FIFA Janjikan Rp844 Miliar untuk Stadion Baru di Gaza: Harus Membangun Harapan

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menekankan rekonstruksi tidak hanya soal infrastruktur fisik, tapi juga membangun harapan dan kepercayaan, yang dalam dunianya, menyangkut makna sepak bola.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 20 Februari 2026, 13:45 WIB
Gianni Infantino, Presiden FIFA, melambaikan tangan kepada penonton sebelum pertandingan babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025 antara CR Flamengo dan FC Bayern München di Hard Rock Stadium pada 29 Juni 2025 di Miami Gardens, Florida. (Michael Reaves/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengumumkan federasi sepak bola dunia itu akan menyumbangkan USD50 juta atau setara Rp844 miliar untuk membangun stadion sepak bola baru di Gaza, bagian dari upaya pemulihan pasca-konflik antara Hamas dan Israel.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam pertemuan perdana Board of Peace yang baru dibentuk di United States Institute of Peace, Washington, DC.

Advertisement

Dewan itu bertugas mengoordinasikan pembangunan kembali Gaza dan melibatkan perwakilan dari berbagai negara.

Dalam kesempatan yang sama, Donald Trump mengatakan Amerika Serikat akan menyumbangkan USD10 miliar kepada dewan itu, sementara sembilan pemerintah lainnya menjanjikan USD7 miliar untuk paket bantuan Gaza.

Lima negara lain menyatakan akan mengerahkan pasukan sebagai bagian dari pasukan stabilisasi internasional.


Harus Membangun Harapan

(Kiri/Kanan) Presiden AS, Donald Trump, memperhatikan saat menerima Hadiah Perdamaian FIFA (FIFA Peace Award) dari Presiden FIFA, Gianni Infantino, selama pengundian Piala Dunia 2026 yang berlangsung di AS, Kanada, dan Meksiko, di Kennedy Center, Washington, DC, pada 5 Desember 2025. (Brendan SMIALOWSKI/AFP)

Gianni Infantino menekankan rekonstruksi tidak hanya soal infrastruktur fisik, tapi juga membangun harapan dan kepercayaan, yang dalam dunianya, menyangkut makna sepak bola.

"Kita tidak hanya harus membangun kembali rumah, sekolah, rumah sakit, atau jalan. Kita juga harus membangun kembali dan membangun manusia, emosi, harapan, dan kepercayaan. Inilah makna sepak bola, olahraga saya," ujar Infantino.

Menurut FIFA, stadion baru tersebut akan memiliki kapasitas antara 20 ribu hingga 25 ribu penonton. Selain itu, organisasi itu juga akan membangun akademi FIFA.

Paket bantuan FIFA juga mencakup pendanaan untuk 50 lapangan mini dan lima lapangan berukuran penuh.


Sepak Bola sebagai Bahasa Universal

Warga Palestina menyaksikan pertandingan sepak bola lima lawan lima di tengah reruntuhan bangunan yang hancur di Kota Gaza pada Senin 9 Februari 2026. Keriuhan memecah kesunyian di antara reruntuhan bangunan di Kota Gaza. (Omar AL-QATTAA/AFP)

Gianni Infantino kembali menegaskan peran sepak bola sebagai alat pemersatu dunia.

"Sepak bola, atau soccer seperti di sini disebut, adalah bahasa universal," ujar Presiden FIFA tersebut.

"Ini tentang harapan. Ini tentang kegembiraan. Ini tentang kebahagiaan. Ini tentang kebersamaan. Ini tentang menyatukan dunia," lanjutnya.

Pengumuman ini hadir meskipun Gaza tidak memiliki tim nasional sepak bola sendiri. Namun, sejak 1998 FIFA mengakui skuad Palestina yang mewakili Gaza dan Tepi Barat sebagai satu kesatuan.


Menjelang Piala Dunia 2026

Logo Piala Dunia 2026. (FIFA)

 

Kabar ini muncul saat Amerika Serikat bersiap menjadi tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko untuk Piala Dunia 2026 yang akan digelar pada Juni-Juli mendatang.

Dengan komitmen pendanaan dan pesan solidaritas tersebut, FIFA berharap sepak bola dapat menjadi simbol pemulihan dan persatuan di tengah situasi yang penuh tantangan.

Sumber: Just the News

Berita Terkait