Jay Idzes sampai Miliano Jonathans, Parade Pemain Naturalisasi Andalan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Yuk simak ulasan menarik Bola.com mengenai pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang bisa diandalkan di FIFA Series 2026 berikut ini.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 20 Februari 2026, 08:00 WIB
Timnas Indonesia - Ilustrasi Jay Idzes (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia di bawah naungan pelatih John Herdman menatap laga krusial bulan depan di FIFA Series 2026. Dalam ajang tersebut, Indonesia menyandang status tuan rumah, akan bermain dua kali dalam kurun waktu 27-30 Maret 2026.

Selain Indonesia, ada Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan St. Kitts and Nevis di grup ini. Timnas Indonesia dijadwalkan bakal melawan Saint Kitts dan Nevis pada 27 Maret 2026. Tim pemenang akan bertemu di final pada 30 Maret 2026.

Advertisement

Menarik untuk dinantikan adalah peran alias kontribusi dari keberadaan pemain-pemain naturalisasi milik Timnas Indonesia. Diketahui banyak pemain keturunan yang dimiliki skuad Garuda bermain di Eropa, dan bisa diandalkan.

Yuk simak ulasan menarik Bola.com mengenai pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang bisa diandalkan di FIFA Series 2026 berikut ini.

 


Jay Idzes

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman (kiri), saat menyambangi Jay Idzes yang sedang berlatih bersama Sassuolo. (dok. Sassuolo)

Sosok Jay Idzes jelas akan menjadi pemain dengan peran utama di jantung pertahanan Timnas Indonesia. Ia adalah bek andalan sekaligus kapten skuad Garuda dengan 16 caps sejauh ini.

Yang paling menonjol darinya adalah Jay Idzes merupakan satu di antara bek potensial di Serie A. Ia menjadi andalan Sassuolo dengan jumlah 24 pertandingan sejak digaet pada awal musim ini.

Jay Idzes menjadi tembok kukuh di depan gawang Sassuolo musim ini bersama Tarik Muharemovic. Bahkan, pemain berusia 25 tahun itu termasuk pemain dengan jumlah intersep tertinggi.

 


Emil Audero

Ekspresi kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, saat laga melawan China dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Kamis (5/6/2025). (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Berikutnya ada Emil Audero, kiper Cremonese yang menggila musim ini. Audero juga sudah menjadi bagian dari Timnas Indonesia sejak debutnya pada Juni tahun lalu, dan mengantongi empat caps bersama skuad Garuda.

Emil Audero sangat diandalkan di bawah mistar gawang Cremonese. Ia memainkan 21 laga sejauh ini, dan termasuk kiper dengan nilai tinggi di Serie A.

Terkini, Emil Audero baru saja dipilih sebagai kiper terbaik pekan ke-25 Serie A 2025/2026, setelah bermain draw 0-0 melawan Genoa pada akhir minggu lalu. Hasil tanpa gol Cremonese melawan Genoa kemarin menjadikan Emil Audero sudah mengukir tujuh clean sheet alias tak kebobolan selama musim ini.

Sebuah catatan yang tidak main-main. Mengingat sebagai tim, Cremonese bukan yang terkuat di Liga Italia 2025/2026. Bahkan, di beberapa kesempatan mereka kerap dihajar tim lain dengan skor besar.

 


Miliano Jonathans

Pemain Timnas Indonesia, Miliano Jonathans, saat melawan Timnas Lebanon dalam laga FIFA Matchday 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (8/9/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, punya senjata lainnya pada diri Miliano Jonathans. Penyerang sayap berusia 21 tahun itu sedang menikmati peminjaman Excelsior di Eredivisie Belanda.

Miliano Jonathans kembali menambah jam terbangnya di Excelsior saat menjamu AZ Alkmaar pada pekan ke-23 Eredivisie di Stadion Woudestein, Sabtu (14/2/2026) malam WIB. Sayangnya, Excelsior kalah 1-2 di pertandingan ini.

Miliano Jonathans baru masuk di menit ke-79, menggantikan Derensili Sanches Fernandes. Sepanjang permainannya, Jonathans mendapat rating 6,2 setelah menciptakan satu peluang, melepaskan satu umpan silang, mengambil satu sepak pojok, dan sekali melakukan recoveries.

Ini merupakan laga keenamnya secara beruntun sejak dipinjam dari Utrecht. Kini Excelsior turun ke peringkat 13 dengan nilai 26. Jangan salah, pria dengan julukan Pangeran Depok itu langsung nyetel bersama Excelsior dengan mengukir dua gol.

 


Kevin Diks

Kevin Diks saat menjalani laga debut bersama Timnas Indonesia pada pertandingan kontra Jepang di matchday kelima Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (15/11/2024). (Bola.com/Abdul Aziz)

Kemudian ada Kevin Diks, pemain yang kini meroket bersama Borussia Monchengladbach di Bundesliga Jerman. Ia digaet Monchengladbach dari FC Copenhagen secara gratis pada tahun lalu. Ia diikat kontrak hingga 2030 oleh tim berjulukan Die Fohlen tesebut.

Diks dengan cepat beradaptasi di lingkungan klub barunya dan kultur Bundesliga. Buktinya adalah dengan 19 penampilan sejauh ini, ia selalu menjadi starter di 18 laga bersama Monchengladbach.

Tidak hanya menjadi palang pintu pertahanan yang kukuh dan solid, pemain berusia 29 tahun itu juga sudah mengemas tiga gol (seluruhnya via penalti), dan lima kartu kuning. Kevin Diks total bermain 1.601 menit dengan rata-rata rating 6,99 per pertandingan.

Kevin Diks menjalani debut di Timnas Indonesia pada November 2024, dan sudah bermain sebanyak 8 laga dan mencetak dua gol untuk tim Merah-Putih.

 


Justin Hubner

Pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner, saat melawan Jepang pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (15/11/2024) malam WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Satu nama lagi yang sangat berpeluang menjadi andalan Timnas Indonesia di FIFA Series bulan depan, adalah Justin Hubner. Bek yang dikenal tanpa kompromi saat di atas lapangan ini, sedang menyala bersama Fortuna Sittard di Eredivisie.

Pemain berusia 22 tahun yang menjadi anggota inti Fortuna Sittard di Eredivisie. Padahal Hubner baru digaet pada awal musim ini, ia menunjukkan kemampuannya untuk bersaing. Enam laga menjadi starter dari 15 total penampilannya musim ini di Eredivisie, menjadi pencapaian mengesankan.

Pria yang dijuluki El Preman tersebut selalu bermain penuh dalam empat laga beruntun Fortuna Sittard. Hubner juga telah mengoleksi satu gol plus satu assist. Bersama skuad Garuda, Hubner telah mengoleksi 15 caps.

Justin Hubner yang punya karakter semangat membara ini, akan banyak membantu meningkatkan motivasi seluruh rekan setimnya. Ia juga dikenal lewat permainan ngeyel, ngotot, dan tak takut berduel secara fisik.

Berita Terkait