Bola.com, Jakarta - Masa depan penyerang Argentina, Julian Alvarez, kembali menjadi sorotan setelah agennya dijadwalkan menggelar pertemuan dengan Atletico Madrid di tengah kencangnya rumor kepindahan ke Barcelona.
Barcelona disebut tengah mencari sosok penerus bagi Robert Lewandowski dan menjadikan Alvarez sebagai salah satu target utama. Klub Catalan itu bahkan dikabarkan telah mengajukan tawaran senilai 100 juta euro untuk memboyong sang striker.
Namun, Atletico Madrid langsung menolak proposal tersebut. Klub ibu kota Spanyol itu menunjukkan sikap tegas untuk mempertahankan Alvarez, yang dianggap sebagai bagian penting dari proyek jangka panjang mereka.
Situasi semakin menarik setelah Atletico Madrid sempat melontarkan sindiran kepada Barcelona melalui akun media sosial resmi klub. Tindakan tersebut memicu perhatian publik dan menambah panas spekulasi transfer antara kedua klub rival di La Liga itu.
Bertemu Agen
Menurut laporan yang beredar, agen Alvarez, Fernando Hidalgo, akan bertemu dengan pihak Atletico Madrid untuk meredakan situasi sekaligus membahas masa depan kliennya. Pertemuan tersebut diharapkan dapat menjaga hubungan baik antara pemain dan klub.
Meski demikian, Alvarez disebut masih tertarik dengan peluang bergabung ke Barcelona. Penyerang berusia 26 tahun itu dikabarkan berharap kedua klub dapat menemukan solusi yang menguntungkan semua pihak apabila negosiasi transfer kembali berlanjut pada bursa musim panas ini.
Atletico Madrid melontarkan kritik keras kepada Barcelona setelah muncul spekulasi mengenai ketertarikan Blaugrana terhadap striker mereka, Julian Alvarez. Awalnya, Atletico menanggapi rumor transfer tersebut dengan sindiran bernada humor di media sosial.
Sindiran Atletico
Los Colchoneros itu bahkan membuat unggahan satir dengan mengumumkan "transfer" fiktif beberapa pemain Barcelona, termasuk Lamine Yamal, Pedri, dan Raphinha. Mereka juga menyindir direktur olahraga Barcelona, Deco, dalam sejumlah unggahan bercanda.
Namun, suasana kemudian berubah. Atletico mengeluarkan pernyataan resmi yang menuduh Barcelona melakukan kampanye untuk mengganggu stabilitas salah satu pemain mereka melalui berbagai rumor dan kebocoran informasi.
"Kami menjadi sasaran kampanye yang terus-menerus terhadap salah satu pemain kami. Kebocoran informasi yang terencana, berita palsu, dan kurangnya rasa hormat," tulis Atletico melalui media sosial resmi klub.
Perseteruan ini dipicu oleh kabar bahwa Barcelona siap mengajukan tawaran 100 juta euro untuk Alvarez. Hingga kini, Atletico tetap menegaskan bahwa penyerang asal Argentina tersebut tidak dijual.
Sumber: Sports via Tribal Football