026.

Tim berjuluk Juku Eja itu sukses meraih tiga poin usai menumbangkan PSBS Biak dengan skor 2-1 pada pekan ke-20 BRI Super League di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (8/2/2026) sore WIB.

Advertisement

Dua gol PSM dilesakkan Rizky Eka Pratama pada menit ke-43 dan Gledson Paixao Da Silva (54'). Sementara itu, PSBS cuma mampu membalas lewat Ruyery Blanco pada menit ke-80.

"Kami tidak memulai dengan baik. Mungkin kami ingin lebih banyak menguasai bola, lebih agresif, jadi kami butuh waktu untuk menemukan tempo permainan," ujar Tomas Trucha seusai laga.

"Saya rasa kami mencoba beradaptasi dengan lapangan lebih lama dari yang seharusnya. Namun, setelah 20 atau 25 menit, saya yakin kami mulai mengendalikan lini tengah, mulai menguasai bola, dan akhirnya kami menciptakan peluang dan mencetak gol," lanjutnya.

 


Ulasan Pelatih

Tomas Trucha, pelatih PSM Makassar di BRI Super League 2025/2026. (Dok. ileague.id)

PSM sempat berada dalam posisi ideal setelah menggandakan keunggulan di awal paruh kedua. Namun, Tomas Trucha menilai timnya kembali kehilangan kendali permainan ketika leading dua gol.

"Itu adalah awal yang baik bagi kami di babak kedua. Kami mencetak gol kedua. Lalu setelah gol kedua itu, sekali lagi, kami berhenti bermain. Seharusnya kami lebih bisa mengontrol bola, menciptakan lebih banyak peluang, menahan bola di area lawan dan mencetak gol ketiga," katanya.

"Jadi ketika Biak mencetak gol balasan menjadi 2-1, menjadi sulit bagi kami untuk mengontrol bola dan jujur saja kami beruntung karena Biak punya dua peluang cetak gol yang mengenai tiang gawang," sambung pelatih asal Republik Ceko itu.

 


Berkat Kerja Keras Pemain

PSBS Biak menelan kekalahan 1-2 dari PSM Makassar pada laga pekan ke-20 BRI Super League di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu, (8/2/2026) sore WIB. (dok. PSBS Biak)

Meski memetik poin penuh, Trucha mengakui performa Juku Eja belum berada di level terbaik. Menurutnya, kemenangan kali ini ditentukan oleh karakter dan semangat juang para pemain, bukan kualitas permainan.

"Begitulah sepak bola kadang-kadang. Saat kami kalah, kami kalah lima kali berturut-turut dan seri dua kali. Ada pertandingan di mana kami kalah padahal kami bermain bagus, menjadi tim yang lebih baik dan punya peluang cetak gol," ucapnya.

"Hari ini kami bukan tim yang lebih baik dan menurut saya tidak cukup bagus, tapi mungkin karena karakter yang kuat dan semangat juang, serta pemain yang saling berjuang satu sama lain, kami berhasil menang."

"Tapi yang pasti kemenangan hari ini bukan karena permainan sepak bolanya, melainkan karena karakter," sebut pelatih berusia 54 tahun tersebut.

 


Bersyukur

Sementara itu, winger PSM, Rizky Eka Pratama, menyambut kemenangan tersebut dengan penuh rasa syukur. Ia berharap hasil positif ini bisa menjadi titik balik bagi tim untuk tampil lebih konsisten ke depannya.

"Alhamdulillah karena hasil ini sudah lama kami inginkan. Saya juga berterima kasih buat teman-teman yang sudah bekerja keras hingga kami bisa mendapatkan hasil yang positif," tuturnya.

"Semoga ini jadi momentum buat kami agar ke depannya bisa lebih baik lagi," tutup pemain berusia 26 tahun itu.

Kemenangan ini tidak membuat Juku Eja beranjak dari posisi ke-13 klasemen sementara BRI Super League. PSM mengumpulkan 23 poin dari 20 pertandingan yang dijalani.


Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait