AFC Champions League Two: Ratchaburi FC di Atas Angin, Persib Punya PR Besar untuk Comeback

Persib Bandung menelan kekalahan 0-3 dari Ratchaburi FC pada laga leg pertama 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026.

BolaCom | Muhammad FaqihDiterbitkan 13 Februari 2026, 05:30 WIB
Layvin Kurzawa menjalani debut bersama Persib Bandung saat bersua Ratchaburi FC pada laga leg pertama 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026 di Ratchaburi Stadium, Rabu (11/02/2026) dini hari WIB. Sayangnya, laga perdana Kurzawa bersama Persib berakhir dengan kekalahan 0-3. (dok. Persib Bandung)

Bola.com, Jakarta - Persib Bandung menelan kekalahan 0-3 dari Ratchaburi FC pada laga leg pertama 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026. Hasil tersebut menjadi pukulan telak bagi Persib yang berambisi lolos ke fase berikutnya.

Kekalahan pada leg pertama membuat peluang Tim Maung Bandung lolos ke-8 besar semakin berat. Pada pertemuan kedua di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (18/2/2026), Skuad Maung Bandung wajib meraih kemenangan dengan selisih minimal empat gol jika ingin lolos ke perempat final.

Advertisement

Tugas berat bagi pasukan Bojan Hodak untuk membalikan keadaan. Namun, dalam sepak bola semua hal bisa terjadi.

Ada beberapa pekerjaan rumah yang harus dibenahi Tim Maung Bandung untuk bangkit dan membalas kekalahan melawan Ratchaburi FC pada leg kedua 16 besar AFC Champions League Two musim ini.

 

 


Pertahanan Solid

Persib Bandung meraih kemenangan 2-0 atas Selangor FC pada laga lanjutan Grup G AFC Champions League Two di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Kamis (23/10/2025) malam WIB. (dok. Persib Bandung)

Pertahanan Persib Bandung menjadi sorotan utama pada leg pertama. Koordinasi antar pemain di lini belakang tidak berjalan dengan baik.

Duet Federico Barba dan Patricio Matricardi tidak tampil sesuai harapan. Beberapa kali keduanya kehilangan konsentrasi dalam mengantisipasi bola silang.

Kelemahan tersebut berhasil dimanfaatkan Ratchaburi FC untuk mencetak gol. Dua gol yang bersarang ke gawang Teja Paku Alam lahir melalui umpan silang yang gagal diantisipasi lini belakang Persib.


Penyelesaian Akhir

Andrew Jung, penyerang asal Prancis yang bermain di Persib Bandung pada BRI Super League 2025/2026. (Dok. ileague.id)

Persib sebenarnya punya banyak peluang untuk mencetak gol pada babak pertama. Namun, para penyerang Persib kurang tenang saat berada di kotak penalti lawan.

Sejak awal pertandingan, Tim Maung Bandung memasang Andrew Jung sebagai ujung tombak. Dia ditopang dua winger asal Brasil, Berguinho dan Uilliam Barros.

Persib coba menambah daya gedor dengan memasukan Sergio Castel saat tertinggal 2-0 pada babak kedua. Sayangnya, performa striker asal Spanyol tersebut masih jauh dari harapan.

 


Menekan Sejak Awal Pertandingan

Pada leg kedua, Persib harus tampil menekan pertahanan Ratchaburi FC sejak awal pertandingan. Hal tersebut dilakukan demi mengejar defisit gol.

Mencetak gol cepat bisa menjadi kunci kebangkitan. Gol cepat juga meningkatkan motivasi Thom Haye dkk., sekaligus memberikan tekanan besar bagi tim lawan.

 


Pemain Anyar Cepat Adaptasi

Sergio Castel dalam latihan perdana bersama Persib di Stadion GBLA, Kota Bandung, Sabtu (7-2-2026). (Bola.com/Erwin Snaz)

Dua rekrutan anyar Persib, Sergio Castel dan Layvin Kurzawa mencatatkan debutnya saat menghadapi Ratchaburi FC. Keduanya masuk sebagai pemain pengganti dibabak kedua.

Namun, kehadiran kedua pemain tersebut tidak memberikan dampak besar terhadap performa tim. Keduanya terlihat masih butuh waktu untuk beradaptasi dengan permainan tim

Dengan waktu persiapan yang tersisa, Layvin Kurzawa dan Sergio Castel diharapkan bisa segera nyetel dengan permainan tim

Berita Terkait