Bola.com, Jakarta - Harapan Bandung bjb Tandamata untuk menembus final four Proliga kembali tertunda. Kekalahan pada seri Sentul membuat peluang tim asal Bandung itu tertutup meski babak reguler masih menyisakan satu pertandingan.
Bandung bjb Tandamata harus mengakui keunggulan Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 1-3 (12-25, 16-25, 25-20, 17-25) pada laga pembuka Seri Sentul, Bogor, Kamis (19/2/2026) malam WIB.
Hasil tersebut membuat Cindy Tiara Berliyan dan kawan-kawan tidak lagi memiliki peluang menembus empat besar. Dengan koleksi 12 poin dari 11 pertandingan, posisi Bandung bjb Tandamata tertahan di peringkat keenam klasemen sementara.
Sementara itu, persaingan menuju final four kini semakin mengerucut. Popsivo Polwan berhasil naik ke posisi keempat dengan 17 poin, sedangkan perebutan tiket tersisa masih melibatkan beberapa tim yang berada di papan tengah klasemen.
Peluang Final Four Resmi Tertutup
Pelatih Bandung bjb Tandamata, Risco Herlambang Matulessy, mengakui peluang timnya sebenarnya sudah sangat tipis sejak beberapa pertandingan terakhir.
"Sejujurnya, dari empat tim yang memperebutkan dua tiket final four tersisa, kami paling kecil peluangnya. Jadi setiap pertandingan, anak-anak sangat tertekan. Apalagi tim ini didominasi para pemain muda. Padahal saya selalu bilang ke anak-anak main saja, tidak usah terlalu tertekan. Ingat perjalanan kita yang bagus-bagusnya," ujar Risco usai pertandingan.
Ini menjadi musim ketiga secara beruntun Bandung bjb Tandamata gagal menembus final four sejak terakhir kali menjadi juara Proliga 2023. Sebelumnya, tim tersebut dikenal konsisten melaju hingga babak empat besar, bahkan sempat meraih gelar juara dua musim berturut-turut.
Risco juga menyoroti sejumlah faktor yang membuat performa timnya menurun sepanjang kompetisi. Kondisi fisik pemain hingga performa pemain asing menjadi salah satu penyebab utama.
"Di awal kompetisi perjalanan kami cukup bagus. Kami bahkan bisa mengalahkan Jakarta Pertamina Enduro dan hampir menang melawan PLN. Tapi setelah di Medan, komposisi pemain mulai timpang karena beberapa pemain sakit. Performa pemain asing juga mulai menurun, sementara tim lain justru meningkat. Namun itu tetap menjadi tanggung jawab saya sebagai pelatih," jelasnya.
Jalannya Pertandingan
Bandung bjb Tandamata sebenarnya mampu mengimbangi permainan Popsivo Polwan pada awal set pertama. Kedua tim sempat bermain ketat hingga skor 4-4 sebelum Popsivo Polwan mencetak lima poin beruntun dan menjauh.
Tim asuhan Darko Dobriskov kemudian tampil dominan dan menutup set pembuka dengan kemenangan telak 25-12.
Situasi serupa kembali terjadi pada set kedua. Permainan cepat Popsivo Polwan sulit dibendung sehingga mereka kembali unggul dan mengakhiri set dengan skor 25-16.
Bandung bjb Tandamata sempat bangkit pada set ketiga. Mereka berhasil membalikkan keadaan setelah tertinggal dan akhirnya menutup set tersebut dengan kemenangan 25-20 untuk memperkecil kedudukan menjadi 1-2.
Namun pada set keempat, Popsivo Polwan kembali menunjukkan dominasinya. Serangan demi serangan membuat mereka unggul jauh hingga akhirnya memastikan kemenangan setelah menutup set 25-17.
Pelatih Popsivo Polwan pun mengaku puas dengan performa timnya meski sempat kehilangan momentum pada set ketiga.
"Saya puas dengan perjuangan para pemain secara keseluruhan. Tapi inilah bolavoli. Saat melakukan kesalahan, tim lawan akan cepat menghukum dan itu terjadi pada kami di set ketiga. Namun para pemain tetap punya semangat untuk menang dan akhirnya kami bisa menyelesaikan pertandingan ini dengan tiga poin," ujar Darko.