BRI Super League: Takut Kerusuhan 2019 Terulang Lagi, Polri Tak Beri Izin Laga Kandang Persik Kontra PSIM di Kediri

Persik Kediri harus kembali menjadi tim musafir saat menjamu PSIM

BolaCom | Gatot SumitroDiterbitkan 11 Februari 2026, 15:45 WIB
Bentrokan antarkelompok suporter Persik dan PSIM pada laga Liga 2 2019 di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Senin (2/9/2019), menelan puluhan korban luka-luka. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Bola.com, Kediri - Persik Kediri harus kembali menjadi tim musafir saat menjamu PSIM pada laga di pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026.

Pihak kepolisian setempat tak mengizinkan partai kandang digelar di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Jumat (13/2/2026).

Advertisement

Sebagai alternatif, Panpel Persik memindahkan pertandingan ke Stadion Gelora Joko Samudro Gresik. Ini kali ketiga Macan Putih harus terusir dari habitatnya sendiri.

“Polres Kediri Kota tak memberi izin karena history yang kurang baik. Pendukung kedua tim pernah terlibat bentrokan tahun 2019 saat kami berkompetisi di Liga 2 lalu. Karena tidak ada izin, terpaksa Persik harus mencari venue pengganti. Stadion Gelora Joko Samudro kembali jadi pilihan kami,” kata Ketua Panpel Persik, Tri Widodo.

Yang jadi pertanyaan cukup menggelitik, Widodo menyampaikan laga Persik melawan PSIM tanpa penonton. Baik suporter kedua tim maupun khalayak umum.

 


Trauma

Persik Kediri - Ilustrasi Logo Persik Kediri 2024 (Bola.com)

Dengan fakta ini, seharusnya pertandingan bisa dihelat di Kediri, sehingga trauma kerusuhan pertemuan Persik dengan PSIM 2019 lalu kecil kemungkinan terulang lagi.

“Jadi pertandingan digelar tanpa adanya penonton. Baik itu penonton tuan rumah maupun tim tamu,” jelasnya.

Sebelumnya, Persik telah dua kali meladeni Madura United dan Persebaya di Gresik pada putaran pertama lalu. Hasilnya kurang memuaskan, karena Ezra Walian dkk. dikalahkan Madura United 1-2 dan diimbangi Persebaya 1-1.

Di tengah perjuangan Persik mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya, muncul kekhawatiran mereka kemungkinan agak sulit melanjutkan tren positifnya seperti saat membekuk Bali United 3-2 dan Dewa United 2-1 di Kediri.


Tetap on the Track

Kiper Arema FC, Lucas Frigeri berduel udara dengan pemain Persik Kediri, Ezra Walian dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (11/01/2026). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Perpindahan venue tak akan mengurangi atmosfer persaingan kedua tim. Macan Putih sedang tersengat usai meraih dua kemenangan penting atas Bali United 3-2 dan Dewa United 2-1.

Ezra Walian dkk. berambisi melanjutkan tren positif untuk merebut kemenangan ketiganya lawan PSIM. Sementara PSIM sedang dalam penurunan performa.

Tiga partai terakhir, Laskar Mataram dua kali dijegal Persebaya 0-3 dan Borneo FC 1-2. Pekan lalu di kandang sendiri, Reva Adi cs. kecolongan poin dalam duel Derby Mataram dengan hasil imbang tanpa gol atas Persis.

Ini momentum bagi Persik dan PSIM untuk naik derajat. Jika mampu mengamankan tiga poin, Persik akan langsung naik tiga peringkat. PSIM yang sempat meramaikan persaingan papan atas ingin kembali ke jalurnya. Yuk kita kupas kekuatan kedua tim tersebut.


Posisi Persik

Berita Terkait