Bola.com, Jakarta - Sassuolo harus mengakui kekalahan 1-2 dari tuan rumah Lazio dalam lanjutan Serie A 2025/2026 pekan ke-28 di Stadion Olimpico, Selasa (10/4/2026) dini hari WIB.
Sassuolo kecolongan dua gol pada menit-menit krusial di markas Lazio. Laga baru berjalan dua menit, Daniel Maldini sudah membawa Lazio unggul. Bola sepakan Gustav Isaksen mengenai kaki Jay Idzes dan diselesaikan Maldini untuk membawa Biancoceleste unggul.
Sassuolo mampu bangkit dan menyamakan kedudukan pada menit ke-35. Armand Laurienté menyarangkan gol hasil assist Kristian Thorstvedt. Gol indah dari Lauriente dengan kaki kanannya bersarang ke pojok kanan gawang Eduardo Motta.
Saat laga memasuki masa injury time, kesempatan Sassuolo untuk pulang dengan satu poin sirna. Lazio mencetak gol lagi dengan dramatis, saat bek kanan mereka, Adam Marusic menjebol gawang Sassuolo menyambut umpan silang Matteo Cancellieri.
Kekalahan ini masih membuat posisi Sassuolo di papan tengah klasemen. Tim berjulukan I Neroverdi tak beranjak dari urutan kesembilan dengan 38 poin. Sementara Lazio terdongkrak posisinya tepat di bawah Sassuolo dengan selisih satu angka.
Optimisme Jay Idzes
Bek andalan Sassuolo, Jay Idzes berbicara kepada awak media peliput dalam sesi konferensi pers. Menurutnya, Sassuolo sudah dalam trek yang benar, dengan mengalami hasil naik turun dalam mengarungi persaingan di Serie A yang sengit.
Sebelum kalah dari Lazio, mereka mengamankan tiga kemenangan beruntun. Sementara sebelum menang tiga kali, Sassuolo sempat berada di dalam tekanan usai digasak Inter Milan 5-0. Menariknya, Sassuolo juga berhasil mengamankan dua kemenangan atas Cremonese dan Pisa sebelum dihajar Inter Milan.
"Kami menjalani musim yang hebat, tetapi kami selalu bisa berbuat lebih baik. Bahkan hari ini pun kami bisa berbuat lebih baik, saya bisa berbuat lebih banyak dan mencegah gol terakhir," ucap bek Timnas Indonesia tersebut dikutip dari Tutto Mercato Web.
"Kami selalu mengalami pasang surut; kami perlu menghilangkan masa-masa sulit dan meningkatkan diri karena kami adalah tim yang hebat dan kami bekerja dengan baik dalam bertahan," lanjut Jay Idzes.
Belajar dari Lazio
Kekalahan dramatis dari Lazio, jelas menjadi pembelajaran bagi Sassuolo untuk menyelesaikan Serie A yang tinggal 10 pertandingan tersisa. Jay Idzes mengamati permainan defensif yang ditunjukkan Lazio.
Dua sosok bek Lazio, Alessio Romagnoli dan Mario Gila diakui Jay Idzes sebagai pemain yang cerdas untuk layak dicontoh. Romagnoli memperoleh rating 6,3 sementara Gila menjadi pemain terbaik di pertandingan dini hari tadi dengan mendapat rapor 7,7 oleh statistik Fotmob.
"Kami bisa berbuat lebih banyak; jika Anda melihat bagaimana Lazio bertahan, kami juga bisa meningkatkan diri dengan mengamati kerja Gila dan Romagnoli," tandas Jay Idzes.
Kontribusi Jay Idzes
Jay Idzes kembali menjadi andalan di jantung pertahanan Sassuolo, menggalang kekuatan bersama duetnya Tarik Muharemovic. Jay Idzes melakukan total 88 sentuhan bola di laga ini.
Dari jumlah itu, ia punya kontribusi berupa; 11 aksi bertahan, 86 persen akurasi umpan, satu kali tekel, satu blok, sembilan sapuan, dan dua kali recoveries. Oleh Fotmob, ia mendapat nilai 6,4 di pertandingan dini hari tadi.
Sampai dengan pekan ke-28 Serie A musim ini, Jay Idzes telah bermain sebanyak 27 laga dan selalu menjadi starter. Selanjutnya, Bang Jay dkk. akan menjamu Bologna, Minggu (15/3/2026).
Sumber: Tutto Mercato Web