3 Alasan Senegal Bisa Ulangi Kejutan Bersejarah Melawan Prancis di Piala Dunia 2026

Timnas Prancis akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Senegal

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 16 Juni 2026, 09:30 WIB
Penyerang Senegal bernomor punggung 10, Sadio Mane, mengangkat trofi saat merayakan kemenangan bersama rekan-rekan setimnya setelah memenangkan pertandingan final Piala Afrika (CAN) 2025 melawan Maroko di Stadion Pangeran Moulay Abdellah di Rabat, Senin (19-1-2026) dini hari WIB. (SEBASTIEN BOZON/AFP)

Bola.com, Jakarta - Timnas Prancis akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Senegal pada laga Grup K di MetLife Stadium, New York/New Jersey, Selasa (16/6/2026).

Di atas kertas, Les Bleus lebih diunggulkan. Namun, Senegal punya modal untuk menciptakan kejutan seperti yang mereka lakukan 24 tahun lalu.

Advertisement

Pada Piala Dunia 2002, Senegal yang berstatus debutan sukses mengalahkan juara bertahan Prancis 1-0 pada laga pembuka. Kini, skuad asuhan Pape Thiaw berpeluang mengulang kisah bersejarah tersebut.

Berikut tiga alasan mengapa Senegal bisa membuat Prancis kembali gigit jari.


1. Pertahanan Prancis Masih Menyisakan Tanda Tanya

Bek Prancis William Saliba berebut bola dengan penyerang Afrika Selatan Bongokuhle Hlongwane dalam laga persahabatan di Stadion Pierre Mauroy, Rabu (30/3/2022) dinihari WIB. Timnas Prancis berpesta lima gol ke gawang Afrika Selatan. (DENIS CHARLET / AFP)

Meski memiliki lini depan bertabur bintang seperti Kylian Mbappe dan Michael Olise, sektor belakang Prancis belum sepenuhnya meyakinkan.

Tim asuhan Didier Deschamps selalu kebobolan setidaknya satu gol dalam lima pertandingan terakhir mereka. Selain itu, kondisi kebugaran dua bek andalan, William Saliba dan Jules Kounde, juga sempat menjadi perhatian menjelang turnamen.

Jika lini belakang Prancis kembali lengah, Senegal memiliki cukup kualitas untuk memanfaatkannya.


2. Senegal Punya Lini Serang yang Tak Kalah Berbahaya

Senegal yang dilatih sang legenda, Aliou Cissé datang dengan sederet pemain top seperti Edouard Mendy, Kalidou Koulibaly, Idrissa Gueye, Cheikhou Kouyate, serta Sadio Mane. Tim yang berjuluk Singa dari Teranga akan tergabung di Grup A bersama Ekuador, Belanda, dan tuan rumah Qatar. Pada Piala Dunia 2002, Senegal mampu mengukir sejarah usai sukses melangkah ke partai semifinal sebelum dijegal oleh Turki. (AFP/Charly Triballeau)

Nama besar di lini depan Prancis memang sering menjadi sorotan. Namun, Senegal juga memiliki amunisi yang mampu merepotkan siapa pun.

Kapten tim Sadio Mane datang ke Piala Dunia dengan performa impresif setelah mencatatkan 23 kontribusi gol bersama Al-Nassr musim lalu.

Selain Mane, ada pula Ismaila Sarr yang mencetak 21 gol untuk Crystal Palace, serta Nicolas Jackson yang tampil cukup produktif sepanjang musim.

Sebelum ditahan Arab Saudi 0-0 dalam laga uji coba terakhir, Senegal bahkan selalu mencetak gol dalam 17 pertandingan beruntun.


3. Rekor Buruk Prancis Melawan Wakil Afrika

Gelandang Senegal Pape Bouba Diop (kiri) melakukan selebrasi setelah mencetak gol pertama Piala Dunia FIFA 2002 Korea/Jepang di Seoul, 31 Mei 2002. Senegal unggul 1-0 atas juara bertahan Prancis dalam pertandingan pembuka Grup A . (AFP PHOTO/Patrick HERTZOG)

Faktor sejarah juga bisa menjadi alarm bagi Prancis. Sejak tahun 2000, Les Bleus beberapa kali kesulitan menghadapi tim-tim Afrika di fase grup Piala Dunia.

Selain kalah dari Senegal pada 2002, Prancis juga tumbang 1-2 dari Afrika Selatan pada 2010 dan kalah 0-1 dari Tunisia national football team di Piala Dunia 2022.

Menariknya, pelatih Senegal saat ini, Pape Thiaw, merupakan bagian dari skuad yang mengalahkan Prancis pada 2002. Pengalaman tersebut bisa menjadi sumber motivasi tambahan bagi Lions of Teranga untuk kembali menorehkan kejutan besar.

 

Sumber: Sports Mole


Berita Terkait