Jelang Arema FC Vs Semen Padang, Marcos Santos Minta Leo Guntara Seperti Hansamu Yama dan Rio Fahmi

Leo Guntara kini membela Arema FC. Padahal di putaran pertama, Leo jadi andalan sektor kiri pertahanan Semen Padang. Bahkan dia menjabat sebagai kapten tim.

BolaCom | Iwan SetiawanDiterbitkan 14 Februari 2026, 12:30 WIB
Marcos Santos, pelatih Arema FC di BRI Super League 2025/2026 asal Brasil. (Dok. ileague.id)

Bola.com, Malang - Pertemuan Arema FC dengan Semen Padang pada pekan 21 BRI Super League, Minggu (15/2/2026) akan jadi sebuah laga reuni bagi Leo Guntara.

Leo Guntara kini membela Arema FC. Padahal di putaran pertama, Leo jadi andalan sektor kiri pertahanan Semen Padang. Bahkan dia menjabat sebagai kapten tim.

Advertisement

Setelah hengkang ke Arema FC saat jendela transfer paruh musim, Leo tak menunggu waktu lama untuk bersua dengan mantan rekannya.

Hanya saja, Leo saat ini belum jadi pilihan utama Arema FC. Pekan lalu, ketika Arema menghadapi Persija, dia hanya tampil dalam 6 menit akhir.

Meski demikian, tidak menutup kemungkinan Arema FC memberikan menit bermain lebih banyak bagi Leo saat menghadapi Semen Padang, karena akan ada rotasi setelah Arema kehilangan bek kanan Rio Fahmi.

Ada opsi jika bek kiri utama Singo Edan, Ahmad Alfarizi digeser sebagai bek kanan. Sehingga sektor bek kiri akan diperebutkan Leo dan Iksan Lestaluhu.

 

Tampil Maksimal Hadapi Mantan Tim

Kapten tim Arema FC, Hansamu Yama Pranata (kiri) berebut bola dengan gelandang serang Persija, Witan Sulaeman saat pertandingan pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (8/2/2026). Menjamu Arema FC, Macan Kemayoran tumbang. (Bola.com/ Abdul Aziz)

Pelatih Arema FC, Marcos Santos berharap Leo Guntara bisa mengerahkan semua kemampuannya jika dapat kesempatan bermain.

“Leo harus lebih siap. Dia harus bermain seperti Hansamu Yama dan Rio Fahmi ketika menghadapi Persija pekan lalu,” kata Marcos.

Perlu diketahui, Hansamu dan Rio merupakan pemain yang dipinjam dari Persija. Namun, kedua pemain belakang itu tampil apik justru saat menghadapi klub asalnya.

Tidak ada rasa canggung atau setengah hati ketika berduel dengan rekan lamanya. Hal seperti itu yang diharapkan pelatih Arema FC bisa dilakukan Leo besok.


Lebih Paham Situasi Lawan

Sebenarnya, Leo punya modal bagus saat melawan Semen Padang. Dia paham seperti apa situasi mantan klubnya saat ini. Dimana titik lemah dan kelebihan Kabau Sirah sudah ada di dalam kepalanya.

Kini, tinggal bagaimana Leo bisa beradaptasi dengan skuad Singo Edan, karena dia jadi pemain terakhir yang direkrut Arema FC. Sehingga waktu adaptasinya paling singkat.

“Sekarang dia punya waktu yang agak lama untuk persiapan, karena saat lawan Persija mungkin hanya sekali latihan,” ujar Marcos.

Jika melihat pengalamannya, seharusnya Leo terbiasa dengan situasi seperti ini. Lantaran dia sudah beberapa kali membela tim besar, seperti Bali United, PSM Makassar dan Borneo FC. Dia tahu bagaimana mempercepat proses adaptasi.


Persaingan di BRI Super League

Berita Terkait