MU Bidik Monster Pantai Gading untuk Jadi Penerus Casemiro

Manchester United mulai menyusun langkah besar untuk menyambut era baru tanpa Casemiro.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 24 Februari 2026, 16:45 WIB
Ibrahim Sangare (kiri) dari PSV Eindhoven berebut bola dengan Quinten Timber dari Feyenoord dalam pertandingan Eredivisie Belanda antara Feyenoord dan PSV di Feyenoord Stadion de Kuip pada 5 Februari 2023. (Pieter Stam de Jonge / ANP / AFP)

Bola.com, Jakarta - Manchester United mulai menyusun langkah besar untuk menyambut era baru tanpa Casemiro.

Setelah dipastikan akan meninggalkan Old Trafford saat kontraknya habis di akhir musim, manajemen Manchester United bergerak cepat mencari sosok pengganti yang mampu menjaga keseimbangan lini tengah Setan Merah.

Advertisement

Nama yang kini mencuat adalah gelandang tangguh asal Pantai Gading, Ibrahim Sangaré. Pemain berusia 28 tahun itu dilaporkan masuk radar utama United sebagai kandidat penerus Casemiro.

Setan Merah dikabarkan mengubah strategi rekrutmen mereka. Setelah keberhasilan integrasi beberapa rekrutan musim panas lalu, klub kini lebih memprioritaskan pemain yang sudah memiliki pengalaman di Premier League.

Langkah ini dinilai penting mengingat adaptasi cepat menjadi kunci dalam ketatnya persaingan di Premier League. Departemen perekrutan klub bahkan disebut telah memangkas daftar incaran dari belasan nama menjadi beberapa opsi utama, dengan Sangare sebagai kandidat terdepan.

 


Siapa Sangare?

Scott Wright dari Rangers, tengah, menggiring bola antara Jarrad Branthwaite dari PSV, kiri, dan Ibrahim Sangare dari PSV selama pertandingan sepak bola leg kedua playoff Liga Champions antara PSV Eindhoven dan Rangers, di stadion Philips di Eindhoven, Belanda, Rabu, 8 Agustus. 24, 2022. (Foto AP/Peter Dejong)

Sangare bukan nama asing di sepak bola Eropa. Mantan pemain PSV Eindhoven itu dikenal sebagai gelandang bertahan dengan fisik kuat, duel udara dominan, serta kemampuan merebut bola yang konsisten. Tak heran jika sebagian pengamat menjulukinya sebagai monster karena gaya bermainnya yang agresif dan tak kenal kompromi.

Berbeda dengan profil seperti Elliot Anderson atau Adam Wharton yang lebih teknis dan kreatif, Sangare dinilai lebih mendekati karakter Casemiro: disiplin bertahan, solid dalam transisi, dan mampu menjadi tameng di depan bek tengah.

Musim ini, ia tampil reguler bersama Nottingham Forest dan menjadi figur sentral di lini tengah. Konsistensinya kembali terlihat setelah Piala Afrika, di mana ia mencatatkan enam penampilan liga secara penuh selama 90 menit berturut-turut.


Pertimbangan Usia dan Harga

Pemain Arsenal Gabriel menyundul bola oleh pemain PSV, Ibrahim Sangare, selama pertandingan sepak bola Liga Europa melawan PSV di stadion Emirates di London, Kamis, 20 Oktober 2022. (AP Photo/Ian Walton)

Meski akan menginjak usia 29 tahun akhir tahun ini, faktor pengalaman justru menjadi daya tarik tersendiri bagi MU. Dalam situasi transisi, klub membutuhkan pemain yang siap pakai, bukan sekadar proyek jangka panjang.

Selain itu, Sangare dianggap sebagai opsi yang lebih realistis secara finansial dibandingkan target lain yang memiliki banderol hingga £100 juta. Dengan kebutuhan memperkuat beberapa sektor sekaligus, efisiensi transfer menjadi pertimbangan penting bagi manajemen.

Ketertarikan MU bisa semakin menguat apabila Nottingham Forest gagal bertahan di Premier League. Saat ini, Forest masih berkutat di papan bawah klasemen dan hanya terpaut tipis dari zona degradasi.

Jika skenario terburuk terjadi, peluang MU untuk merekrut Sangare dengan harga lebih terjangkau akan semakin terbuka.

Sumber: Sportsmole

Berita Terkait