Berkat Piala Dunia 2026, Pemain-Pemain Ini Bersaing Makin Ketat Berebut Ballon d'Or: Harry Kane Menggila!

Yuk, cek power ranking terbaru persaingan Ballon d'Or 2026.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 19 Juni 2026, 09:00 WIB
Ilustrasi Erling Haaland, Harry Kane, Ousmane Dembele. (Foto by AI)

Bola.com, Jakarta - Prestasi para bintang dunia yang tampil pada Piala Dunia 2026 ini diyakini bakal memberikan pengaruh besar terhadap siapa yang akan mengangkat trofi Ballon d'Or akhir tahun ini.

Siapa saja kandidat utama sebelum turnamen ini dimulai?

Advertisement

Nama-nama bintang dari Real Madrid, Barcelona, dan Bayern Munchen berada di antara para pesaing utama setelah debu-debu kompetisi musim 2025/2026 mulai mereda. Namun demikian, persaingan ini masih terasa sangat terbuka.

Performa pemain tersebut di Piala Dunia 2026 bakal menjadi nilai plus. Setidaknya, itulah yang dirasakan oleh Lionel Messi setelah dia membantu Argentina menjadi juara dunia edisi 2022, hingga dianugerahi Ballon d'Or pada 2023.

Berdasarkan analisis Planet Football, setidaknya ada beberapa pemain yang berpeluang besar menyabet gelar Ballon d'Or apabila mempertimbangkan peluangnya tampil apik di Piala Dunia 2026.

 

 

 

 


Erling Haaland

Striker Manchester City, Erling Haaland, merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester City melawan Brentford di Stadion Etihad, Manchester, Inggris barat laut, pada 9 Mei 2026. (Darren Staples / AFP)

Striker TImnas Norwegia ini sebagai kandidat terdepan di bulan-bulan awal musim, tetapi itu terjadi saat dia berada di jalur yang tepat untuk memecahkan rekor gol paling konyol milik Lionel Messi.

Banyak hal telah berubah sejak saat itu, apalagi Haaland yang mulai menemui jalan buntu.

Dia memang memenangkan Golden Boot di Liga Inggris Premier League. Selain itu, ada dua piala domestik, tetapi kegagalan meraih gelar juara liga membuatnya turun kasta menjadi sekadar pelengkap di sini.

Pada titik ini, dia harus melakukan sesuatu yang benar-benar sensasional di Piala Dunia 2026 jika dia ingin kembali masuk dalam persaingan Ballon d'Or.

Ini tentu hal yang sulit dilakukan bersama Norwegia, bahkan setelah mencetak dua gol melawan Irak.


Kylian Mbappe

Pemain Real Madrid, Kylian Mbappe melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Athletic Bilbao dalam laga lanjutan Liga Spanyol 2025/2026 di Stadion San Mames, Bilbao, Spanyol, Rabu (03/12/2025). (AP Photo/Jose Breton)

Mbappe membutuhkan Piala Dunia yang fantastis setelah kesulitan yang dialami Real Madrid. Dia terus mencetak gol, tetapi Madrid terseok-seok.

Di saat yang bersamaan, mantan klubnya, PSG, memenangkan gelar Liga Champions berturut-turut.

Dua gol melawan Senegal, dalam pertandingan di mana Prancis awalnya kepayahan sebelum akhirnya tampil menggila, adalah apa yang dibutuhkan Mbappe untuk bisa menegaskan statusnya sebagai kandidat terkuat.

Dia perlu mempertahankan performa ini setelah beberapa bulan yang sangat sulit, termasuk saat dia dicemooh dengan keras oleh para penggemarnya sendiri. Situasinya bukan tidak bisa diselamatkan, dan Ballon d'Or bukanlah hal yang mustahil jika dia menjalani turnamen ala Maradona atau Messi.

Dia akan berusia 28 tahun sebelum memenangkan Liga Champions dan mungkin Ballon d'Or. Siapa yang menyangka hal itu saat dia menggebrak panggung sepak bola sedekade lalu? Messi telah memenangkan empat Ballon d'Or dan tiga trofi Si Kuping Besar pada usia tersebut.


Lamine Yamal

Pemain Barcelona Lamine Yamal merayakan gol pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Elche vs Barcelona di Elche, Spanyol, Sabtu, 31 Januari 2026. (AP Photo/Jose Breton)

Lamine Yamal finis di posisi kedua dalam pemungutan suara tahun lalu, meski catatan gol dan assist-nya masih berada di bawah Mohamed Salah.

Ada anggapan bahwa tingginya posisi Yamal tidak lepas dari faktor popularitas. Namun, performanya pada momen-momen penting musim lalu sulit untuk diabaikan.

Sebelum mengalami cedera, pemain berusia 18 tahun itu tampil luar biasa hingga memunculkan kesan bahwa ia sudah layak disebut sebagai satu di antara pesepak bola terbaik dunia.

