Usai Drama Kartu Merah Kalulu, Bastoni Dihujani Hinaan dan Tutup Komentar Medsos

Alessandro Bastoni dihujani kritik, desakan agar ia dicoret dari Timnas Italia menguat.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 15 Februari 2026, 21:20 WIB
Pierre Kalulu menerima kartu merah di laga Inter Milan vs Juventus di pekan ke-25 Liga Italia 2025/2026 di Giuseppe Meazza, Minggu (15/02/2026) dini hari WIB. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Bola.com, Jakarta - Tekanan deras mengiringi kemenangan dramatis Inter Milan atas Juventus dalam Derby d'Italia di San Siro, Minggu (26-2-2026) dini hari WIB. Di tengah euforia hasil 3-2 untuk Nerazzurri, satu nama justru jadi sasaran kemarahan publik: Alessandro Bastoni.

Bek berusia 26 tahun itu terpaksa menonaktifkan kolom komentar di seluruh unggahannya di Instagram setelah menerima gelombang hinaan dan ancaman pascalaga.

Advertisement

Inter mengamankan kemenangan lewat gol bunuh diri Andrea Cambiaso serta aksi individu Pio Esposito dan Piotr Zielinski. Namun, pertandingan tak lepas dari polemik.

Bek Juventus, Pierre Kalulu, diusir wasit Federico La Penna pada menit ke-42 setelah dinilai melakukan pelanggaran yang berbuah kartu kuning kedua. Belakangan, keputusan itu dianggap keliru.

Bastoni berada tepat di pusat insiden. Ia menjatuhkan diri saat menerima tantangan Kalulu dengan tujuan membuat lawannya dikartu merah. La Penna tanpa ragu mengeluarkan kartu dan mengusir pemain Prancis tersebut.

Ironisnya, tayangan ulang memperlihatkan Bastoni jelas melakukan simulasi untuk meyakinkan wasit. Ia bahkan terlihat merayakan keputusan tersebut.

Situasi makin rumit karena saat itu Bastoni sudah mengantongi kartu kuning. Seandainya ia dihukum karena berpura-pura dilanggar, ia pun akan diusir.


Banjir Kritik dan Desakan Dicoret dari Timnas Italia

Pierre Kalulu dari Juventus bereaksi setelah mendapat kartu merah selama pertandingan Serie A antara Inter Milan dan Juventus, Minggu (15-2-2026) dini hari WIB di Milan, Italia. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Sejak peluit akhir berbunyi, kritik datang dari berbagai arah, dari suporter, pengamat, hingga kalangan perwasitan. Ada pula yang menilai tindakannya tak pantas dan meminta agar ia dicoret dari Timnas Italia.

Legenda Juventus yang kini menjadi pundit televisi, Alessandro Del Piero, termasuk yang mengecam aksi simulasi tersebut. Penunjuk wasit Serie A, Gianluca Rocchi, juga menyoroti perilaku Bastoni.

Jurnalis TMW, Luca Calamai, pada Minggu mempertanyakan apakah pemain seperti itu layak mewakili Italia di panggung dunia. Ia bahkan mendesak pelatih Gli Azzurri, Gennaro Gattuso, dan Presiden FIGC, Gabriele Gravina, untuk mempertimbangkan pencoretan sang bek.

Komentar serupa datang dari pengamat Milan, Alessandro Jacobone, yang menulis di X.

"Gattuso benar-benar perlu mempertimbangkan untuk meninggalkannya di rumah, sikap tidak sportif yang ditunjukkan Bastoni tidak sejalan dengan nilai-nilai Azzurri."

Seorang pendukung lainnya menulis: "Kami sedang menyaksikan Olimpiade (musim dingin), yang membawa kebanggaan bagi negara. Karakter dan sikap seperti ini merusak semua hal baik yang kitai lakukan di tempat lain. Saya rela melewatkan Piala Dunia, saya tidak ingin pergi ke sana dengan perasaan malu."


Intervensi Media Sosial

Gelandang Inter Milan asal Polandia bernomor punggung 7, Piotr Zielinski, merayakan gol ketiga timnya bersama pelatih Inter Milan asal Rumania, Cristian Chivu, selama pertandingan Serie A Italia antara Inter Milan dan Juventus di Stadion San Siro di Milan, Minggu dini hari WIB. (Piero CRUCIATTI/AFP)

Sebagian kritik berubah menjadi serangan personal. Hinaan dikirim langsung ke akun Bastoni, memaksanya menutup kolom komentar di seluruh unggahan Instagram.

Hingga berita ini diturunkan, ia belum menyampaikan pernyataan publik apa pun sejak derby berakhir.

Kontroversi ini turut memicu saling tuding dan permintaan maaf dari pihak Juventus serta otoritas Serie A. Sejumlah surat kabar Italia pada edisi Minggu bahkan menyebut derby tersebut dirusak oleh kesalahan keputusan wasit.

 

Sumber: Football Italia

Berita Terkait