Bola.com, Jakarta - Persib Bandung bakal berhadapan dengan Ratchaburi FC pada babak 16 besar ajang AFC Champions League Two 2025/2026.
Berikut sejumlah fakta menarik dari salah satu klub elite yang mewakili Thailand di kancah Asia tersebut.
Menurut jadwal, Persib Bandung akan terlebih dahulu menjalani laga tandang di markas Ratchaburi FC pada leg pertama. Duel ini bakal berlangsung di Dragon Solar Park, Ratchaburi, Rabu (11-2-2026) pukul 19.15 malam WIB.
Maung Bandung tentu harus berhati-hati dengan kekuatan klub yang berbasis di Provinsi Ratchaburi tersebut. Sebab, dalam beberapa musim terakhir, skuad asuhan Worrawoot Srimaka itu punya kiprah yang cukup impresif di level domestik.
Terbukti, mereka bisa merebut satu tiket untuk mewakili Thailand di ACL2 musim ini. Tidak hanya itu, ada beberapa catatan menarik lainnya dari klub yang memiliki julukan The Dragons ini.
Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.
Pencapaian Ratchaburi
Klub yang berbasis di provinsi Ratchaburi ini baru dibentuk pada 2004. Dalam perjalanannya yang sudah berumur 22 tahun, The Dragon sebetulnya belum memiliki catatan prestasi yang membanggakan di Negeri Gajah.
Di kasta tertinggi, mereka sama sekali belum pernah meraih gelar juara di tengah dominasi beberapa klub elite, seperti Buriram United, BG Pathum United, Chiangrai United, hingga Bangkok United.
Ratchaburi FC juga baru bisa mengamankan satu gelar juara Piala FA Thailand pada 2016. Sisanya, mereka hanya mampu merengkuh dua runner-up Piala Liga pada 2012 dan 2013, serta terakhir kali jadi runner-up Piala FA 2019.
Kiprah di Asia
Sejauh ini, Ratchaburi FC telah beberapa kali mewakili Thailand di level Asia. Debutnya terjadi pada 2021, ketika mereka berhasil menyegel peringkat keempat klasemen Thai League 1 2020/2021.
Posisi ini mengantarkan Ratchaburi FC merebut satu tiket untuk berpartisipasi di ajang AFC Champions League 2021.
Namun, The Dragon tak bisa berbicara banyak saat tergabung di Grup G bersama Pohang Steelers, Nagoya Grampus, hingga Johor Darul Takzim (JDT).
Dari enam pertandingan, mereka hanya sanggup mengamankan dua poin saja hasil dari bermain imbang melawan Pohang Steelers (0-0) dan JDT (0-0), sedangkan empat laga lainnya berakhir dengan kekalahan.
Komposisi Skuad Elite
Kesuksesan Ratchaburi FC bersaing di peringkat kedua klasemen sementara musim 2025/2026 serta lolos ke babak 16 besar ACL2 2025/2026 tak bisa dilepaskan dari komposisi skuadnya yang cukup mentereng.
The Dragons tercatat memiliki setidaknya 11 pemain asing. Nama-nama yang cukup mentereng ialah Denilson Junior dengan kontribusi 15 gol plus sembilan assist, Njiva Rakotoharimalala (tujuh gol dan tiga assist), hingga Guilherme Ferreira Pinto (satu gol dan tujuh assist).
Selain itu, ada lima pemain Timnas Thailand yang saat ini bergabung bersama mereka, dari Jonathan Khemdee, Thanawat Suengchitthawon, Jakkaphan Kaewprom, Adisorn Promrak, hingga Jaroensak Wonggorn.
Pemain Terkaya di Dunia
Dari seluruh nama pemain asing yang memperkuat Ratchaburi FC, satu di antara nama yang cukup menarik ialah Faiq Bolkiah. Tak asing dengan namanya? Ya, pemain asal Brunei Darussalam itu sempat tercatat sebagai pesepak bola terkaya di dunia.
Menurut artikel di Vanity Fair pada 2011, ayah Faiq yang bernama lengkap His Royal Highness Pengiran Digadong Sahibul Mal Pengiran Muda Jefri Bolkiah ibni Al-Marhum Sultan Haji Omar Ali Saifuddien Sa'adul Khairi Waddien, punya uang tunai yang nominalnya fantastis.
Laporan media asal Spanyol, Marca, pada medio 2020 bahkan menyebut jika keponakan Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah, itu memiliki kekayaan sebesar 20 miliar dolar AS hingga disebut sebagai "richest footballer in the world".
Meski begitu, kiprah Faiq bersama Ratchaburi FC tak begitu mentereng. Sejak bermain di sana pada musim 2022/2023, eks pemain Leicester U-23 itu jarang diturunkan. Musim ini pun ia hanya jadi penghangat bangku cadangan.