Yamal menjadi pemain paling menonjol dalam keberhasilan Barcelona menjuarai La Liga. Ia juga hampir membawa timnya melakukan comeback bersejarah saat menghadapi Real Madrid. Seandainya Fermin Lopez mampu memaksimalkan umpan trivela ciamik darinya, hasilnya mungkin berbeda.

Seperti Kylian Mbappe, peluang Yamal untuk memperkuat peluang meraih penghargaan individu bergengsi kini sangat bergantung pada penampilannya di Piala Dunia 2026.

Awal turnamennya belum berjalan mulus setelah hanya tampil sebagai pemain pengganti saat Spanyol bermain imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde.

Namun, usia masih menjadi keuntungan terbesar Yamal. Waktu berada di pihaknya.


Lionel Messi

Hasil tersebut membuat Inter Miami gagal menempel pimpinan klasemen MLS saat ini, Nashville. Messi dkk kini menempati posisi ketiga dengan raihan 19 poin pada klasemen sementara. (AFP/Getty Images/Giorgio Viera)

Di luar pemain-pemain yang berkiprah di level elite Eropa, Lionel Messi mungkin menjadi satu-satunya kandidat yang masih cukup realistis untuk diperhitungkan.

Planet Football sempat menuai kritik karena terus memasukkan peraih delapan Ballon d'Or itu ke daftar power ranking pada 2024.

Namun, pengalaman tahun lalu menunjukkan bahwa performa gemilang di Major League Soccer (MLS) tidak cukup untuk mengangkat peluang Messi dalam perburuan Ballon d'Or.

Wajar, mengingat Ballon d'Or ditujukan untuk pemain yang bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.

Meski begitu, situasinya berbeda ketika berlangsung pada tahun penyelenggaraan turnamen besar.

Penampilan Messi sepanjang 2025 sulit diabaikan. Ia terus menunjukkan kualitasnya bersama Inter Miami dan kerap merepotkan lini pertahanan lawan di MLS. Selain itu, trigol yang dicetaknya ke gawang Aljazair kembali memunculkan harapan bahwa namanya bisa ikut meramaikan persaingan.

Apakah Messi benar-benar mampu melakukannya? Kemungkinannya memang tidak besar. Namun, dengan Messi, sulit untuk sepenuhnya menutup kemungkinan.


Ousmane Dembele

Selebrasi Ousmane Dembele dalam laga PSG vs Chelsea di leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis (12/3/2026). (AP Photo/Michel Euler)

 

Hanya Messi dan Ronaldo yang mampu mempertahankan Ballon d'Or sejak Marco van Basten di akhir tahun 80-an. Dengan segala hormat kepada Dembele, saat ini dia belum berada di level personal mereka.

Planet Football sempat menempatkan sang juara bertahan di posisi bawah daftar ini pada paruh pertama musim yang mengecewakan karena diganggu cedera. Namun, Dembele terus merangkak naik di hampir setiap pembaruan data.

Pemegang gelar Ballon d'Or edisi terakhir tersebut, saat ini tentunya memiliki peluang yang sama besarnya dengan orang lain. 

Dembele mesti menghasilkan lebih banyak momen penentu untuk Prancis di Piala Dunia 2026, dan trofi itu bisa dengan mudah menjadi miliknya sekali lagi.


Harry Kane

Striker Bayern Munchen, Harry Kane, merayakan keberhasilannya mencetak gol ke gawang SV Werder Bremen pada lanjutan Bundesliga 2025/2026, Sabtu (14/2/2026) malam WIB. (Focke Strangmann / AFP)

Jika tidak ada Piala Dunia dan Ballon d'Or murni didasarkan pada musim kompetisi 2025/2026, Harry Kane bisa dibilang sudah mengunci penghargaan ini.

Keberhasilan PSG memenangkan Liga Champions tidak mengubah fakta bahwa kapten Timnas Inggris ini telah menjadi individu yang paling menonjol dalam sepak bola Eropa selama setahun terakhir.

61 gol di semua kompetisi adalah jumlah terbanyak yang dicetak oleh pemain manapun sejak tahun-tahun puncak yang fantastis dari kejayaan Messi dan Ronaldo. Dia telah menjadi pemain andalan dan paling penting bagi Bayern Munchen, membawa mereka meraih dua gelar domestik.

Pencapaian Kane dilengkapi dengan memenangkan Sepatu Emas Eropa kedua, dan menutup tahun hebatnya dengan gaya yang sensasional lewat hattrick di final DFB Pokal. Ya, final Liga Champions memang sedikit di luar jangkauan.

Namun, secara individu, Kane berada di depan para juara Eropa yang meraih gelar berturut-turut tersebut. Ada kemungkinan besar bahwa pencapaian luar biasa tersebut pada akhirnya akan dibayangi oleh Piala Dunia.

 

Sumber: Planet Football

Berita Terkait