Rekor! Nottingham Forest Angkat Vitor Pereira, Manajer ke-4 pada Liga Inggris Musim Ini: Belum Pernah Terjadi di Era Premier League

Nottingham Forest resmi menunjuk Vitor Pereira sebagai manajer anyar dengan kontrak 18 bulan hari Minggu (15/02/2026).

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 15 Februari 2026, 21:30 WIB
Vitor Pereira saat masih menjadi Manajer Wolves(AP Photo/Sean Ryan)

Bola.com, Jakarta - Nottingham Forest resmi menunjuk Vitor Pereira sebagai manajer anyar dengan kontrak 18 bulan hari Minggu (15/02/2026).

Manajer asal Portugal berusia 57 tahun itu menjadi jurutaktik keempat Nottingham Forest musim ini: sebuah rekor yang belum pernah terjadi dalam sejarah Premier League.

Advertisement

Tercatat sebelumnya tak pernah ada klub yang menyelesaikan satu musim dengan empat manajer permanen berbeda. Pereira menggantikan Sean Dyche, yang dipecat usai hasil imbang tanpa gol melawan Wolves.

Saat ini Forest berada di peringkat ke-17, hanya unggul tiga poin dari zona degradasi. Dalam 10 laga terakhir, mereka hanya meraih dua kemenangan. Tugas Pereira jelas: menyelamatkan Forest dari jurang degradasi.

 

 

 


Debut Berat: Nottingham Forest Vs Fenerbahce Lanjut Liverpool

Vitor Pereira saat masih menjadi Manajer Wolves. (Paul ELLIS / AFP)

Laga pertama Pereira langsung berat. Ia akan memimpin Nottingham Forest pada leg pertama play-off fase knockout Liga Europa melawan mantan klubnya, Fenerbahce di Turki.

Setelah itu, Forest harus menjamu Liverpool di Premier League pada 22 Februari. Dua ujian awal yang bisa langsung menentukan arah musim mereka.

Yang pasti Pereira sebelumnya pernah bekerja sama dengan pemilik Forest, Evangelos Marinakis, saat menangani Olympiacos.

Dalam enam bulan masa jabatannya pada 2014-15, ia sukses mempersembahkan gelar liga dan Piala Yunani sebelum hijrah ke Fenerbahce.

Di Inggris, Pereira sempat menangani Wolverhampton Wanderers selama 11 bulan. Ia membantu Wolves bertahan musim lalu, tetapi dipecat pada November setelah start buruk dengan hanya dua poin dari 10 laga awal.

Sumber: BBC 

 


Yuk Lihat Peta Persaingan

Berita Terkait