Bola.com, Jakarta - Situasi sulit sedang dihadapi Madura United di kompetisi musim ini. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrap itu belum juga menemukan jalan keluar dari periode negatif yang menghantui dalam beberapa pekan terakhir.
Serangkaian hasil kurang memuaskan membuat posisi Madura United di klasemen menjadi rawan. Tim yang diperkuat Lulinha tersebut kini tertahan di papan bawah dan mulai merasakan tekanan persaingan yang semakin ketat.
Dalam enam pertandingan terakhir, Madura United sama sekali belum mampu memetik kemenangan. Situasi ini tentu menjadi alarm serius, mengingat jarak mereka dengan zona degradasi kini semakin tipis.
Kondisi tersebut membuat seluruh elemen tim harus bekerja lebih keras untuk membalikkan keadaan. Apalagi, laga penting sudah menanti di depan mata yang bisa menentukan arah perjalanan mereka ke depan.
Evaluasi Pelatih atas Performa Tim
Pelatih Carlos Parreira menilai anak asuhnya sebenarnya menunjukkan perkembangan dari sisi permainan. Namun, ada beberapa aspek penting yang masih menjadi pekerjaan rumah.
"Di putaran kedua ini sebenarnya ada perkembangan dari sisi permainan. Namun, kurangnya ketenangan di momen krusial dan detail kecil yang kurang maksimal membuat hasil belum sesuai harapan," ujar Parreira.
"Sepak bola sering ditentukan oleh efektivitas, dan itu yang sedang kami benahi bersama," lanjutnya.
Menurut sang pelatih, timnya sebenarnya memiliki potensi untuk meraih hasil lebih baik. Hanya saja, faktor ketenangan dan ketajaman dalam situasi penting masih harus ditingkatkan.
Penyesuaian Program Latihan Saat Ramadan
Madura United juga mulai melakukan penyesuaian dalam program latihan tim selama bulan suci Ramadan. Langkah ini diambil agar para pemain tetap bisa menjaga kondisi fisik tanpa mengganggu ibadah puasa.
Pengaturan intensitas dan waktu latihan menjadi fokus utama tim pelatih. Mereka ingin memastikan para pemain tetap berada dalam kondisi optimal sepanjang periode tersebut.
"Secara mental, para pemain tetap fokus dan termotivasi. Kami juga memastikan nutrisi dan proses recovery berjalan dengan baik," jelas Parreira.
Pendekatan ini diharapkan dapat membantu Madura United menjaga performa tim sekaligus mempersiapkan diri menghadapi pertandingan-pertandingan penting ke depan.
Derby Jawa Timur Jadi Ujian Berikutnya
Tantangan berat sudah menanti Madura United pada laga selanjutnya. Mereka akan menghadapi rival regional, Arema FC, dalam duel panas Derby Jawa Timur.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Gelora Madura Ratu Pamellingan, Pamekasan, Sabtu (20/2/2026) malam WIB. Laga ini menjadi momen penting bagi Madura United untuk bangkit sekaligus menjauh dari zona berbahaya.
"Bermain di kandang menjadi motivasi tambahan bagi kami untuk memberikan hasil terbaik bagi suporter. Ini laga penting, jadi semua elemen tim bekerja maksimal sepanjang pekan ini," tutup Parreira.