Pekan Lalu Disebut Bikin Kesalahan, Jay Idzes Kembali Jadi Andalan Pertahanan Sassuolo di Markas Udinese

Jay Idzes akan kembali memperkuat Sassuolo saat bertandang ke markas Udinese di lanjutan Serie A Liga Italia.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 14 Februari 2026, 15:30 WIB
Pemain Sassuolo, Jay Idzes (depan) berebut bola dengan pemain Inter Milan, Marcus Thuram dalam laga lanjutan Liga Italia 2025/2026 di Mapei Stadium, Minggu (08/02/2026) waktu setempat. (AFP/Piero Cruciatti)

Bola.com, Jakarta - Bek sekaligus kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali beraksi bersama klubnya, Sassuolo, di ajang Serie A akhir pekan ini. Sassuolo dijadwalkan menantang tuan rumah Udinese di Bluenergy Stadium Friuli, Minggu (15/2/2026).

Laga nanti merupakan pertandingan ke-25 dalam lanjutan persaingan di Serie A 2025/2026. Sassuolo baru saja terluka dihajar Inter Milan lima gol tanpa balas di hadapan pendukung sendiri.

Advertisement

Pertahanan I Neroverdi yang diperkuat Jay Idzes, Tarik Muharemovic, hingga kiper Arijanet Muric, diobok-obok Inter Milan. Padahal sebelumnya, Sassuolo berhasil mengamankan dua kemenangan beruntun.

Dalam kekalahan kontra Inter Milan, hampir seluruh penggawa Sassuolo mendapat penilaian buruk, terutama di sektor pertahanan. Bahkan Jay Idzes disebut ikut bermain jelek.

 


Terbawa Suasana

Pemain Sassuolo, Jay Idzes (kanan) mengumpan bola dibayangi pemain Inter Milan, Marcus Thuram dalam laga lanjutan Liga Italia 2025/2026 di Mapei Stadium, Minggu (08/02/2026) waktu setempat. (AFP/Piero Cruciatti)

Inter Milan berpesta gol yang dimulai dengan gol Yann Aurel Bisseck. Disusul gol dari Marcus Thuram. Gol-gol dari Lautaro Martinez, Manuel Akanji, dan Luis Henrique memastikan kemenangan Inter Milan.

Media Italia, Sassuolo News, mengulas performa anak asuh Fabio Grosso usai duel kontra Inter Milan. Rata-rata, para penggawa I Neroverdi memang bermain buruk. Bahkan penjaga gawang Arijanet Muric mendapat tiga poin.

Sementara Jay Idzes memperoleh penilaian di angka 4,5 oleh media yang berbasis di Reggio Emilia tersebut.

Meski bermain cukup solid di babak pertama, tapi Jay Idzes dianggap melakukan banyak kesalahan yang berujung pada bertambahnya gol Inter Milan hingga laga bubar.

"Jay Idzes berusaha bertahan sebisa mungkin, kemudian dia pun ikut terbawa suasana dan membuat terlalu banyak kesalahan, terutama di babak kedua pertandingan," ulas Sassuolo News saat itu.

 


Tetap Jadi Pilihan Utama

Pemain Sassuolo, Jay Idzes (kedua kiri) tak berkutik saat bola masuk ke gawang timnya dalam laga lanjutan Liga Italia 2025/2026 melawan Inter Milan di Mapei Stadium, Minggu (08/02/2026) waktu setempat. (AP Photo/LaPresse/Spada)

Kekalahan telak dari Inter Milan membuat pasukan Fabio Grosso tersendat di posisi ke-11 dengan nilai 29. Sassuolo wajib bangkit untuk mendulang angka di markas Udinese pada Minggu malam.

Udinese dalam tren yang mirip dengan Sassuolo. Mereka kalah dari Lecce akhir pekan lalu, setelah membungkus dua kemenangan krusial atas Verona dan AS Roma. Praktis laga nanti tidak akan mudah buat Sassuolo.

Dalam ulasan Sassuolo News terbaru menjelang duel versus Udinese, pelatih Fabio Grosso diperkirakan memilih formasi 4-3-3 dengan Arijanet Muric tetap menjadi starter reguler di mistar gawang, meski akhir-akhir ini sering melakukan blunder.

"Empat bek tengah dengan Sebastian Walukiewicz di kanan dan Josh Doig siap untuk dikukuhkan di sayap kiri. Untuk bek tengah, Grosso diperkirakan akan terus mengandalkan duet Jay Idzes dan Tarik Muharemovic," ulas media itu, Sabtu (14/2/2026).


Selalu Jadi Langganan

Pemain Sassuolo, Jay Idzes (kanan) berebut bola dengan pemain Inter Milan, Ange-Yoan Bonny dalam laga lanjutan Liga Italia 2025/2026 di Mapei Stadium, Minggu (08/02/2026) waktu setempat. (AFP/Piero Cruciatti)

Jay Idzes tak membutuhkan masa adaptasi yang lama di Sassuolo. Datang pada musim panas 2025, ia membuktikan diri bahwa kualitas dan kemampuannya dibutuhkan Sassuolo.

Absen di pertandingan pembuka, Jay Idzes kemudian tak pernah absen sejak pekan kedua hingga laga ke-24. Bahkan ia selalu menjadi starter, dan nyaris bermain 90 menit di tiap pertandingan.

Pekan lalu, Squawka menampilkan daftar pemain Serie A dengan performa memukau sepanjang musim 2025/2026. Termasuk pemain-pemain dengan jumlah intersep tertinggi, yang di dalamnya terdapat nama Jay Idzes.

Intersep dalam sepak bola adalah teknik bertahan untuk memotong, merebut, atau menghentikan operan lawan sebelum bola sampai ke pemain yang dituju.

Ini adalah aksi defensif penting untuk merebut penguasaan bola, mematahkan serangan, dan membutuhkan pembacaan arah bola serta penempatan posisi yang baik.

Khusus dalam daftar ini, Jay Idzes ada di peringkat kedelapan, dengan jumlah intersep 30 kali. Urutan teratas ada Victor Nelsson dari Hellas Verona dengan 44 kali intersep. Disusul Roberto Gagliardini juga dari Verona dengan 37 intersep.

Sumber: Sassuolo News


Persaingan di Serie A Liga Italia

Berita Terkait