Bola.com, Jakarta - Masa depan Mohamed Salah di Liverpool semakin menjadi perbincangan. Meski belum ada pengumuman resmi, banyak pihak meyakini bahwa musim 2025/2026 kemungkinan menjadi musim terakhir sang bintang Mesir di Anfield.
Situasi ini bermula sejak pernyataan emosional Salah pada Desember lalu ketika ia mengaku merasa dikorbankan dan dijadikan kambing hitam atas hasil buruk yang dialami Liverpool. Pernyataan tersebut memicu ketegangan dengan manajemen klub dan menimbulkan spekulasi bahwa hubungan antara kedua pihak sulit untuk diperbaiki sepenuhnya.
Selain itu, performa Salah musim ini juga menurun dibandingkan standar tinggi yang ia tetapkan selama bertahun-tahun. Dalam 21 pertandingan Premier League musim 2025/2026, ia baru mencetak lima gol dan mencatat enam assist.
Catatan tersebut jauh dari kebiasaan Salah yang hampir selalu mencetak setidaknya 18 gol di setiap musim sejak bergabung dengan Liverpool. Dengan hanya sembilan pertandingan liga tersisa, sangat sulit membayangkan ia bisa menambah setidaknya 13 gol lagi untuk menyamai rekor konsistennya tersebut.
19 Tahun
Melihat situasi tersebut, Liverpool diperkirakan mulai memantau sejumlah pemain di Eropa untuk mencari pengganti potensial bagi Salah. Salah satu nama yang terus dikaitkan dengan klub Merseyside itu adalah pemain muda RB Leipzig, Yan Diomande.
Penyerang berusia 19 tahun itu tampil mengesankan di Bundesliga musim ini. Ia telah mencetak 10 gol dan lima assist dalam 24 pertandingan liga, dengan 19 di antaranya sebagai starter.
Hanya Christoph Baumgartner yang mencetak lebih banyak gol untuk Leipzig musim ini. Performa Diomande membuat namanya mulai diperbincangkan sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Eropa.
Nilai pasar pemain tersebut diperkirakan sekitar 47,2 juta euro, angka yang masih berada dalam jangkauan Liverpool secara finansial. Namun Leipzig tidak berada dalam tekanan untuk menjualnya karena Diomande masih terikat kontrak hingga Juni 2030.
Bahkan, klub Jerman tersebut diyakini tidak akan mempertimbangkan tawaran apa pun yang nilainya di bawah 80 juta euro.
Masa Depan
Meski masih sangat muda dan baru memiliki dua musim pengalaman di level senior—termasuk satu musim bersama CD Leganes di La Liga—Diomande memiliki sejumlah kualitas yang membuatnya menarik bagi Liverpool.
Salah satu keunggulan utamanya adalah kemampuan menggunakan kedua kaki dengan baik. Ia juga bisa bermain di kedua sisi sayap, memberikan fleksibilitas taktik bagi pelatih Arne Slot.
Selain itu, kemampuan dribbling dan kecepatannya membuatnya sering merepotkan para bek lawan. Uniknya, meskipun memiliki akselerasi yang baik, ia juga cukup kuat secara fisik sehingga diyakini dapat beradaptasi dengan kerasnya kompetisi Premier League.
Statistik Ciamik
Dari segi statistik, Diomande bahkan memiliki beberapa catatan yang lebih baik dibanding Salah musim ini. Tingkat akurasi tembakannya di Bundesliga mencapai 71 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan Salah yang hanya mencatat sekitar 40 persen di Premier League.
Tingkat konversi golnya juga lebih baik, yakni 23,8 persen dibandingkan 9,3 persen milik Salah. Meski Salah melepaskan lebih banyak tembakan secara keseluruhan, Diomande justru memiliki lebih banyak tembakan tepat sasaran.
Dalam hal distribusi bola, Diomande juga mencatat tingkat keberhasilan umpan sebesar 85,4 persen, lebih tinggi dibandingkan Salah yang berada di angka 75,6 persen.
Ia juga menciptakan 39 peluang dari permainan terbuka musim ini, sedikit lebih banyak dibandingkan 34 peluang yang diciptakan Salah.
Dalam duel satu lawan satu, Diomande juga tampil lebih efektif. Ia memenangkan 134 dari 278 duel yang ia jalani, dengan tingkat keberhasilan sekitar 48,2 persen. Sementara itu, Salah hanya memenangkan 46 dari 154 duel di Premier League musim ini.