Arteta Ajak Arsenal Bersatu setelah Tersandung Lagi: Balapan Gelar Liga Inggris Makin Panas

Mikel Arteta menegaskan bahwa saat ini adalah momen bagi seluruh skuad Arsenal untuk tetap kompak.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 20 Februari 2026, 06:15 WIB
Mikel Arteta memberikan instruksi pada skuad Arsenal di laga lawan Manchester City di pekan kelima Liga Inggris 2025/26 di Emirates Stadium, Minggu (21/09/2025). (AP Photo/Kin Cheung)

Bola.com, Jakarta - Harapan Arsenal untuk menjuarai Premier League kembali mendapat ujian. The Gunners gagal mengamankan kemenangan setelah hanya bermain imbang 2-2 saat bertandang ke markas Wolverhampton Wanderers.

Dalam laga tersebut, Arsenal sebenarnya sempat berada di atas angin. Tim asuhan Mikel Arteta unggul dua gol lebih dulu sebelum tuan rumah bangkit dan memaksa pertandingan berakhir tanpa pemenang.

Advertisement

Hasil ini menambah tekanan dalam perburuan gelar musim ini. Arsenal kembali kehilangan poin penting setelah sebelumnya juga gagal menang, membuat persaingan di papan atas semakin ketat.

Situasi semakin menarik karena pesaing utama, Manchester City, masih membayangi dengan selisih poin yang bisa dipangkas. Bahkan, skenario musim-musim sebelumnya berpotensi terulang ketika City sukses mengejar Arsenal di fase akhir kompetisi.

 


Arteta Minta Tim Tetap Bersatu

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menerima kekalahan 3-5 timnya dari Manchester United lewat drama adu penalti, setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit pada laga putaran ketiga Piala FA di Stadion Emirates, Minggu (12/1/2025) malam WIB. (AP Photo/Kin Cheung)

Mikel Arteta menegaskan bahwa saat ini adalah momen bagi seluruh skuad Arsenal untuk tetap kompak. Ia menilai para pemain sudah menunjukkan sikap dan keinginan yang tepat, meskipun hasil di lapangan belum sesuai harapan.

"Saya akan menjadi orang pertama yang berada dekat dengan mereka karena ini tidak ada hubungannya dengan sikap atau keinginan. Justru sebaliknya," ujar Arteta menegaskan dukungannya kepada para pemain.

Pelatih asal Spanyol itu juga menilai gol-gol yang bersarang ke gawang timnya datang dari situasi yang jarang terjadi. Namun menurutnya, tim tetap harus belajar dari kesalahan tersebut agar bisa segera bangkit.

"Ini bagian dari sepak bola. Ada momen ketika sesuatu berjalan tidak sesuai rencana, dan hari ini itu terjadi. Jika melihat bagaimana kami kebobolan dua gol tanpa banyak peluang lain, itu cukup jarang, tetapi bisa terjadi," lanjutnya.

 


Fokus ke Derby London Utara

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, berdiri di tepi lapangan saat pertandingan Liga Inggris melawan Manchester United di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026). (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Setelah hasil mengecewakan di Molineux, Arsenal langsung dihadapkan pada laga besar berikutnya. Mereka akan bertandang menghadapi rival sekota, Tottenham Hotspur, dalam derby London Utara yang selalu sarat gengsi.

Arteta ingin para pemain membawa rasa kecewa dari laga sebelumnya sebagai motivasi tambahan. Ia berharap timnya bisa menunjukkan respons positif ketika kembali turun ke lapangan.

"Kami harus melewati rasa sakit ini dan melihat diri sendiri di cermin. Kami harus memahami apa yang dibutuhkan permainan sekarang, dan kesempatan berikutnya datang pada hari Minggu," katanya.

"Perasaan itu harus kami simpan untuk ditunjukkan di pertandingan berikutnya."

 


Saka Tetap Optimistis Arsenal Masih Punya Kendali

Sementara itu, bintang muda Arsenal, Bukayo Saka, mengakui hasil imbang tersebut terasa mengecewakan bagi timnya. Meski begitu, ia masih yakin peluang Arsenal untuk menjuarai liga belum tertutup.

Gol yang dicetak Saka dalam pertandingan itu juga memiliki arti tersendiri. Ia baru saja menandai kontrak baru berdurasi lima tahun dan akhirnya kembali mencetak gol liga setelah cukup lama menunggu.

"Kami sangat kecewa dengan hasil ini. Itulah cara terbaik untuk menggambarkannya," kata Saka.

Ia juga menilai pertandingan berjalan dengan dua wajah berbeda. Arsenal tampil sangat baik di babak pertama, tetapi mengalami penurunan performa setelah jeda.

"Di babak pertama kami memulai dengan sangat baik, tetapi di babak kedua level permainan kami menurun dan kami dihukum karena itu," lanjutnya.

Menjelang derby melawan Tottenham, Saka menegaskan bahwa Arsenal masih memegang kendali atas nasib mereka sendiri. Menurutnya, fokus utama tim sekarang adalah memperbaiki kesalahan dan kembali meraih kemenangan.

"Pertandingan berikutnya sangat penting. Kami tahu sisa laga yang ada harus dimenangkan, dan semuanya masih berada dalam kendali kami," tegasnya.


Persaingan di Liga Inggris 2025/2026

Berita Terkait