Neymar Balas Kritik soal Kebugarannya Jelang Piala Dunia 2026: Sangat Sulit Menjadi Saya

Neymar tanggapi keraguan soal kebugarannya jelang Piala Dunia 2026.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 13 Maret 2026, 12:30 WIB
Penyerang Santos, Neymar, berselebrasi di akhir pertandingan Brasileirao Serie A antara Santos melawan Cruzeiro di Stadion Urbano Caldeira, Santos, Senin (8/12/2025) WIB. (Miguel Schincariol / AFP)

Bola.com, Jakarta - Penyerang Brasil, Neymar, angkat bicara menanggapi kritik yang terus mempertanyakan kondisi kebugarannya menjelang Piala Dunia 2026. Ia menegaskan bahwa berbagai spekulasi yang beredar tentang dirinya tidak sesuai kenyataan.

Perdebatan soal kondisi fisik Neymar kembali mencuat setelah ia tidak masuk skuad Santos saat bermain imbang 2-2 melawan Mirassol pada laga liga, Selasa. Pertandingan tersebut juga disaksikan langsung oleh pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti.

Advertisement

Pelatih Santos, Juan Pablo Vojvoda, langsung menepis spekulasi bahwa Neymar sedang mengalami cedera. Ia menjelaskan keputusan tidak memainkan sang pemain semata-mata untuk mengatur beban fisiknya.

"Dia tidak mengalami cedera apa pun," kata Vojvoda tentang Neymar.

"Dia tidak merasakan sakit. Memang benar, dia adalah pemain yang dalam beberapa tahun terakhir tidak banyak bermain, jadi kami harus mengatur bebannya."

"Dia akan berada dalam kondisi baik untuk pertandingan melawan Corinthians pada Minggu," lanjut sang pelatih.


Neymar Balas Kritik

Penyerang Santos, Neymar, berdoa di akhir pertandingan Brasileirao Serie A antara Santos melawan Cruzeiro di Stadion Urbano Caldeira, pada Senin (8/12/2025) WIB. . (Miguel Schincariol / AFP)

Menanggapi berbagai spekulasi tersebut, Neymar menyampaikan klarifikasi melalui media sosial. Pemain berusia 34 tahun itu mengaku lelah dengan berbagai tudingan yang menurutnya terus berubah, apa pun yang ia lakukan.

"Karena banyak orang membuat berbagai teori tentang apa yang terjadi pada saya: tidak ada apa-apa yang terjadi," tulis Neymar.

"Jika saya bermain dalam kondisi cedera, seperti yang mereka katakan tahun lalu, saya dianggap salah. Jika saya hanya memikirkan diri sendiri, saya juga salah."

"Jika saya bermain santai, saya salah. Jika saya bermain dengan rasa sakit atau sesuatu yang bisa memperburuk kondisi, saya juga salah. Rumit, bukan? Sangat sulit untuk melakukan hal yang benar, Kawan. Sangat sulit, sangat sulit untuk menyenangkan semua orang."

Ia juga menyoroti orang-orang yang menurutnya seolah mengetahui segala sesuatu tentang dirinya.

"Yang paling mengejutkan bagi saya, sebenarnya tidak mengejutkan, adalah orang-orang ini, yang seolah berada di sisi saya setiap hari, lalu mulai membuat cerita dan mengatakan ini dan itu seolah-olah itu adalah kebenaran terbesar di dunia, seakan-akan mereka paling benar. Sangat rumit menjadi saya, ya Tuhan. Saya harus punya kesabaran untuk menghadapi kalian semua, tahu?"


Fokus Kembali ke Timnas Brasil

Pemain Brasil, Neymar, mengontrol bola saat melawan Peru pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL, Rabu, (13/9/2023). Tim Samba menang dengan skor tipis 1-0. (AP Photo/Martin Mejia)

Neymar baru kembali bermain untuk Santos bulan lalu setelah menjalani operasi kecil pada lutut kirinya pada 22 Desember. Saat ini, fokus utamanya adalah mengamankan tempat dalam skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026.

Cedera membuat Neymar, yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil dengan 79 gol, belum kembali membela timnas sejak Oktober 2023.

Vojvoda pun menegaskan bahwa Neymar masih menjadi sosok penting bagi sepak bola Brasil.

"Saya ingin mengatakan bahwa dia pemain yang sangat penting bagi Brasil," ujar Vojvoda.

"Dia sedang mempersiapkan diri. Dia pemain yang menentukan bagi Santos dan dia akan memberikan jawabannya. Ketika saya melihatnya berlatih, saya merasakan sesuatu yang spesial. Tidak banyak pemain seperti dia, dan kita harus menjaga pemain seperti ini," imbuhnya.

Sementara itu, pada Senin mendatang, Carlo Ancelotti dijadwalkan mengumumkan daftar pemain untuk dua laga uji coba melawan Prancis dan Kroasia.

Brasil akan menghadapi Prancis pada 26 Maret di Gillette Stadium, Boston, sebelum melawan Kroasia pada 31 Maret di Orlando.

 

Sumber: ESPN

Berita Terkait