BRI Super League: Persebaya Butuh Bangkit, Bernardo Tavares Waspadai Kekuatan Malut United di Ternate

BRI Super League: Persebaya butuh bangkit, Bernardo Tavares mewaspadai Malut United di Ternate.

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 22 April 2026, 22:30 WIB
Pemain Persebaya Surabaya, Milos Raickovic, tampak kecewa setelah ditaklukkan Madura United pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo Jumat (17/4/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Ternate - Duel tensi tinggi bakal tersaji dalam lanjutan pekan ke-29 Super League 2025-2026. Malut United bersiap meladeni tantangan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Kamis (23/4/2026) malam.

Kedua kubu menatap laga ini dengan ambisi bangkit setelah sama-sama menderita hasil negatif. Malut United baru saja dihajar kekalahan telak 1-4 oleh Bali United, sementara tim tamu sebelumnya dipaksa menyerah 1-2 saat menjamu Madura United.

Advertisement

Arsitej Persebaya, Bernardo Tavares, mencoba tetap membumi dalam menatap bentrokan kontra Laskar Kie Raha. Baginya, prioritas utama sebelum meracik taktik serangan adalah memantau kesiapan serta kebugaran para penggawa yang tersisa di dalam tim.

“Jujur saja, saya perlu melihat siapa saja pemain yang siap untuk pertandingan berikutnya, karena beberapa pemain tidak menyelesaikan pertandingan dalam kondisi baik," kata pelatih asal Portugal itu.

"Mari kita lihat siapa saja pemain yang bisa kembali dari departemen medis. Kalau bisa ada kabar baik dan lebih banyak pilihan. Setelah itu kami mencoba menyusun rencana,” imbuhnya.


Tekanan di Ternate

Pemain Persebaya Surabaya, Toni Firmansyah, berebut bola dengan pemain Madura United, Jordy Wehrmann pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo Jumat (17/4/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Menyambangi markas Malut United dipastikan menjadi tantangan berat bagi tim tamu. Tekanan dari tribune penonton serta gaya main agresif yang diperagakan tuan rumah menjadi ancaman serius yang harus diantisipasi oleh lini pertahanan Persebaya.

“Kami paham Malut adalah tim yang kuat di kandang dengan kualitas individu yang bagus, pemain yang bisa menentukan pertandingan dalam situasi satu lawan satu, tembakan dari luar kotak penalti, dan transisi ofensif," ujar Bernardo Tavares.

"Jadi kami perlu mewaspadai hal itu. Selain itu, mereka juga kuat dalam bola mati,” sambungnya.


Statistik Malut United

Duel pelatih Malut United vs Persebaya di BRI Super League. (Bola.com/Gemini)

Secara statistik kandang, Malut United sebenarnya terbilang perkasa. Dari 14 laga di Kie Raha musim ini, mereka sukses mengemas tujuh kemenangan. Namun, konsistensi menjadi masalah utama setelah mereka gagal meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhirnya.

Malut United kemungkinan besar masih akan mengandalkan sosok Ciro Alves di lini depan. Eks pemain Persib Bandung itu membuktikan kelasnya dengan mencetak satu-satunya gol Malut saat kalah dari Bali United. Ketajamannya akan diuji oleh tembok pertahanan Persebaya.

Selain Ciro, pergerakan cepat David da Silva di ujung tombak. Masih ada pula Tyronne del Pino di belakang para penyerang. Deretan pemain ini berpotensi menyulitkan Francisco Rivera dkk.


Pertemuan Pertama

Striker Malut United, David Da Silva mendapatkan penjagaan dari Persebaya Surabaya, Leo Lelis dalam laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (10/1/2026) sore WIB. (Dok. Malut United)

Pertemuan putaran pertama di Gelora Bung Tomo berakhir dengan kemenangan tipis 2-1 untuk Persebaya. Namun, situasi saat itu sangat berbeda karena Persebaya masih tampil dengan kekuatan penuh dan didukung ribuan Bonek di tribun.

Berita Terkait