Persijap Vs Persebaya di BRI Super League: Mario Lemos Percaya Diri Banget, Yakin Lanjutkan Tren Positif

Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, merasa sangat percaya diri saat kembali menjalani peran barunya sebagai nakhoda jelang menghadapi Persebaya Surabaya.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 21 Februari 2026, 07:45 WIB
Mario Lemos, pelatih Persijap Jepara di BRI Super League 2025/26. (Dok. ileague.id)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, merasa sangat percaya diri saat kembali menjalani peran barunya sebagai nakhoda jelang menghadapi Persebaya Surabaya pada pertandingan pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026.

Menjelang duel yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, Sabtu (21/2/2026) pukul 20.30 malam WIB itu, Mario Lemos menegaskan Persijap sudah siap tempur untuk melanjutkan tren positif di kandang.

Advertisement

Salah satu modal yang membuat juru taktik asal Portugal itu percaya diri ialah kesiapan seluruh pemainnya. Semua amunisi milik Laskar Kalinyamat sudah siap tempur untuk meladeni perlawanan Bajul Ijo pada duel ini.

“Kondisi semua pemain bagus. Untuk sekarang ini, semua pemain kami dipastikan siap untuk dimainkan. Kami berada dalam kondisi yang bagus. Apalagi, semuanya sudah siap bertanding,” ucap Mario Lemos dalam konferensi pers, Jumat (20/1/2026).

“Kami memiliki waktu selama lima hari untuk mempersiapkan pertandingan ini. Kami merasa sangat percaya diri menghadapi Persebaya. Selama persiapan, kami sudah melakukan semua pekerjaan untuk laga ini,” imbuhnya.

 


Persijap Sudah Berbenah

Mario Lemos, pelatih Persijap Jepara di BRI Super League 2025/26. (Dok. ileague.id)

Pada laga terakhir, Persijap pulang dengan tangan hampa setelah tumbang empat gol tanpa balas dari Malut United. Dari laga ini, Mario Lemos menegaskan ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki anak asuhnya.

“Kami kebobolan empat gol pada laga terakhir, tentu saja secara pertahanan ada hal yang harus kami perbaiki. Namun, sekali lagi, saya pikir kami harus baik secara keseluruhan, baik dalam bertahan, serangan, transisi, dan situasi bola mati,” kata dia.

Seluruh aspek yang menjadi evaluasi pelatih telah berusaha dibenahi selama masa persiapan. Juru taktik berusia 39 tahun itu berharap Laskar Kalinyamat tak hanya tangguh saat bertahan, tetapi juga harus tajam dalam menyerang.

“Dengan lima hari ini, kami telah memperbaiki setiap aspek permainan. Dan jika kami ingin menang, tentu saja kami harus bertahan dengan baik. Dan juga kami harus mencetak gol, dan itulah yang ingin kami lakukan besok,” ujarnya.

 


Pemain Siap Tempur

Logo Persijap Jepara. (Bola.com/Dody Iryawan)

Sementara itu, gelandang asing Persijap. Lucas Morelatto, memastikan dirinya sudah siap untuk membantu timnya meraih hasil positif. Sebagai amunisi yang datang paling akhir, ia menegaskan kondisinya sudah optimal untuk tampil seratus persen.

“Seperti yang kita tahu, dari semua pemain asing, saya jadi yang datang paling akhir. Namun, saya sudah mencoba untuk melakukan yang terbaik di sesi latihan agar dari aspek fisik bisa tampil lebih baik,” kata Morelatto.

Bagi pemain asal Brasil itu, perombakan besar-besaran yang telah dilakukan Laskar Kalinyamat pada putaran kedua ini tidak menjadi kendala untuk beradaptasi. Dia memastikan, Persijap siap tempur kontra Persebaya.

“Pada putaran kedua ini, ada perombakan pemain besar-besaran, termasuk pemain asing. Saya jadi salah satu yang bergabung. Namun, itu tidak menjadi kendala karena adaptasi saya berjalan sangat baik. Ini menjadi laga final bagi kami,” ucap dia.

 


Modal Persijap Jepara

Persijap Jepara di BRI Super League 2025/2026. (Dok Persijap)

Meskipun berada di papan bawah, Persijap Jepara tetap memiliki modal yang positif menyambut pertandingan ini. Sebab, Laskar Kalinyamat memiliki rekor yang apik saat bermain di kandangnya sendiri.

Selama putaran kedua ini, skuad Laskar Kalinyamat berhasil menyapu dua pertandingan kandang dengan kemenangan. Mereka tercatat sukses menumbangkan PSM Makassar (2-0) dan Madura United (1-0).

Dua catatan inilah yang mesti diwaspadai oleh tamunya tersebut. Sebab, jika tidak cermat dalam membongkar pertahanan Persijap, Bajul Ijo bakal menghadapi kebuntuan seperti yang sudah dialami dua tamu sebelumnya.

Berita Terkait