Bola.com, Milan - AC Milan mulai bergerak mencari penyerang haus gol untuk musim depan. I Rossoneri membidik satu target utama, yakni penyerang tengah yang sanggup mencetak 15 hingga 20 gol per musim.
Situasi di lini depan Milan memang belum sepenuhnya jelas. Santiago Gimenez disebut-sebut akan angkat kaki setelah Piala Dunia 2026 rampung. Selain itu, masa depan Christopher Nkunku dan Niclas Fullkrug masih menjadi tanda tanya.
Performa Nkunku pada paruh kedua musim ini akan sangat menentukan, sedangkan Fullkrug berstatus pinjaman dari West Ham United dengan opsi pembelian senilai 5 juta euro.
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, menginginkan sosok striker yang sudah teruji di liga besar, idealnya berpengalaman di Serie A. Tujuannya jelas, yakni meminimalkan risiko adaptasi dan menghindari perjudian yang berujung penyesalan.
Moise Kean, Opsi Realistis
Menurut laporan Tuttosport, nama Moise Kean kembali menghangat. Milan sejatinya sudah memantau sang striker sejak tiga setengah tahun lalu, ketika Direktur Teknik saat itu, Geoffrey Moncada, sempat coba memboyongnya.
Kini, profil Kean dinilai cocok dengan AC Milan. Sang pemain masih berusia 25 tahun, berpengalaman, dan punya ruang berkembang. Namun, memboyong Moise Kean dari Fiorentina bukan perkara mudah karena ada klausul rilis sebesar 62 juta euro yang aktif pada 1-15 Juli tahun ini.
Kean juga punya hubungan emosional dengan Allegri. Pelatih Milan itu pernah memberinya kepercayaan saat di Juventus, bahkan membelanya secara terbuka ketika mengalami musim tanpa gol dan mendapat kritik tajam.
Musim sulit itu berhasil ditebusnya lewat performa impresif bersama Fiorentina. Tak heran, AC Milan terus memantau situasinya.
Gaspol Gaet Dusan Vlahovic
Selain Kean, Direktur Olahraga AC Milan, Igli Tare, juga bergerak penyerang yang menjadi pilihan utama, yakni Dusan Vlahovic. Dalam beberapa pekan terakhir, Tare kembali menjalin komunikasi dengan agen sang pemain, Darko Ristic.
Vlahovic disebut tertarik tetap berkarier di Italia, yang sudah dianggapnya sebagai rumah kedua. Namun, persoalan utama ada di angka.
Tawaran kontrak empat tahun dengan gaji 6 juta euro per musim belum cukup memuaskan pihak Vlahovic, yang menginginkan bayaran dua digit. Di titik ini, negosiasi menjadi rumit.
AC Milan harus berhitung cermat agar tidak keluar dari parameter finansial klub. Jika tak ada klub yang memenuhi tuntutan gaji Vlahovic, bukan tak mungkin namanya kembali mengemuka di Milanello pada akhir musim, tentu dengan syarat yang lebih realistis.
Gabriel Jesus jadi Opsi Menarik
Di balik dua nama itu, ada satu kandidat lain yang tak kalah menggiurkan: Gabriel Jesus. Kontrak striker asal Brasil tersebut bersama Arsenal akan berakhir pada 30 Juni 2027, dan belum menunjukkan tanda-tanda mendapatkan perpanjangan.
AC Milan terus memantau situasi tersebut. Jika ada celah, I Rossoneri siap masuk. Setelah dua musim diganggu cedera, Gabriel Jesus kini kembali bugar dan berhasil merebut lagi posisi inti di lini depan Arsenal asuhan Mikel Arteta.
Menariknya, sang striker kini menunjuk agen asal Italia, Giovanni Branchini. Langkah ini dianggap sebagai sinyal kecil yang bisa saja membuka jalan menuju Serie A.
Pada 10 tahun lalu, Gabriel Jesus hampir merapat ke Inter sebelum akhirnya klub memilih Gabigol, keputusan yang kemudian dianggap blunder.
Lantas, siapa striker incaran yang akhirnya merapat ke AC Milan pada musim panas tahun ini?
Sumber: Tuttosport