Bola.com, Jakarta - Cristiano Ronaldo dan Timnas Portugal memang gagal mengawali petualangan di Piala Dunia 2026 dengan hasil memuaskan.
Portugal sebenarnya jauh lebih diunggulkan dan banyak yang meyakini Ronaldo bakal mencetak gol, minimal satu atau dua.
Tetapi, apa yang tersaji di Stadion Houston, Amerika Serikat, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB, tak berakhir sesuai harapan. Portugal ditahan 1-1 oleh tim yang jauh kalah mewah secara materi dari mereka, RD Kongo.
Pintu kemenangan sebenarnya sudah terbuka cepat saat laga masih berjalan enam menit. Joao Neves, gelandang kepunyaan Paris Saint-Germain (PSG) yang masih berusia 21 tahun, membawa Seleccao das Quinas unggul lebih dulu.
Namun, gol cepat tersebut tak lantas membuat semangat anak-anak RD Kongo runtuh. Sebaliknya, tim asuhan Sébastien Desabre tampil lebih solid. Kohesi antarlini diperkuat.
Kendati terus digempur buntut dari penguasaan bola yang hanya 25 persen, RD Kongo sesekali mampu keluar dari tekanan untuk melakukan tikaman mematikan. Hasilnya, lewat aksi memukau Yoane Wissa, wakil Afrika mampu menyamakan skor menjadi 1-1 dan tak ada lagi gol yang tercipta hingga laga usai.
Beda Start Messi dan Ronaldo
Tak ada yang lebih disorot selain Ronaldo. Ronaldo tak hanya sekadar kapten tim, melainkan juga superstar, tak ubahnya Lionel Messi di Argentina.
Ketika Messi sukses membawa negaranya memetik kemenangan pertama lewat hattrick atas Aljazair di Grup J sehari sebelumnya, rakyat Portugalberharap Ronaldo bisa melakukan hal yang sama. Namun nasib baik masih enggan berpihak kepada penyerang Al-Nassr.
Messi dan Ronaldo selalu saja dibandingkan. Tak ada celah bagi keduanya untuk mengelak. Termasuk di Piala Dunia 2026.
Jika Messi sudah mengoleksi sebiji trofi pentas terakbar empat tahunan di Qatar pada 2022, Ronaldo masih saja terus menunggu. Di lima Piala Dunia sebelumnya, yakni 2006, 2010, 2014, 2018, dan 2022 semua berakhir getir.
Di usianya yang 41 tahun kini, mantan pemain Manchester United dan Real Madrid masih memendam mimpi besar yang sama: juara dunia.
Mental Pemenang
Ronaldo tak menampik, hasil kurang memuaskan di laga pertama melawan RD Kongo membuat rakyat Portugal, juga fans setianya di seluruh dunia kecewa.
Tapi, Ronaldo tetaplah Ronaldo yang punya mental pemenang. Pengalaman panjang serta ratusan laga yang sudah ia lakoni, baik di level klub maupun timnas, membuat pemilik lima Ballon d'Or masih optimistis dengan langkah Portugal ke depan.
Lewat Instagram pribadinya, Ronaldo menulis. "Bukan awal yang kita inginkan, tapi ini masih jauh dari selesai. Tetap tegakkan kepala dan fokus pada pertandingan selanjutnya."
Ada yang tersirat di unggahan itu. Ronaldo tak sedang menyemangati rakyat Portugal dan pemuja setia Seleccao das Quinas, tapi juga dirinya sendiri.
Menarik untuk menanti kebangkitan Portugal, juga Ronaldo.