Mauricio Souza Berikan Penjelasan Komprehensif tentang Alasan Belum Sering Mainkan 7 Pemain Baru Persija

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengisyaratkan kegerahannya karena terus-terusan ditanya mengenai peluang bermain pemain baru. Arsitek asal Brasil itu memutuskan untuk melepaskan unek-uneknya.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 20 Februari 2026, 09:45 WIB
Shayne Pattynama gabung Persija Jakarta. (Dokumentasi Persija)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengisyaratkan kegerahannya karena terus-terusan ditanya mengenai peluang bermain pemain baru. Arsitek asal Brasil itu memutuskan untuk melepaskan unek-uneknya.

Persija total mendatangkan tujuh wajah gres dalam bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 pada 10 Januari-6 Februari tahun ini.

Advertisement

Ketujuhnya ialah Fajar Fathur Rahman, Alaeddine Ajaraie, Shayne Pattynama, Paulo Ricardo, Mauro Zijlstra, Cyrus Margono dan Jean Mota.

Namun, dari tujuh pemain itu, baru Alaeddine yang kerap dipercaya Souza bermain sejak menit awal. Sisanya lebih sering sebagai pengganti, bahkan beberapa di antaranya masih duduk manis di bangku cadangan.


Pembuka dari Mauricio Souza

Cyrus Margono diperkenalkan sebagai pemain baru Persija Jakarta, Jumat (6/2/2026). (Dok. Persija)

Khusus Cyrus dan Jean Mota, kondisinya perlu diwajarkan karena baru bergabung dengan Persija di deadline day bursa transfer paruh musim BRI Super League.

Keduanya masuk daftar susunan pemain (DSP) Persija ketika menang 1-0 di kandang Bali United pada 15 Februari 2026, namun belum dimainkan.

Keduanya berpeluang menjalani debut dengan Persija yang akan menjamu PSM Makassar dalam pekan ke-22 BRI Super League di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, pada Jumat (20/2/2026) malam WIB.

"Ya… Jean adalah pemain hebat. Dia bermain di berbagai tim ternama. Kami tidak meragukan kualitas yang dia miliki," ujar Souza.

"Namun, seperti yang selalu saya katakan kepada semua orang, ini adalah Persija. Siapa pun yang mengenakan jerseynya memiliki kualitas. Dan siapa pun yang saya pilih harus memberikan hasil terbaik," jelas Souza.


Jawaban Mauricio Souza

Jean Mota saat memperkuat Inter Miami. (AFP/Megan Briggs)

Souza menilai sorotan yang terus ditujukan kepada para pemain baru seolah mengesampingkan kontribusi para pemain lama yang selama ini menjadi bagian penting Persija.

"Selama beberapa waktu ini, kalian hanya berbicara tentang pemain-pemain baru. Seolah-olah semua pemain baru yang datang lebih baik daripada pemain yang sudah ada di sini," ucap Souza.

"Seolah-olah kami punya kewajiban untuk menurunkan pemain yang baru saja datang ke lapangan demi memuaskan kalian dan beberapa suporter, ya?".

"Saya yang bersama mereka setiap hari. Saya yang tahu kondisi saat mereka datang. Dan saya yang akan menentukan kapan momen mereka untuk debut," ungkap Souza.


Bertanya Balik

Persija Jakarta, Mauricio Souza, saat memimpin timnya menghadapi Persib Bandung pada laga pekan ke-17 BRI Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Minggu (11/1/2026) sore WIB. Dalam duel tersebut, Persija takluk 0-1 dari Persib. (Bola.com/Abdul Aziz)

Souza tidak bisa menurunkan sembarang pemain jika kondisinya masih belum ideal, misalnya Jean Mota, yang terakhir kali tampil pada 9 November 2025 dengan klub lamanya di Brasil, Vila Nova.

"Selama beberapa waktu hanya terdengar pembicaraan tentang pemain baru. Tetapi kalian… Apakah ada yang tahu berapa lama pemain-pemain ini tidak bermain? Tidak berlatih?" kata Souza.

"Jika saya bertanya sekarang, kapan pertandingan terakhir Jean Mota, apakah kalian bisa menjawab?" tuturnya bertanya.


Persaingan Shayne Pattynama-Dony Tri Pamungkas

Duel antara Rio Fahmi (kiri) dan Dony Tri Pamungkas (kanan) saat pertandingan Persija Jakarta vs Arema FC BRI Super League pekan ke-20 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (8/2/2026) malam WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Souza lalu membahas tentang persaingan Shayne Pattynama dengan Dony Tri Pamungkas di fullback kiri Persija.

Shayne datang ke Persija dengan kondisi yang baru pulih dari cedera hamstring yang membuatnya absen pada Oktober 2024-Januari 2025.

Sementara Dony Tri adalah pilihan utama Souza, yang bahkan berhasil memenangkan persaingan dengan Alan Cardoso, bek sayap kiri asal Brasil, yang dilepas Persija ke Bhayangkara FC pada bursa transfer paruh musim BRI Super League.

"Silakan cek dulu. Sebelum kalian berbicara, kalian harus mengecek. Sebelum terus-menerus membahas pemain baru, pemain baru, pemain baru… Kalian seharusnya mengecek terlebih dahulu. Pattynama adalah pemain hebat. Dony juga," imbuh Souza.

"Dan tidak ada alasan bagi saya untuk mencadangkan Dony demi memuaskan keinginan kalian melihat pemain baru di lapangan. Dony mungkin satu di antara pemain paling konsisten di tim saya," tuturnya.


Pasang Badan ke Pemainnya

Alaeddine Ajaraie saat Persija Jakarta menjamu Madura United dalam laga pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (23/1/2026). (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Selain itu, Souza juga menyinggung beberapa nama lainnya seperti Gustavo Almeida, Cyrus Margono, Andritany Ardhiyasa, hingga Alaaeddine Ajaraie.

"Banyak dari kalian mengkritik Gustavo. Ada yang meminta Cyrus yang baru datang untuk menggantikan… Di depan Dony Tri… Atau kiper Andritany. Jadi, pertama-tama kita harus menganalisis," ucap Souza.

"Alaaeddine tidak bermain bagus melawan Arema FC dan dia dihakimi hanya karena satu pertandingan buruk. Oleh sebagian besar pers, dia seharusnya tidak bermain melawan Bali United. Namun, saat melawan Bali United dia bermain sangat baik," terang juru taktik berusia 50 tahun tersebut.


Jadi, Pemain Baru Permintaan Mauricio Souza atau Bukan?

Mauro Zijlstra resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Persija Jakarta, Rabu (4/2/2026). (Dok. Persija)

Souza kembali menekankan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangannya, dengan pertimbangan performa, kesiapan fisik, dan kebutuhan taktik di setiap pertandingan.

"Saya ingin mengatakan sekali lagi kepada kalian bahwa saya sangat percaya pada tim saya. Tidak ada yang akan bermain karena nama besar. Mereka akan bermain karena performa," kata mantan nakhoda Madura United itu.

Jadi, sebelum melakukan apa yang kalian lakukan beberapa hari ini, cobalah juga menghormati pemain yang sudah ada di sini. Dan ketika saya merasa mereka harus bermain, mereka akan bermain," papar Souza.

Namun, situasi ini turut memantik pertanyaan apakah keberadaan tujuh pemain baru Persija di pertengahan musim berasal dari permintaan Souza atau tidak.


Persaingan Musim Ini

Berita Terkait